Pengertian Nilai Menurut Ahli dan Jenis-jenisnya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian nilai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, nilai adalah sifat-sifat (hal-hal) yang penting dan berguna bagi kemanusiaan.
Nilai juga bisa berarti sesuatu yang menyempurnakan manusia sesuai dengan hakikatnya. Misalnya nilai etik, yakni nilai untuk manusia sebagai pribadi yang utuh, seperti kejujuran, yang berkaitan dengan akhlak, benar salah yang dianut sekelompok manusia.
Nilai adalah pembahasan yang mesti dipahami setiap individu. Jadi, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Nilai?
Menurut Steeman dalam buku Pembelajaran Nilai Karakter Konstruksi dan VCT. Sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif, nilai adalah sesuatu yang dijunjung tinggi, yang dapat mewarnai dan menjiwai tindakan seseorang.
Nilai itu lebih dari sekedar keyakinan, nilai selalu menyangkut pola pikir dan tindakan, sehingga ada hubungan yang amat erat antara nilai dan etika.
Baca Juga: Pengertian Moral Menurut Para Ahli dan bedanya dengan Etika
Sementara menurut Hoda Lacey (1999:23), setidaknya ada enam pengertian nilai, yaitu:
Sesuatu yang fundamental yang dicari orang sepanjang hidupnya.
Suatu kualitas atau tindakan yang berharga, kebaikan, makna atau pemenuhan karakter untuk kehidupan seseorang.
Suatu kualitas atau tindakan yang membentuk identitas seseorang sebagai pengevaluasian diri, penginterpretasian diri, dan pembentukan diri.
Suatu kriteria fundamental bagi seseorang untuk memilih sesuatu yang baik di antara berbagai kemungkinan tindakan.
Suatu standar yang fundamental yang dipegang oleh seseorang ketika bertingkah laku bagi dirinya dan orang lain.
Suatu ”objek nilai”, suatu hubungan yang tepat dengan sesuatu yang sekaligus membentuk hidup yang berharga dengan identitas kepribadian seseorang. Objek nilai mencakup karya seni, teori ilmiah, teknologi, objek yang disucikan, budaya, tradisi, lembaga, orang lain, dan alam itu sendiri.
Jenis-jenis Nilai
Menurut Notonegoro, nilai terdiri dari 3 pokok, yaitu nilai vital, materil, dan rohani. Berikut penjelasan lebih lanjutnya.
1. Nilai Vital
Nilai vital adalah nilai yang mencakup berbagai konsepsi yang berhubungan dengan hal-hal bermanfaat bagi manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas.
Salah satu contoh nilai vital adalah buku pelajaran yang berguna bagi siswa saat belajar.
Baca Juga: Pengertian Budaya Menurut Para Ahli dan Ciri-cirinya
2. Nilai Materil
Nilai materil adalah nilai yang mencakup berbagai konsepsi tentang segala sesuatu yang bermanfaat bagi jasmani manusia. Salah satu contoh nilai material yaitu sandang dan pangan.
3. Nilai Kerohanian
Nilai kerohanian adalah nilai yang mencakup berbagai konsepsi yang berhubungan dengan kebutuhan rohani manusia. Salah satu contoh nilai kerohanian adalah beribadah.
Nilai kerohanian dibagi lagi menjadi 4 macam yaitu:
Nilai kebenaran (kenyataan), yaitu nilai yang sumbernya dari akal manusia. Misalnya, garam rasanya asin, gula rasanya manis, matahari adalah bintang, manusia bernapas dengan oksigen, dan lain-lain.
Nilai keindahan (estetika), yaitu nilai yang bersumber dari unsur perasaan manusia. Misalnya, tarian, lukisan, patung, perhiasan, dan lain-lain.
Nilai moral (kebaikan), yaitu nilai yang bersumber dari unsur kehendak atau kemauan. Misalnya, norma dalam masyarakat, larangan, aturan, adat istiadat, dan lain-lain.
Nilai religius, yaitu nilai ketuhanan, kerohanian yang tertinggi dan mutlak. Misalnya, ritual-ritual keagamaan.
Nah, itulah penjelasan mengenai nilai yang wajib diketahui setiap individu. Semoga penjelasan di atas bermanfaat, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa contoh nilai materil?

Apa contoh nilai materil?
Salah satu contoh nilai material yaitu sandang dan pangan.
Apa contoh nilai vital?

Apa contoh nilai vital?
Salah satu contoh nilai vital adalah buku pelajaran yang berguna bagi siswa saat belajar.
Apa contoh nilai kerohanian?

Apa contoh nilai kerohanian?
Salah satu contoh nilai kerohanian adalah beribadah.
