Pengertian Mutasi, Penyebab, dan Jenisnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian mutasi dalam ilmu biologi merupakan perubahan genetik sel yang diwariskan pada keturunannya. Mutasi terjadi karena kesalahan replikasi genetika selama proses pembelahan sel.
Proses mutasi pada makhluk hidup dapat menciptakan variasi yang berbeda-beda tergantung pada faktor genetik pada setiap makhluk hidup tersebut.
Adapun contoh mutasi yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah perbedaan warna pada bulu kucing, dan sebagainya. Untuk memahami mengenai mutasi lebih lanjut, simak penjelasan lengkapnya di bawah sini.
Memahami Pengertian Mutasi
Mengutip buku Mutasi Prinsip Dasar dan Konsekuensi karya Estri Laras Arumingtyas, kata mutasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perubahan.
Mutasi dalam bidang genetika diartikan sebagai perubahan genetik dari suatu sel yang menyusun suatu organisme hidup yang bersifat permanen dan dapat diwariskan kepada keturunannya.
Mutasi juga dapat didefinisikan dengan perubahan genetik yang bertujuan untuk menghadapi perubahan alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Perubahan itu terjadi pada taraf urutan gen, maupun taraf kromosom yang terdapat pada makhluk hidup. Peristiwa terjadinya mutasi dikenal dengan mutagenesis. Adapun makhluk hidup yang mengalami mutasi disebut sebagai mutagen.
Mutasi bisa terjadi disebabkan oleh adanya penyimpangan dari kromosom dalam tubuh makhluk hidup. Proses mutasi bersifat menurut dan menyebabkan perubahan pada setiap makhluk hidup.
Baca Juga: Apa Itu Mutasi Kerja? Ini Syarat dan Tujuannya
Penyebab Mutasi
Merujuk buku Get Success UN + SPMB Biologi oleh MBS. Maniam, Ammi Syulasmi, mutasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
1. Bahan Fisika
Bahan fisika bisa berupa:
Sinar X, sinar gamma, isotop, radioaktif.
Partikel yang dapat mengionisasi, seperti netron, elektron, proton, partikel alfa.
Sinar ultraviolet.
Suhu yang tinggi.
2. Bahan Kimia
Bahan kimia, seperti:
Pertisida, DDT.
Makanan, minuman yang mengandung kafein, siklamat, dan asam nitrit.
Obat, radiomimitik: zat kimia yang kerjanya sama dengan radiasi. Misalnya, ion ferro (Fe+++) dapat mengadakan oto oksidasi di udara menjadi ferri.
Gas Metan, kolkisin, digitonin.
3. Bahan Biologi
Ada kira-kira 20 macam virus yang menyebabkan kerusakan pada kromosom, seperti virus hepatitis, virus campak, dan sebagainya.
Jenis-jenis Mutasi
Berikut ini adalah jenis-jenis mutasi, di antaranya:
Mutasi Besar, yaitu perubahan jumlah kromosom atau urutan gen di dalam kromosom. Mutasi ini sering terjadi karena kesalahan meiosis.
Mutasi Titik, adalah perubahan pada basa N dari RNA atau DNA. Mutasi ini sering terjadi, namun efeknya bisa diminimalisasi oleh metode pemulihan gen. Mutasi titik dapat menyebabkan perubahan urutan asam amino pada protein dan hilangnya fungsi enzim.
Aneusomi, merupakan jenis mutasi yang terjadi karena perubahan jumlah kromosom yang disebabkan oleh peristiwa tidak menempelnya benang-benang spindel ke sentromer atau yang disebut anafase lag.
Aneuploidi, adalah perubahan jumlah n yang dapat menjadi penanda dari jumlah set kromosom. Contohnya adalah sel tubuh manusia memiliki 2 paket kromosom yang disebut dengan 2n. Aneuploidi digolongkan menjadi dua jenis, yaitu utopoliploidi dan allopoliploidi.
(SNS)
