Konten dari Pengguna

Pengertian Sudut Pandang Secara Umum, Menurut Para Ahli, dan Jenis-jenisnya

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Foto: Pexels.

Sudut pandang merupakan salah satu unsur penting dalam membuat sebuah cerita. Lantas, apa pengertian sudut pandang itu sebenarnya?

Sudut pandang atau point of view dapat diartikan dengan kedudukan pengarang dalam menggambarkan cerita. Adanya sudut pandang dapat memudahkan penulis untuk menyampaikan subjek cerita kepada pembacanya. Untuk mengetahui tentang sudut pandang lebih lanjut, simak penjelasan lengkapnya di bawah sini.

Memahami Pengertian Sudut Pandang

Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Foto: Pexels.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sudut pandang adalah cakupan sudut bidik lensa terhadap gambar.

Sudut pandang merupakan pandangan atau perspektif seseorang terhadap suatu hal, situasi atau peristiwa. Selain itu, sudut pandang dapat diartikan sebagai pandangan dari si penulis untuk membawa cerita yang akan dibuatnya. Sudut pandang ini dapat membuat cerita tidak terasa hambar dan memiliki alur yang jelas.

Mengutip buku Apresiasi Prosa Fiksi: Teori dan Penerapannya oleh Imas Juidah, M. Pd., dakk., sudut pandang pada hakikatnya ialah strategi, teknik, siasat, yang secara sengaja dipilih pengarang untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya.

Baca Juga: Pengertian Sudut Pandang Orang Pertama dalam Sebuah Cerita dan Cirinya

Pengertian Sudut Pandang Menurut Para Ahli

Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Foto: Pixabay.

Berikut pengertian sudut pandang dalam sebuah cerita menurut para ahli, di antaranya:

  1. Aminudin: Sudut pandang adalah cara seorang pengarang menampilkan para tokoh atau pelaku dalam dongeng yang disampaikan atau bisa dipaparkan.

  2. Heri Jauhari: Sudut pandang disebut juga dengan pusat naratif yang berfungsi untuk menentukan gaya corak cerita. Di mana, karakter dan kepribadian narator akan menjadi penentu dari kisah dongeng yang disajikan kepada pembaca atau pendengar.

  3. Atas Semi: Sudut pandang yaitu titik kisah yang merupakan penempatan dan posisi pengarang dalam ceritanya. Titik kisah terbagi menjadi empat jenis, yaitu pengarang sebagai tokoh, pengarah sebagai tokoh sampingan, pengarang sebagai orang ketiga, dan pengarang sebagai narator.

Jenis-jenis Sudut Pandang

Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Foto: Pixabay.

Secara umum, sudut pandang dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Sudut Pandang Orang Pertama

Sudut pandang orang pertama biasanya menggunakan kata ganti “aku” atau “saya” atau juga “kami” (jamak). Penggunaan sudut pandang ini seolah-olah narator ikut terlibat dalam cerita. Tokoh “aku” mengisahkan peristiwa dan tindakan yang diketahui, dilihat, didengar, dialami, dan dirasakan.

Sudut pandang orang pertama dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Sudut pandang orang pertama-tokoh utama: menjadikan penulis sebagai tokoh utama cerita.

  • Sudut pandang orang pertama-tokoh sampingan: tokoh “aku” hadir tidak dalam peran utama, melainkan hanya sebagai peran pendukung.

2. Sudut Pandang Orang Ketiga

Sudut pandang orang ketiga biasanya menggunakan kata ganti “dia”, “ia”, atau nama tokoh dan mereka (jamak). Pada sudut pandang orang ketiga, penulis berada di luar’ isi cerita dan hanya mengisahkan tokoh “dia”.

Sudut pandang orang ketiga dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:

  • Sudut pandang orang ketiga serba tahu/mahatahu: penulis akan menceritakan hal apa saja berkaitan dengan tokoh utama. Baik itu watak, pikiran, perasaan, kejadian, bahkan latar belakang yang mendalangi sebuah kejadian.

  • Sudut pandang orang ketiga pengamat: hanya akan menceritakan si tokoh sebatas pengetahuan yang ia tahu. Pengetahuan ini diperoleh dari cara mengamati, mendengar, mengalami, atau merasakan suatu kejadian di dalam cerita.

3. Sudut Pandang Campuran

Pada sudut pandang campuran penulis dapat menggabungkan antara sudut pandang orang pertama dan orang ketiga. Penulis dapat sewaktu-waktu masuk ke dalam cerita tetapi tidak sebagai tokoh utama, kemudian ada kalanya penulis berada di luar cerita sebagai sosok yang serba tahu.

(SNS)