Konten dari Pengguna

Pengertian Mozaik, Jenis-jenis, dan Tekniknya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Mozaik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Mozaik. Foto: Unsplash

Mengutip dari KBBI, pengertian mozaik atau mosaik adalah suatu rekaan atau bentuk, yang dibuat dengan batu kecil-kecil berwarna warni, yang ditempelkan dan disusun di atas semen.

Mozaik merupakan karya seni yang bernilai mahal. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Arti Mozaik

Arti Mozaik. Foto: Unsplash

Mozaik adalah karya seni berbentuk dua dimensi atau tiga dimensi, yang terbuat dari susunan kepingan atau pecahan bahan-bahan, yang ditempelkan membentuk suatu gambar atau wujud yang diinginkan penciptanya.

Bahan untuk membuat mozaik memiliki bentuk yang tidak beraturan. Namun, disusun sedemikian rupa menjadi sebuah karya seni yang sangat indah. Oleh karena itu, karya seni yang terbuat dari mozaik biasanya memiliki harga jual yang sangat mahal.

Menurut Indra Gunara Rochyat, S.Sn., M.DS dalam Modul 6 Pendidikan Ketrampilan Materi 6 Collage, Montage, dan Mozaik, karya seni mozaik sendiri sudah dikenal sejak 5000 tahun yang lalu.

Hal ini terbukti dengan penemuan dekorasi mozaik pertama di sebuah kuil di Iraq yang dibangun 3000 tahun sebelum Masehi. Artinya, peradaban manusia di zaman tersebut telah mengenal dan menerima kebudayaan dan seni mozaik.

Baca Juga: Pengertian Kolase dan Jenis-jenisnya

Jenis-jenis Mozaik

Jenis-jenis Mozaik. Foto: Unsplash

Jenis-jenis mozaik dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yakni berdasarkan fungsi, matra, dan coraknya.

1. Jenis Mozaik Menurut Fungsinya

Mengutip dari Modul Pembelajaran Seni Rupa Teknik Tempel Kolase, Montase, Mozaik, Aplikasi oleh Wahyu Andika Probosiwi, M.Sn, karya seni mozaik menurut fungsinya bisa dibagi menjadi 5 kategori.

  1. Fungsi praktis, yakni sebagai bahan dekorasi ruangan yang dapat digunakan sehari-hari.

  2. Fungsi edukatif, yakni untuk meningkatkan daya pikir, daya serap, emosi, estetik, dan kreativitas pembuat maupun penikmatnya.

  3. Fungsi ekspresi, yakni penyalur ide-ide yang dimiliki pembuatannya dengan menggunakan berbagai bahan dan tekstur.

  4. Fungsi psikologis, maksudnya mozaik dapat menjadi media penyalur ide dan emosi yang mengundang rasa puas dan kesenangan, sehingga membantu mengurangi beban psikologis.

  5. Fungsi sosial, memberikan lapangan pekerjaan dengan modal kreativitas.

2. Jenis Mozaik Menurut Matra (Dimensi)

Karya seni mozaik dapat dibedakan menurut matra menjadi:

  1. Dua dimensi (dwimatra), berarti hanya memiliki panjang dan lebar serta dapat dilihat dari satu arah.

  2. Tiga dimensi (trimatra), artinya memiliki volume terdiri dari panjang, lebar, dan tinggi serta memiliki ruang di dalamnya.

3. Jenis Mozaik Menurut Corak

Berdasarkan coraknya, mozaik juga terbagi menjadi dua jenis, yakni:

  1. Corak representatif untuk menampilkan realitas bentuk objek.

  2. Corak nonrepresentatif yang sifatnya abstrak.

Teknik Mozaik

Teknik Mozaik. Foto: Unsplash

Dalam proses pembuatan mozaik, ada beberapa teknik yang secara khusus perlu diperhatikan, berikut penjelasannya.

1. Teknik Menempel

Teknik menempel ini dilakukan dengan menempel potongan kertas atau material lain menggunakan lem. Teknik menempel ini berfungsi untuk melatih konsentrasi mata.

2. Teknik Menggenggam

Teknik mozaik ini berfungsi untuk menggenggam potongan kertas dengan baik untuk ditempelkan pada pola gambar.

3. Teknik Mengelem

Teknik mengelem dilakukan dengan memberi lem pada pola gambar dan potongan kertas. Teknik mengelem ini tidak dilakukan sekaligus tetapi pada sebagian bidang motif terlebih dahulu agar tidak cepat kering.

Dalam melakukan teknik pengeleman ini, akan membantu melatih koordinasi gerak dan konsentrasi.

4. Teknik Menjimpit

Teknik menjimpit adalah teknik mozaik dengan gerakan mengambil potongan bahan dengan ibu jari dan telunjuk.

5. Teknik Pengecoran

Teknik ini adalah menyusun potongan tersebut ke pola gambar kemudian dilakukan dengan dicorkan dengan bahan semen. Teknik pengecoran ini merupakan teknik yang opsional.

(DEL)