Reschedule: Arti, Kegunaan, Kekurangan, serta Kelebihannya

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti reschedule dalam bahasa Indonesia adalah menjadwalkan ulang. Kata tersebut sering muncul dalam berbagai macam situasi dan kondisi profesional. Seseorang atau salah satu pihak kerap mengajukan reschedule ketika menghadapi kendala.
Keputusan untuk menjadwalkan ulang suatu agenda dapat memiliki kelebihan dan kekurangan. Contoh kelebihannya adalah membuat setiap pihak mendapat waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri sebelum pertemuan berlangsung.
Arti Reschedule dan Kegunaannya
Reschedule merupakan kosakata bahasa Inggris yang kerap muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam percakapan profesional. Seseorang atau salah satu pihak biasanya menggunakan kata “reschedule” untuk mengatur ulang agenda.
Penggunaan tersebut selaras dengan arti reschedule dalam bahasa Indonesia, yakni menjadwalkan ulang. Seseorang atau salah satu pihak yang mempunyai perjanjian profesional biasanya melakukan reschedule jika menghadapi kendala, misalnya:
Masing-masing pihak masih memiliki beban kerja yang belum terselesaikan.
Keadaan di luar rencana, seperti bencana alam, sakit parah, kecelakaan, dan sejenisnya.
Dikutip dari buku Sell Like a Lady: Abaikan Hambatan dari Luar Dirimu, Darmawangsa (2021: 13), reschedule adalah sesuatu yang dapat terjadi, tetapi hal itu biasanya dilakukan ketika hendak dibuat kesepakatan.
Jika salah satu pihak tidak sepakat untuk menjadwalkan ulang, pertemuan atau pekerjaan dapat menjadi putus (tidak berlanjut). Kondisi seperti itu memungkinkan untuk terjadi karena keputusan reschedule memang memiliki kelebihan dan kekurangan.
Kelebihan dan Kekurangan Keputusan Reschedule
Reschedule merupakan keputusan untuk menjadwalkan ulang agenda yang semula telah disepakati. Setiap pihak yang telah sepakat bisa saja memilih dan menerima keputusan reschedule demi kebaikan masing-masing.
Namun, reschedule juga sering kali memberatkan salah satu pihak sehingga memberi dampak kepada hubungan profesional. Guna mengetahui ragam efek dari menjadwalkan ulang, berikut adalah contoh kelebihan dan kekurangan keputusan reschedule.
A. Kelebihan Reschedule
Contoh kelebihan reschedule, yaitu:
Membuat masing-masing pihak terkait memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan diri sebelum pertemuan berlangsung.
Memberi kenyamanan dalam mengatur agenda pertemuan, seperti detail waktu, tempat, akomodasi, materi presentasi, dan sejenisnya.
Memberi waktu tambahan untuk berpikir dalam menyelesaikan masalah.
B. Kekurangan Reschedule
Contoh kekurangan reschedule, yaitu:
Membuat salah satu pihak mengalami kerugian, baik dalam segi waktu, tenaga, maupun materiel.
Memberi kesan tidak profesional sehingga membuat pihak lain menjadi kurang percaya, bahkan enggan bekerja sama.
Membuat merasa lebih cemas, terutama jika menjadwalkan ulang hanya memiliki tujuan untuk menunda tanpa upaya untuk memperbaiki.
Baca juga: Arti Refund: Pengertian, Proses, dan Contohnya
Berdasarkan pemaparan di atas, diketahui bahwa arti reschedule dalam bahasa Indonesia adalah menjadwalkan ulang. Keputusan tersebut perlu dipertimbangkan secara matang karena memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. (AA)
