Pengertian Qada dan Bedanya dengan Qadar

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beriman kepada qada dan qadar adalah salah satu rukun iman. Namun, kamu sudah paham pengertian qada belum?
Terkadang sulit membedakan qada dan qadar. Nah, agar kamu tidak keliru, simak penjelasan selengkapnya mengenai qada di bawah ini.
Apa Itu Qada?
Dikutip dari laman Universitas Islam An Nur Lampung, pengertian qada secara bahasa adalah ketetapan, keputusan, kehendak, ketentuan, hukum, pemberitahuan, dan penciptaan.
Sedangkan qada secara istilah adalah ketetapan atau keputusan Allah Swt sejak zaman azali (zaman sebelum diciptakan manusia) atas segala sesuatu yang berkaitan dengan kehendak-Nya.
Dari penjelasan di atas, tampak bahwa sifat qada adalah masih dapat diubah dengan usaha atau ikhtiar dari manusia.
Bagi setiap Muslim, wajib hukumnya untuk mengimani qada dan qadar, karena termasuk dalam rukun iman. Hal ini sebagaimana yang diterangkan dalam hadis, bahwa malaikat Jibril datang kepada Rasulullah Saw dan bertanya:
قَالَ : أَخْبِرْنِيْ عَنِ الْإِيْمَانِ قَالَ ” أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِهِ ” قَالَ : صَدَّقْتَ
Artinya: “Orang itu berkata lagi: 'Beritahukan kepadaku tentang Iman.' Rasulullah Saw menjawab: 'Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.' Orang tadi berkata: 'Engkau benar',” (HR Muslim)
Perbedaan Qada dan Qadar
Untuk membedakan qada dan qadar, kamu bisa lihat dari beberapa hal di bawah ini.
1. Berdasarkan Pengertian
Qada adalah ketetapan Allah Swt yang ada sejak manusia berada di dalam kandungan. Sementara qadar adalah sebuah bentuk perwujudan dari suatu ketetapan Allah Swt mengenai segala yang berhubungan dengan makhluk.
2. Berdasarkan Ketetapan
Allah Swt sudah menetapkan bahwa qada adalah sebuah takdir yang masih bisa diubah seseorang dengan berbagai ikhtiar. Sedangkan Qadar adalah ketetapan Allah Swt yang sudah tidak bisa lagi diubah oleh makhluknya.
3. Berdasarkan Contohnya
Contoh qada adalah apabila seseorang menginginkan suatu rezeki yang melimpah dan berkah, maka seseorang tersebut perlu berusaha secara sungguh-sungguh dengan diiringi doa.
Sementara itu, contoh qadar adalah ajal seorang manusia, jenis kelamin, hari kelahiran, hingga hari kiamat.
Cara Mengimani Qada dan Qadar
Berikut beberapa cara yang bisa seorang Muslim lakukan untuk meningkatkan iman kepada qada dan qadar:
Mengetahui dan memahami konsep qada dan qadar secara benar.
Bersikap sabar dan ikhlas atas segala ketetapan Allah Swt, baik yang bersifat positif maupun negatif.
Berusaha untuk mendapatkan sesuatu yang baik diiringi doa dan sikap optimisme kepada allah Swt.
Menghindari dosa dan berusaha untuk selalu berbuat baik kepada sesama manusia.
Meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan menjalankan apa yang diwajibkan, seperti salat, membaca Al-Quran, puasa, dan yang lainnya.
Itulah penjelasan mengenai qada dan bedanya dengan qadar. Semoga penjelasan di atas membantu, ya!
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara mengimani qada dan qadar?

Bagaimana cara mengimani qada dan qadar?
Bersikap sabar dan ikhlas atas segala ketetapan Allah Swt, baik yang bersifat positif maupun negatif.
Apa qada masih bisa diubah?

Apa qada masih bisa diubah?
Allah Swt sudah menetapkan bahwa qada adalah sebuah takdir yang masih bisa diubah seseorang dengan berbagai ikhtiar.
Apa contoh qada?

Apa contoh qada?
Contoh qada adalah apabila seseorang menginginkan suatu rezeki yang melimpah dan berkah, maka seseorang tersebut perlu berusaha secara sungguh-sungguh dengan diiringi doa.
