Pengertian Narrative Text, Ciri, hingga Contohnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara sederhana, pengertian narrative text adalah suatu teks yang bertujuan untuk menceritakan suatu cerita atau kejadian.
Ini memiliki fungsi dan ciri yang khusus yang membedakannya dengan jenis teks lain. Lantas, apa fungsi dan ciri dari narrative text?
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai pengertian narrative text, ciri, fungsi, hingga contohnya.
Apa Pengertian Narrative Text?
Menurut Agus Nurjaman, S Pd dalam buku Joyful Learning English, pengertian narrative text adalah jenis teks dalam Bahasa Inggris untuk menceritakan suatu cerita yang memiliki rangkaian peristiwa kronologis yang saling terhubung.
Tujuan dari narrative text adalah untuk menghibur, menginspirasi, atau menyampaikan pesan moral kepada pembaca atau pendengar.
Biasanya, narrative text mengandung unsur-unsur seperti karakter, plot, konflik, setting, dan resolusi.
Ciri-ciri Narrative Text
Narrative text memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan teks lainnya, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
Berisi cerita atau kejadian yang berkembang sepanjang waktu.
Menggunakan struktur narasi yang terdiri dari pengenalan (orientation), perkembangan (complication), klimaks (climax), dan penyelesaian (resolution).
Menggunakan bahasa deskriptif untuk menggambarkan karakter, tempat, dan peristiwa.
Menceritakan cerita dengan urutan waktu yang teratur.
Dapat menggunakan sudut pandang orang pertama (first person) atau orang ketiga (third person).
Mungkin mengandung pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan.
Fungsi Narrative Text
Narrative text memiliki beberapa fungsi, yakni:
Hiburan: Narrative text bertujuan untuk menghibur pembaca atau pendengar dengan menyajikan cerita menarik.
Pendidikan: Narrative text dapat menyampaikan pesan moral atau nilai-nilai yang penting dalam kehidupan.
Imajinasi dan kreativitas: Dengan membaca atau mendengarkan narrative text, seseorang dapat menggunakan imajinasi dan kreativitas mereka untuk memvisualisasikan cerita dan karakter yang ada dalam teks.
Pengembangan bahasa: Melalui narrative text, pembaca atau pendengar dapat mengembangkan kemampuan bahasa mereka dalam hal kosakata, struktur kalimat, dan pemahaman teks.
Struktur Narrative Text
Struktur narrative text secara umum terdiri dari empat bagian utama, yaitu:
1. Pengenalan (Orientation)
Bagian ini memperkenalkan latar belakang cerita, seperti tokoh-tokoh utama, waktu, dan tempat. Pembaca diperkenalkan pada situasi awal sebelum terjadinya konflik utama.
2. Perkembangan (Complication)
Bagian ini memperkenalkan konflik atau masalah yang dihadapi oleh tokoh utama. Konflik ini akan menjadi pemicu peristiwa-peristiwa dalam cerita dan menciptakan ketegangan atau rintangan yang harus diatasi oleh tokoh utama.
3. Klimaks (Climax)
Bagian ini merupakan puncak ketegangan atau konflik dalam cerita. Di sinilah terjadi momen penting atau keputusan krusial yang akan membawa cerita menuju penyelesaian.
4. Penyelesaian (Resolution)
Bagian ini menunjukkan bagaimana konflik diselesaikan dan memberikan penutup bagi cerita. Masalah diatasi, hubungan antar-karakter dipulihkan, dan cerita mencapai titik akhir yang memuaskan.
Struktur ini membantu membangun alur cerita yang teratur dan memungkinkan pembaca atau pendengar untuk mengikuti perkembangan cerita dengan jelas.
Namun, perlu diingat bahwa struktur ini dapat bervariasi tergantung pada jenis dan kompleksitas cerita yang diceritakan.
Contoh Narrative Text
Berikut adalah contoh narative text:
Cinderella
Once upon a time, in a small village, there lived a beautiful girl named Cinderella. She lived with her stepmother and stepsisters who treated her poorly. Cinderella was forced to do all the household chores while her stepsisters enjoyed a life of luxury.
One day, the king announced a grand ball in the palace and invited all the young maidens in the village. Cinderella desperately wanted to go, but her stepmother and stepsisters forbade her from attending. As Cinderella sat in her room, feeling sad, a fairy godmother appeared. The fairy godmother transformed Cinderella's rags into a beautiful gown, gave her a pair of glass slippers, and turned a pumpkin into a magnificent carriage.
Cinderella arrived at the ball and caught the attention of everyone with her grace and beauty. The prince was mesmerized by her and danced with her all night. As the clock struck midnight, Cinderella remembered the fairy godmother's warning and rushed out of the palace, leaving behind one of her glass slippers.
The prince searched the entire kingdom to find the girl whose foot fit the glass slipper. When he finally found Cinderella, her stepsisters tried to fit their feet into the slipper but failed. Cinderella's foot fit perfectly, and the prince recognized her as the girl he had danced with at the ball. They were married, and Cinderella lived happily ever after.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa tujuan narrative text?

Apa tujuan narrative text?
Tujuan dari narrative text adalah untuk menghibur, menginspirasi, atau menyampaikan pesan moral kepada pembaca atau pendengar.
Apa saja unsur narrative text?

Apa saja unsur narrative text?
Biasanya, narrative text mengandung unsur-unsur seperti karakter, plot, konflik, setting, dan resolusi.
Apa isi climax?

Apa isi climax?
Bagian ini merupakan puncak ketegangan atau konflik dalam cerita. Di sinilah terjadi momen penting atau keputusan krusial yang akan membawa cerita menuju penyelesaian.
