Pengertian Kritik Karya Seni Rupa dan Jenis-jenisnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kritik karya seni rupa merupakan tindakan menanggapi sebuah karya seni untuk menilai kelemahan dan kelebihannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hasil karya orang lain.
Suatu kritikan tak hanya dilihat dari sudut pandang negatifnya, tetapi juga sudut pandang positifnya, ini bisa membantu masyarakat awam untuk memahami sebuah karya seni.
Untuk mengenali kritik seni rupa lebih lanjut, maka simak penjelasan pengertian kritik seni rupa dan jenis-jenisnya di sini.
Memahami Pengertian Kritik Seni Rupa
Mengutip buku Kritik Seni Rupa Berbasis Budaya Kritis karya Tri Aru Wiratno, kritik seni rupa adalah artikulasi dari perkembangan pemikiran seni rupa yang diwujudkan dalam bentuk refleksi dari proses kesenian.
Mengutip dari jurnal Pendekatan Kritik Seni terhadap Seni Instalasi Battle Field karya Entang Wiharso oleh Fiter Hindun, kritik berasal dari bahasa Yunani “krites” yang artinya seorang hakim, sementara “krinein” berarti menghakimi, kemudian “criterion” adalah dasar penghakiman, dan "kritikos” diartikan hakim kesenian.
Sedangkan, dalam bahasa Indonesia, kritik berasal dari bahasa Inggris “criticism” yang berarti kecaman atau kupasan. Selanjutnya, kritik seni adalah aktivitas membicarakan seni lewat proses analisis, interpretasi, dan evaluasi.
Mengutip dari buku yang sama, pengertian kritik seni rupa ialah sebuah kegiatan mempelajari kelebihan dan kekurangan sebuah karya seni dengan memberikan alasan berdasarkan analisa dan kajian.
Kritik karya seni rupa berfungsi penting dalam menyalurkan sebuah persepsi, apresiasi estetik, dan artistik karya seni rupa. Sebab komunikasi antar karya yang disajikan ke khalayak akan menciptakan interaksi timbal balik dari kedua belah pihak.
Adapun kelebihan dan kelemahan kritik seni rupa digunakan sebagai bahan untuk mengetahui kualitas dari suatu karya. Lantas apa saja jenis-jenis kritik seni rupa? Simak penjelasannya berikut ini.
Jenis-jenis Kritik Karya Seni Rupa
Menurut Fiter Hindun, kritik karya seni rupa terbagi atas empat jenis, yaitu Kritik Jurnalistik, Kritik Paedagogik, Kritik Akademis, dan Kritik Populer.
1. Kritik Jurnalistik
Kritik jurnalistik merupakan penilaian secara terbuka kepada khalayak melalui tulisan yang disebarkan lewat majalah atau surat kabar. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai peristiwa-peristiwa seni rupa.
2. Kritik Paedagogik
Kritik paedagogik atau kritik kependidikan ini merupakan kegiatan mengkritik yang bertujuan untuk mendewasakan artistik dan pengetahuan para penekun pendidikan seri rupa. Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas para peserta didik karya seni rupa.
3. Kritik Akademik
Jenis kritik akademik ini merupakan kegiatan kritik seni rupa untuk kepentingan akademis, bertujuan untuk membantu meningkatkan wawasan, pengetahuan dan kepekaan dalam menilai karya seni bagi penekun seni rupa. Biasanya kritik ini dilakukan oleh penguji akhir atas bentuk penelitian dan penulisan karya ilmiah.
4. Kritik Populer
Kritik populer ialah kritik yang dilakukan secara bersama-sama oleh publik. Kritik ini bersifat umum sehingga lebih fokus pada pengenalan dari sebuah karya seni.
(SST)
Frequently Asked Question Section
Apa itu kritik karya seni rupa?

Apa itu kritik karya seni rupa?
Kritik karya seni rupa merupakan tindakan menanggapi sebuah karya seni untuk menilai kelemahan dan kelebihannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hasil karya orang lain.
Ada berapa jenis kritik karya seni rupa?

Ada berapa jenis kritik karya seni rupa?
Menurut Fiter Hindun, kritik karya seni rupa terbagi atas empat jenis, yaitu Kritik Jurnalistik, Kritik Paedagogik, Kritik Akademis, dan Kritik Populer.
Apa fungsi kritik karya seni rupa?

Apa fungsi kritik karya seni rupa?
Kritik karya seni rupa berfungsi penting dalam menyalurkan sebuah persepsi, apresiasi estetik, dan artistik karya seni rupa. Sebab komunikasi antar karya yang disajikan ke khalayak akan menciptakan interaksi timbal balik dari kedua belah pihak.
