Pengertian Kalimat, Unsur-unsur, dan Bentuknya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara sederhana, pengertian kalimat adalah kumpulan kata yang memiliki makna. Jika terdapat gabungan kata dalam sebuah teks, tapi maknanya tidak ada atau tidak jelas, maka itu bukan kalimat.
Contoh kumpulan kata yang bukan kalimat adalah "kuah kacamata kasur", atau "kue penuh kucing telah". Nah, untuk memahami apa itu kalimat sebenarnya, simak penjelasan di bawah ini.
Memahami Definisi Kalimat
Dikutip dari materi LMS SPADA Kemdikbud, berikut pengertian kalimat menurut beberapa ahli.
Sultan Takdir Alisyahbana menjelaskan bahwa kalimat adalah kumpulan kata-kata yang terkecil yang mengandung pikiran lengkap.
Gorys Keraf mengemukakan bahwa kalimat adalah bagian ujaran yang didahului dan diikuti oleh kesenyapan. Sedangkan intonasinya menunjukkan bahwa bagian ujaran itu sudah lengkap.
Fachruddin A.E mendefinisikan bahwa kalimat adalah kelompok kata yang mempunyai arti tertentu, terdiri atas subjek dan predikat dan tidak tergantung pada suatu konstruksi gramatikal yang lebih besar.
Berdasarkan ketiga pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kalimat adalah kumpulan kata yang memiliki pengertian lengkap.
Kalimat dibangun oleh konstruksi fungsional dan tidak bergantung pada konstruksi gramatikal yang lebih besar. Contoh kalimat adalah sebagai berikut:
Warga Jawa Barat mengungsi tadi malam.
Joko Widodo berangkat ke Inggris.
Ibu menderita anemia.
Kalimat di atas terdiri dari sejumlah kata dan memiliki makna yang lengkap.
Unsur-unsur Kalimat
Jika melihat pola contoh kalimat di atas, kamu akan menemukan bahwa kalimat terdiri dari beberapa unsur. Kalimat yang paling sederhana dalam bahasa Indonesia hanya mengandung dua unsur yaitu Subjek (S) dan Predikat (P).
Subjek (S) dalam kalimat merupakan topik pembicaraan.
Predikat (P) menerangkan tentang subjek.
Perhatikan contoh kalimat berikut ini:
Lala menulis.
Kalimat ini memiliki pola S + P saja. "Lala" merupakan S, atau pokok pembicaraan, dan "menulis" merupakan P atau penjelasan mengenai S.
Kadang-kadang, kalimat juga menambahkan unsur Objek (O). Objek menjadi pelengkap kalimat. Jika contoh di atas ditambahkan O, maka bunyinya akan seperti berikut.
Lala menulis surat.
Kesimpulannya, kalimat sederhana terdiri dari unsur S + P saja. Namun, kalimat dalam bahasa Indonesia terkadang disempurnakan dengan menambahkan unsur O.
Bentuk-bentuk Kalimat
Kalimat punya banyak bentuk, jika ditinjau dari segi maknanya (nilai komunikatifnya), maka kalimat dibedakan menjadi:
1. Kalimat Berita
Kalimat berita atau deklaratif adalah kalimat yang memberikan informasi kepada pembaca atau pendengar. Contohnya:
Tadi malam terjadi kebakaran yang menewaskan 4 orang.
Memukau sekali penampilan kamu di panggung tadi malam.
Tahun 2023, film Everything Everywhere All At Once mendapat penghargaan Best Picture dalam ajang Piala Oscar.
2. Kalimat Perintah
Kalimat perintah atau imperatif adalah kalimat yang berupa perintah untuk melakukan suatu tindakan. Dalam bentuk tulisan, kalimat perintah diakhiri dengan tanda seru (!), sedangkan dalam bahasa lisan, nadanya agak naik.
Contoh kalimat perintah adalah:
Tolong ambilkan buku di kamar!
Selesaikan PR kamu sekarang!
3. Kalimat Tanya
Kalimat tanya atau interogatif adalah kalimat ingin tahu terhadap suatu masalah atau keadaan. Pembentukan kalimat tanya dapat dilakukan dengan menggunakan kata tanya. Contohnya:
Siapakah pemenang piala Sudirman Cup 2023?
Kenapa kamu tidak datang di pesta kemarin?
Inikah jawaban yang kau berikan?
4. Kalimat Emfatik
Kalimat emfatik adalah kalimat yang memberikan penegasan kepada subjek. Penegasan itu dilakukan dengan menambahkan partikel “lah” pada subjek, atau menambahkan kata sambung “yang” di belakang subjek. Contohnya:
Budilah yang menyebabkan kesalahpahaman itu.
Mahasiswalah yang memprotes kebijakan kenaikan BBM.
Nah, itulah penjelasan mengenai kalimat. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa itu kalimat emfatik?

Apa itu kalimat emfatik?
Kalimat emfatik adalah kalimat yang memberikan penegasan kepada subjek. Penegasan itu dilakukan dengan menambahkan partikel “lah” pada subjek, atau menambahkan kata sambung “yang” di belakang subjek.
Bagaimana contoh kalimat berita?

Bagaimana contoh kalimat berita?
Tadi malam terjadi kebakaran yang menewaskan 4 orang.
Apa unsur kalimat sederhana?

Apa unsur kalimat sederhana?
Kalimat yang paling sederhana dalam bahasa Indonesia hanya mengandung dua unsur yaitu Subjek (S) dan Predikat (P).
