Pengertian Virus, Ciri-ciri dan Struktur Pembentuknya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian virus adalah makhluk hidup mikroskopis yang memiliki ukuran sangat kecil. Makhluk ini dapat diidentifikasi dan dilihat melalui alat bernama mikroskop elektron.
Selain akan membahas mengenai pengertian virus, artikel kali ini akan membahas mengenai ciri-ciri virus dan strukturnya. Simak penjelasan selengkapnya di bawah sini.
Mengenal Pengertian Virus
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian virus adalah mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit, seperti cacar, influenza, dan rabies.
Mengutip Dasar-Dasar Mikrobiologi dan Penerapannya oleh Dharma Gyta Sari Harahap, virus ialah mikroorganisme pathogen yang hanya berkembang biak di dalam sel makhluk hidup lain. Sebab, virus tidak mempunyai perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri.
Kehadiran virus bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, mulai dari manusia, hewan, tumbuhan, hingga bakteri dan arkea. Virus memiliki ciri-ciri tertentu, untuk mengetahuinya simak lebih lanjut.
Baca Juga: Cara Penularan Virus Corona untuk Diwaspadai
Ciri-ciri virus
Dikutip dari buku Biologi SMA/MA Kls X (Diknas) oleh Gunawan Susilowarno,dkk., berikut ciri-ciri virus, di antaranya:
Virus berukuran sangat kecil, jauh lebih kecil daripada bakteri, yaitu berkisar antara 20-300 nm, milimikron (1 mikron = 1000 milimikron). Maka, untuk mengamati virus diperlukan mikroskop elektron.
Struktur virus sangat sederhana, terdiri dari asam nukleat (DNA atau RNA) dan protein (kapsid) sehingga virus dalam tingkat organisasi kehidupan termasuk makhluk hidup tingkat molekuler.
Virus hanya dapat bereplikasi di dalam sel atau jaringan hidup sehingga disebut parasite obligat intraseluler.
Pada umumnya, virus tidak mempunyai membrane plasma, sitoplasma, dan ribosom sehingga belum disebut sebagai sel.
Bentuk virus bervariasi, ada yang oval, bulat, batang, kumparan, dan bentuk T.
Virus dapat dikristalkan, tapi apabila berada pada sel dan jaringan hidup mampu mengadakan replikasi, maka virus dapat disebut sebagai makhluk peralihan.
Struktur Virus
Bentuk virus beraneka ragam, antara lain virus berbentuk T disebut bakteriofage atau fage, yaitu sejenis virus yang sel inangnya berupa bakteri Escherichia coli, bentuk kumparan pada Tabacco Mozain Virus (TMV), dan bentuk bulat pada Human Immunodeficiency Virus (HIV), bagian-bagiannya, sebagai berikut:
Pembungkus atau selubung (kapsid) yang tersusun oleh protein satu unit pembentuk kapsid disebut kapsomer. Kapsid berfungsi untuk melindungi materi inti berupa asam nukleat.
Bahan inti yang terdiri dari asam nukleat, adalah DNA atau RNA saja. Asam nukleat berfungsi mengendalikan aktivitas replikasi (reproduksi) virus.
Kepala tesusun atas nukleokapsid yang terbentuk polihedral (segi banyak), yakni sebelah dalam terdapat asam nukleat dan di luar tersusun atas kapsid.
Pada beberapa virus, bagian sebelah luar dari kapsid ditemukan adanya selubung virus (envelope) atau membran sel inang. Selubung ini tersusun dari fosfolipid dan protein dari sel inang serta protein dan glikoprotein dari virus. Selubung virus berfungsi membantu menginfeksi sel inang dan membawa beberapa molekul enzim.
(SNS)
Frequently Asked Question Section
Berapa ukuran virus?

Berapa ukuran virus?
Virus berukuran sangat kecil, jauh lebih kecil daripada bakteri, yaitu berkisar antara 20-300 nm, milimikron (1 mikron = 1000 milimikron).
Apa alat untuk melihat virus?

Apa alat untuk melihat virus?
Makhluk ini dapat diidentifikasi dan dilihat melalui alat bernama mikroskop elektron.
Apa bentuk virus?

Apa bentuk virus?
Bentuk virus beraneka ragam, antara lain virus berbentuk T disebut bakteriofage atau fage, yaitu sejenis virus yang sel inangnya berupa bakteri Escherichia coli, bentuk kumparan pada Tabacco Mozain Virus (TMV), dan bentuk bulat pada Human Immunodeficiency Virus (HIV)
