Konten dari Pengguna

Pengertian Metamorfosis dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Metamorfosis. Foto: Unsoplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Metamorfosis. Foto: Unsoplash

Sama halnya manusia, hewan juga memiliki proses pertumbuhan dan perkembangan hidup. Dalam prosesnya, ada yang disebut metamorfosis. Namun, apa pengertian metamorfosis itu?

Di bawah ini akan dijelaskan mengenai memorfosis dan jenisnya, yakni metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Yuk, simak agar makin paham.

Memahami Metamorfosis

Memahami Metamorfosis. Foto: Unsplash

Mengutip buku Biologi 3 SMA/MA untuk Kelas XII, metamorfosis adalah perubahan ukuran, bentuk, dan bagian-bagian tubuh hewan dari satu stadium ke stadium berikutnya.

Metamorfosis merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan hewan, khususnya pada serangga dan amfibi.

Saat hewan mengalami metamorfosis, terjadi perubahan penampilan fisik dan struktur setelah kelahiran atau penetasan. Artinya, bentuk tubuh hewan pada saat dewasa sangat berbeda dari bentuk tubuhnya saat lahir.

Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan diferensiasi sel atau proses yang terlihat dalam organisme multisel yang secara radikal berbeda.

Jenis-jenis Metamorfosis

Jenis-jenis Metamorfosis. Foto: Unsplash

Metamorfosis dibagi menjadi dua jenis, yakni metamorfosis sempurna dan metamorfosis tak sempurna. Berikut penjelasannya.

1. Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang dalam perkembangannya menuju dewasa mengalami perubahan bentuk tubuh, penampilan dan perilaku yang berbeda.

Tahapan-tahapan yang terjadi pada metamorfosis sempurna adalah sebagai berikut:

  1. Fase telur. Pada fase ini telur-telur-telur yang dihasilkan betina berasal dari hasil fertilisasi yang terjadi pada hewan berkelamin jantan.

  2. Fase larva. Fase ini merupakan fase yang di mana hewan muda sudah mulai aktif untuk mencari makan. Pada fase ini, beberapa hewan mempunyai rangka luar (eksoskeleton).

  3. Fase pupa. Ini bisa disebut fase transisi karena terjadinya perubahan wujud dari larva menjadi wujud hewan yang lebih besar.

  4. Fase imago. Pada waktu yang sudah ditentukan, maka pupa akan keluar dari cangkangnya. Pupa yang keluar dari cangkangnya akan memiliki wujud hewan yang baru dan menandakan bahwa hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.

Contoh serangga yang memiliki daur hidup dengan cara metamorfosis sempurna adalah nyamuk dan kupu-kupu. Contoh amfibi yang mengalami metamorfosis sempurna adalah katak, salamander, dan sesilia yang merupakan hewan dari kelompok amfibi. Sedangkan metamorfosis sempurna dari kelompok ikan adalah ikan agnatha, salem, dan belut lamprey.

Baca Juga: Tipe Metamorfosis pada Kupu-Kupu Lengkap dengan Prosesnya

2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang dalam perkembangannya menuju dewasa mengalami perubahan bentuk tubuh, penampilan dan perilaku yang hampir sama atau tidak jauh berbeda.

Berikut tahapan-tahapan yang terjadi pada metamorfosis tidak sempurna.

  1. Fase telur. Fase telur ini merupakan fase yang sama seperti hewan dengan metamorfosis sempurna.

  2. Fase nimfa. Pada fase nimfa, wujud hewan muda akan sama dengan wujud hewan dewasa hanya saja ukurannya berbeda.

  3. Fase imago. Jika dilihat dengan saksama, maka tubuh atau wujud (tampak dari luar) dari fase nimfa ke imago hanya mengalami perubahan ukuran tubuh saja.

Contoh hewan yang bermetamorfosis tidak sempurna adalah belalang dan kecoak.

Itulah penjelasan mengenai metamorfosis dan jenisnya. Semoga bermanfaat, ya!

(DEL)