Konten dari Pengguna

Pengertian Sel Menurut Para Ahli dan Struktur Pembentuknya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Sel. Foto Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Sel. Foto Pexels.

Setiap makhluk hidup memiliki sel dalam tubuhnya. Hanya saja, manusia, hewan, dan tumbuhan memiliki karakteristik sel yang berbeda-beda.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian sel adalah bagian atau bentuk terkecil dari organisme yang terdiri dari satu atau lebih inti, protoplasma, dan zat-zat mati yang dikelilingi oleh selaput sel.

Untuk memahami mengenai sel lebih lanjut, simak definisi sel dan struktur penyusunnya dalam penjelasan di bawah sini.

Memahami Pengertian Sel Menurut Para Ahli

Ilustrasi Pengertian Sel. Foto: Pexels.

Mengutip buku New Pocket Book Biologi SMA Kelas X, XI, & XII oleh Kusnadi, S.Pd., dkk, sel pertama kali ditemukan oleh ilmuan dari Inggris yang bernama Robert Hooke (1665). Sel berasal dari bahasa Latin, yaitu Cella yang berarti ruangan kecil.

Maz Schulze (1861) mengatakan bahwa sel adalah kesatuan fungsional makhluk hidup dan mengatur fungsi pada makhluk hidup. Sedangkan menurut Rudolf Virchow (1858), sel adalah kesatuan pertumbuhan dari makhluk hidup yang berasal dari pertumbuhan sel sebelumnya.

Sementara itu, Gregor Mendel (1822-1884), mengartikan sel adalah kesatuan hereditas (sifat menurun) makhluk hidup. Sel mengandung sifat keturunan (genetik) yang diwariskan pada keturunannya.

Sel terdiri dari dua struktur, yakni prokariotik (tidak memiliki membran inti) dan eukariotik (memiliki membran inti).

Baca Juga: Struktur dan Fungsi Organel, yang Menjadi Pembeda Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Struktur Pembentuk Sel

Ilustrasi Pengertian Sel. Foto: Pexels.

Mengutip buku Mikrobiologi oleh Siti Nur Aisyah Jamil, dkk., sel dibagi menjadi dua jenis, yaitu prokariotik (tidak memiliki membran inti) dan eukariotik (memiliki membran inti).

1. Struktur Sel Prokariotik

Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran nukleus atau membran inti. Sehingga materi genetik berupa DNA pada sel ini tidak dibungkus membran inti.

Secara struktural, sel prokariotik lebih sederhana karena hanya ditemukan pada organisme bersel satu dan berkoloni, seperti bakteri dan archaea.

Sel prokariotik terdiri atas DNA, sitoplasma, dan suatu struktur permukaan termasuk membran plasma dan komponen dinding sel, kapsul, dan lapisan lendir.

Ciri-ciri sel prokariotik:

  • Sitoplasma sel prokariotik bersifat difusi dan bergranular karena adanya ribosom yang melayang di sitoplasma sel.

  • Membran plasma berbentuk dua lapis fosfolipid yang memisahkan bagian dalam sel dari lingkungannya dan berperan sebagai filter dan komunikasi sel.

  • Tidak memiliki organel yang dikelilingi membran.

  • Memiliki dinding sel kecuali mycoplasma dan thermoplasma.

  • Kromosom umumnya sirkuler. Sel prokariotik tidak memiliki inti sejati karena DNA tidak terselubung oleh membran.

  • Beberapa sel prokariotik memiliki flagela yang berfungsi sebagai alat gerak.

2. Struktur Sel Eukariotik

Sel eukariotik adalah sel yang memiliki membran inti. Materi genetik yang ada di dalam sel ini terbungkus oleh membran inti sehingga terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma.

Sel jenis ini termasuk jenis sel pada organisme yang lebih tinggi dari bakteri, contohnya pada khamir, fungi (jamur), alga, protozoa, hewan, dan manusia.

Sel eukariotik mengandung organel seperti nukleus, mitokondria, kloroplas, retikulum endoplasma, badan golgi, lisosom, vakuola, peroksisom, dan lain-lain.

Ciri-ciri sel eukariotik:

  • Sitoplasma sel eukariotik tidak tampak berbutir-butir (bergranular), karena ribosom terikat pada retikulum endoplasma.

  • Memiliki sejumlah organel yang dikelilingi oleh membran, termasuk mitokondria, retikulum endoplasma, badan golgi, lisosom, dan kadang terdapat pula kloroplas.

  • DNA eukariotik terikat oleh protein kromosomal (histon dan non-histon). Struktur kromosom bersama protein kromosomal disebut kromosom. Seluruh DNA kromosom tersimpan dalam inti sel.

  • Sel eukariotik bergerak dengan menggunakan silia atau flagela yang secara struktural lebih kompleks dibandingkan silia atau flagela pada sel prokariotik.

(SNS)

Frequently Asked Question Section

Siapa yang menemukan sel?
chevron-down

Sel pertama kali ditemukan oleh ilmuan dari Inggris yang bernama Robert Hooke (1665).

Apa arti sel prokariotik?
chevron-down

Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran nukleus atau membran inti. Sehingga materi genetik berupa DNA pada sel ini tidak dibungkus membran inti.

Apa arti sel eukariotik?
chevron-down

Sel eukariotik adalah sel yang memiliki membran inti. Materi genetik yang ada di dalam sel ini terbungkus oleh membran inti sehingga terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma.