Pengertian Ikhlas dalam Islam dan Doanya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikhlas adalah salah satu akhlak yang penting dalam Islam. Jadi, penting untuk memahami pengertian ikhlas. Allah SWT selalu memerintahkan manusia berusaha ikhlas, sebagaimana tertuang dalam Al-Quran surat Saba ayat 46.
Artinya: Katakanlah, “Aku hendak memperingatkan kepadamu satu hal saja, yaitu agar kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian agar kamu pikirkan (tentang Muhammad). Kawanmu itu tidak gila sedikit pun. Dia tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.” (Q.S Saba: 46).
Nah, jadi mari simak penjelasan mengenai pengertian ikhlas di bawah ini.
Makna Ikhlas dalam Islam
Ada banyak pengertian ikhlas. Berikut beberapa pendapat pemuka agama Islam terkait ikhlas.
Menurut Muhammad al-Ghazali, ikhlas adalah melakukan amal kebaikan dengan tujuan semata-mata karena Allah Swt..
Menurut Imam Al-Qusyairi, ikhlas adalah bermaksud menjadikan Allah Swt sebagai satu-satunya sesembahan.
Menurut Al ‘Izz bin Abdis, ikhlas adalah ketika seorang mukallaf melaksanakan ketaatan semata-mata karena Allah Swt. Dia tidak berharap pengagungan dan penghormatan manusia, dan tidak pula berharap manfaat dan menolak bahaya.
Menurut Abu ‘Utsman, ikhlas adalah melupakan pandangan makhluk, dengan selalu melihat kepada Khaliq (Allah).
Menurut Abu Hudzaifah Al Mar’asyi, ikhlas adalah kesesuaian perbuatan seorang hamba antara lahir dan batin.
Dari pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa ikhlas adalah memurnikan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, tanpa memedulikan pandangan manusia.
Ikhlas adalah perilaku yang mestinya dimiliki setiap Muslim. Pasalnya, salah satu syarat diterimanya amal ibadah adalah ikhlas. Allah hanya melihat amalan dan hati manusia, sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw. berikut.
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ
Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata: Nabi saw. telah bersabda, ”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian”.
Doa agar Selalu Ikhlas
Mewujudkan ikhlas bukan perkara yang mudah. Para ulama pun menegaskan sulitnya ikhlas dan beratnya mewujudkan ikhlas di dalam hati, kecuali orang yang memang dimudahkan Allah Swt.
Oleh karena itu, sebagaimana manusia biasa, hendaknya kita selalu berdoa agar mendapat hati yang ikhlas. Rasulullah saw. sekalipun senantiasa berdoa sebagai berikut:
يَا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ
Artinya: Ya, Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agamaMu.
Diriwayatkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Tirmidzi, "Pada suatu ketika, Ummu Salamah bertanya kepada Rasulullah saw., 'Wahai Rasulullah mengapa engkau lebih sering membaca doa, Ya muqallibal quluub tsabbit qalbii 'ala diinik (Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu?)'
Kemudian Rasulullah saw. bersabda, 'Wahai Ummu Salamah, hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki teguh dalam iman, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkanya.'" (HR At-Tirmidzi)
Allah Swt. memang maha membolak-balikkan hati manusia. Bisa jadi, hari ini seseorang ikhlas, tapi esok harinya riya. Jadi, teruslah berdoa sebagaimana anjuran Rasulullah saw..
Nah, itulah penjelasan mengenai ikhlas. Semoga informasi di atas membantu, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa doa agar ikhlas?

Apa doa agar ikhlas?
يَا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ Artinya: Ya, Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agamaMu.
Apa syarat diterimanya amal?

Apa syarat diterimanya amal?
Pasalnya, salah satu syarat diterimanya amal ibadah adalah ikhlas.
Apakah ikhlas itu susah?

Apakah ikhlas itu susah?
Mewujudkan ikhlas bukan perkara yang mudah. Para ulama pun menegaskan sulitnya ikhlas dan beratnya mewujudkan ikhlas di dalam hati, kecuali orang yang memang dimudahkan Allah Swt.
