Pengertian Pantomim, Sejarah, dan Ciri-cirinya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantomim adalah salah satu seni pertunjukkan yang menarik dan bisa dinikmati segala usia. Pengertian pantomim adalah seni mengungkapkan cerita melalui gerakan tubuh, mimik wajah, dan ekspresi nonverbal.
Salah satu tokoh yang terkenal dengan dengan aksi pantomim adalah Charlie Chaplin. Yuk, simak penjelasan selengkapnya mengenai seni pantomim berikut ini.
Apa yang Dimaksud dengan Pantomim?
Menurut KBBI, pengertian pantomim adalah pertunjukan tanpa kata-kata yang dimainkan dengan gerak dan ekspresi wajah (biasanya diiringi musik).
Kata pantomim berasal dari bahasa Latin, yaitu pantomimus yang berarti meniru segala sesuatu. Pantomim tergolong ke dalam pertunjukan teater.
Pantomim tidak memiliki kata-kata atau dialog dalam penampilannya. Aktor pantomim lebih mengandalkan gerak tubuh, ekspresi wajah, dan biasanya diiringi dengan musik pendukung.
Pemain pantomim biasanya memiliki ciri khas tersendiri dalam mementaskannya, yakni riasan putih dengan celak hitam pada mata. Selain itu, kostum mereka umumnya adalah baju hitam putih bergaris horizontal, sarung tangan putih dan juga topi berwarna hitam.
Namun, seiring berkembangnya zaman, kostum dari pemain pantomim itu sendiri juga semakin bervariasi.
Baca Juga: Pengertian Drama dan Contoh Penulisannya
Sejarah Singkat Pantomim
Merangkum dari BBC, seni pantomim pertama kali ditemukan di Italia. Seni ini bermula dari teater jalanan bernama Commedia dell'arte, sekitar abad ke 16.
Bentuk awal pantonim bermula dari kisah John Rich yang membuat karakter Pantalone, Pierrot serta Columbine yang jauh cinta dengan pelayan nakal bernama Arlecchino.
Sekitar akhir tahun 1600, karakter yang dibuat John Rich dimunculkan dalam drama yang juga dibuat olehnya. Pada saat menampilkan dramanya, para penonton dibuat terkesima dengan aksi akrobatik karakter bernama Harlequin.
Kemudian kisah tentang Harlequin dibuat menjadi drama yang berjudul Harlequinade. Kisah drama ini juga dibuat dan ditulis oleh John Rich.
Kisah Harlequinade terakhir dipentaskan pada 1939 di Teater Lyceum.
Ciri-ciri Pantomim
Menurut Sri Sudaryati, S.Pd. M.M. & Boiman, S.Pd. dalam buku Seni Budaya Kelas 8 SMP/MTs, pantomim memiliki ciri khas khusus yang membedakannya dengan seni pertunjukkan lainnya. Berikut beberapa cirinya:
Ekspresi Gerak Tubuh: Pantomim mengandalkan gerakan tubuh untuk mengomunikasikan pesan. Gerakan tubuh harus ekspresif dan terperinci, termasuk gerakan anggota tubuh, postur tubuh, dan perubahan posisi.
Mimik Wajah: Ekspresi wajah sangat penting dalam pantomim. Wajah penampil menjadi media utama untuk menyampaikan emosi, perasaan, dan dalam cerita.
Gerakan Tangan: Gerakan tangan memiliki peran penting dalam pantomim. Tangan dapat digunakan untuk menggambarkan objek atau hal-hal abstrak, serta untuk menyoroti pergerakan tubuh dan ekspresi.
Keterampilan Fisik: Pantomim membutuhkan kekuatan fisik, kecepatan, kelenturan, dan koordinasi yang baik.
Konteks dan Narasi: Pantomim sering kali menggunakan narasi implisit dan konteks untuk membantu penonton memahami cerita yang disampaikan.
(DEL)
