Pengertian Litosfer, Manfaat, Ciri dan Batuan Penyusunnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lapisan bumi memiliki beberapa lapisan utama yaitu litosfer, hidrosfer, dan atmosfer. Ketiga lapisan tersebut memiliki arti yang berbeda-beda.
Lantas, apa pengertian litosfer? Secara garis besar, litosfer diartikan sebagai kulit bumi. Untuk mengetahui mengenai litosfer lebih dalam, simak penjelasannya berikut ini.
Memahami Pengertian Litosfer
Mengutip dari buku Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta oleh Hartono, lapisan kulit bumi disebut litosfer. Litosfer berasal dari bahasa Yunani, yakni “lithos” yang artinya batu dan “sphere” berarti bulatan. Dengan begitu, pengertian litosfer adalah lapisan batuan pembentuk kulit bumi.
Dalam pengertian lain, litosfer adalah lapisan bumi yang paling atas dengan ketebalan kurang 66 km terdiri dari batuan. Litosfer merupakan lapisan kulit bumi yang mengikuti bentuk muka bumi.
Kulit bumi atau litosfer tersusun dari sekitar 90 jenis unsur kimia yang satu dengan lainnya bergabung membentuk persenyawaan yang disebut mineral.
Jadi, kandungan dalam litosfer selain batuan juga ada mineral. Oleh karena itu, litosfer memiliki berbagai macam manfaat yang baik. untuk mengetahuinya simak penjelasannya di sini.
Baca Juga: Penyebab Terjadinya Lipatan pada Litosfer Bumi
Manfaat Litosfer
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa litosfer mengandung mineral yang bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi, yaitu:
Tempat makhluk hidup menjalani kehidupannya.
Batuan penyusun litosfer tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang, terutama bidang industri.
Penyusunnya juga bisa dimanfaatkan ialah sebagai sumber energi serta juga pemenuhan kebutuhan manusia lain.
Mineral penyusun litosfer ini dapat dimanfaatkan untuk banyak hal, misalnya bahan bangunan, peralatan rumah tangga, industri elektronika, perhiasan, dll.
Ciri-ciri Litosfer
Dikutip dari buku Pasti Bisa Geografi untuk SMA/MA Kelas X oleh Tim Ganesha Operation, litosfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Ketebalannya sekitar 1.200 km (tetapi ketebalannya tidak merata, biasanya lapisan pembentuk daratan lebih tebal daripada lapisan pembentuk lautan) dan berat jenis 2,8 gram/cm3.
Terbentuk dari dua lapisan senyawa, yaitu:
Lapisan silisium aluminium (Sial) adalah lapisan batuan dengan unsur kimia utama berupa silisium (silikat) dan aluminium. Lapisan Sial ini membentuk kerak bumi yang bersifat padat dan kaku pada permukaan daratan/benua dan dasar laut.
Dan lapisan silisium magnesium (Sima), adalah lapisan batuan dengan unsur kimia utama berupa silisium dan magnesium. Lapisan Sima bersifat elastis.
Lapisan Penyusun Litosfer
Merujuk pada laman resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, batuan penyusun litosfer atau kulit bumi, adalah:
1. Batuan Beku
Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku dan menjadi padat karena proses pendinginan. Batuan beku dibagi menjadi tiga jenis, yaitu batuan tubir, leleran, dan korok.
2. Batuan sedimen
Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari endapan struktur batuan yang mudah lepas dan terbawa air, angin, serta es. Batuan jenis ini dikelompokkan menurut pengendapannya, pembentukannya, dan perantaranya.
3. Batuan metamorf
Batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk dari hasil perubahan batuan beku dan batuan endapan yang terjadi akibat proses metamorphosis. Penyebab perubahan batuan, yaitu suhu tinggi, tekanan tinggi, kombinasi suhu dan tekanan, serta penambahan bahan lain.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Apa saja lapisan utama bumi?

Apa saja lapisan utama bumi?
Litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.
Apa arti batuan beku?

Apa arti batuan beku?
Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku dan menjadi padat karena proses pendinginan.
Apa arti batuan sedimen?

Apa arti batuan sedimen?
Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari endapan struktur batuan yang mudah lepas dan terbawa air, angin, serta es.
