Pengertian Kerajinan Bahan Lunak dan Jenisnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian kerajinan bahan lunak adalah kerajinan yang terbuat dari bahan lunak atau mudah dibentuk. Kerajinan tangan ini memiliki dua bentuk, yakni dua dimensi dan tiga dimensi.
Kerajinan bahan lunak sendiri terdiri dua jenis, yakni bahan lunak alami dan bahan lunak buatan. Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Arti Kerajinan Bahan Lunak
Kerajinan bahan lunak adalah suatu produk kerajinan yang bahan yang bersifat lunak. Adapun pengertian bahan lunak adalah materi yang memiliki sifat fleksibel, mudah dibentuk, dan dapat dengan mudah berubah bentuk tanpa memerlukan pemanasan atau perlakuan khusus lainnya.
Dalam proses pembuatannya, tidak semua orang dapat melakukan kerajinan tangan ini, karena membutuhkan keahlian khusus untuk membentuk bahan yang lunak.
Bahan lunak sendiri memberikan keleluasaan dalam hal kreativitas dan kemampuan untuk menciptakan berbagai bentuk dan tekstur yang menarik.
Baca Juga: Pengertian Kerajinan Berbasis Media Campuran dan Fungsinya
Jenis Kerajinan Bahan Lunak
Bahan lunak terbagi menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan. Berikut penjelasannya.
1. Bahan Lunak Alami
Bahan lunak alami berasal dari sumber daya alam dan diperoleh secara langsung dari alam tanpa melalui proses produksi yang rumit.
Contohnya adalah sebagai berikut:
Serat Alam, seperti kapas, linen, rami, dan jute digunakan dalam berbagai jenis kerajinan. Serat ini dapat diolah menjadi kain, tali, anyaman, atau bahan hiasan.
Kulit Hewan, seperti kulit sapi, domba, kerbau, atau kambing digunakan dalam pembuatan produk kulit seperti tas, sepatu, ikat pinggang, dompet, dan aksesori lainnya.
Tanah Liat, digunakan dalam pembuatan keramik, tembikar, vas, piring, dan patung. Tanah liat memiliki sifat mudah dibentuk dan dapat diubah menjadi benda keras melalui proses pembakaran.
Serat Daun dan Batang, seperti pandan, rotan, bambu, atau jerami dapat digunakan untuk membuat anyaman, hiasan dinding, keranjang, dan furniture.
2. Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah jenis bahan yang dihasilkan melalui proses produksi manusia menggunakan berbagai bahan kimia atau sintetis.
Bahan lunak buatan memiliki karakteristik yang dapat diatur sesuai kebutuhan. Berikut contohnya:
Plastik, jenis plastik yang digunakan dalam kerajinan termasuk polietilen, polivinil klorida (PVC), polipropilena, dan banyak lagi. Plastik dapat diubah menjadi berbagai bentuk, seperti mainan, aksesori, dan bahan dekoratif.
Karet Sintetis, seperti neoprene atau silikon, digunakan dalam pembuatan produk karet seperti sarung tangan, selang, perhiasan karet, dan mainan.
Kain Buatan, seperti poliester, nilon, rayon, dan akrilik adalah bahan lunak buatan yang sering digunakan dalam produksi pakaian, hiasan rumah, dan aksesori.
Bahan Busa, seperti busa poliuretan digunakan dalam pembuatan bantal, matras, mainan, dan perlengkapan rumah tangga lainnya yang memerlukan bantalan atau perlindungan.
Karet Lateks Buatan, seperti lateks buatan digunakan dalam pembuatan sarung tangan bedah, mainan karet, peralatan olahraga, dan produk-produk lainnya.
(DEL)
