Konten dari Pengguna

Pengertian Teater dan Fungsinya sebagai Kesenian

Pengertian dan Istilah

Pengertian dan Istilah

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Teater. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Teater. Foto: Unsplash

Ada banyak jenis kesenian yang menarik untuk disaksikan, salah satunya seni teater. Pengertian teater dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ada tiga.

Pengertian teater dalam KBBI yang pertama adalah gedung atau ruangan tempat pertunjukan film, sandiwara, dan sebagainya. Pengertian kedua adalah ruangan besar dengan deretan kursi-kursi ke samping dan ke belakang untuk mengikuti kuliah atau untuk peragaan ilmiah.

Pengertian ketiga adalah pementasan drama sebagai suatu seni atau profesi. Lebih jauh, simak penjelasan tentang teater di bawah ini.

Apa yang Dimaksud dengan Teater?

Apa yang Dimaksud dengan Teater. Foto: Unsplash

Teater adalah dalam bahasa Yunani disebut theatron (θέατρον) adalah salah satu seni bermain peran (drama) yang menyajikan cerita kehidupan nyata di atas pentas.

Teater juga biasanya menyajikan cerita fiksi. Namun, jalan ceritanya mengandung pesan moral tersirat dan bisa dijadikan pelajaran kehidupan bagi para penonton.

Seni teater sendiri adalah cabang kesenian yang lahir pada masa Yunani klasik. Sekitar 500 tahun SM, teater dimainkan di atas altar oleh pendeta-pendeta. Salah satu adegannya adalah upacara memberi kurban pada dewa.

Pertunjukan teater tersebut kemudian berkembang dan berubah pada masa Athena. Kurban diganti peran antagonis yang dihukum atas kehendak masyarakat dan mati bagi semua orang.

Di Indonesia sendiri, teater dipahami secara konseptual (teater realis) sejak Usmar Ismail dan Asrul Sani mendirikan Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) pada 10 September 1955 di Jakarta.

Fungsi Seni Teater

Fungsi Seni Teater. Foto: Unsplash

Teater tentunya hadir tanpa makna. Ada beberapa fungsi seni teater yang membuat kesenian ini eksis hingga kini.

1. Sebagai Ritual atau Upacara

Sejalan dengan asal-usul kelahiran teater, sampai sekarang teater tetap berfungsi sebagai ritual atau upacara.

Ada berbagai teater etnik yang unsur-unsur upacaranya tetap menonjol. Biasanya yang dibicarakan adalah mantra-mantra, tersedia pula sajen, serta dalang yang memimpin tindak upacara dengan baik.

2. Sebagai Hiburan

Teater yang berfungsi sebagai hiburan untuk masyarakat. Teater bisa memenuhi keinginan masyarakat akan pengalaman yang berbeda dengan aktivitas mereka sehari-hari.

Teater adalah tempat pelarian yang bagus untuk masyarakat yang ingin melepaskan diri dari persoalan kehidupan sehari-hari.

3. Sebagai Media Pendidikan

Teater ialah seni kolektif, artinya teater tidak dikerjakan secara individual. Untuk mewujudkan teater, diperlukan kerja sama tim yang harmonis.

Makanya, teater sangat bagus untuk sebagai media pendidikan. Sebuah komunitas bisa mementaskan pesan-pesan yang penting kepada banyak penonton.

Melalui pertunjukan, biasanya manusia lebih mudah mengerti nilai baik buruk pesan yang ingin disampaikan.

4. Sebagai Media Ekspresi

Teater adalah salah satu bentuk seni dengan fokus utama pada laku serta dialog. Berbeda dengan seni musik yang menitikberatkan pada aspek suara, atau seni tari yang fokus pada keselarasan gerak dan irama.

Jadi, dalam praktiknya, seniman teater bisa dengan mudah mengekspresikan seninya, baik dalam bentuk laku, dialog, musik, hingga bahkan tari.

Itulah pengertian teater dan fungsinya untuk masyarakat. Semoga informasi di atas membantu, ya!

(DEL)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana sejarah teater?
chevron-down

Seni teater sendiri adalah cabang kesenian yang lahir pada masa Yunani klasik. Sekitar 500 tahun SM, teater dimainkan di atas altar oleh pendeta-pendeta. Salah satu adegannya adalah upacara memberi kurban pada dewa.

Siapa yang membangun Akademi Teater Nasional Indonesia?
chevron-down

Di Indonesia sendiri, teater dipahami secara konseptual (teater realis) sejak Usmar Ismail dan Asrul Sani mendirikan Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) pada 10 September 1955 di Jakarta.

Apa fungsi teater?
chevron-down

Sejalan dengan asal-usul kelahiran teater, sampai sekarang teater tetap berfungsi sebagai ritual atau upacara.