Sunnah Muakkad Artinya Sunah yang Diutamakan, Ini Contoh Ibadah untuk Diamalkan

Artikel yang menjelaskan pengertian dari sebuah istilah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengertian dan Istilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sunnah muakkad artinya ibadah sunah yang diutamakan. Ibadah sunah muakkad sangat dianjurkan dan mendekati wajib. Orang yang mengerjakan ibadah sunah muakkad akan mendapatkan pahala dan yang meninggalkannya tidak berdosa.
Terdapat sejumlah ibadah yang termasuk dalam sunah muakkad. Salah satu ibadah tersebut adalah salat Duha.
Sunnah Muakkad Artinya Sunah yang Diutamakan
Mengutip dari Ushul Fiqh Kajian Hukum Islam, Hermawan (2019:29), sunnah muakkad artinya sunah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. secara terus-menerus, tetapi Rasulullah saw menjelaskan bahwa hal tersebut bukan fardu.
Dalam ilmu fikih, sunah muakkad merupakan amalan sunah yang dilakukan untuk menyempurnakan ibadah wajib dan dianjurkan untuk dikerjakan. Sunah muakkad berada di tingkat sedikit di bawah ibadah wajib.
Contoh Ibadah Sunah Muakkad
Ada sejumlah ibadah sunah muakkad yang sangat baik untuk diamalkan muslim. Berikut ini beberapa contoh ibadahnya.
1. Salat Duha
Salat Duha adalah salah satu salat penarik rezeki yang disunahkan. Salat Duha dapat dikerjakan sebanyak 2 hingga 12 rakaat. Biasanya, salat sunah ini dilakukan setelah Matahari terbit sampai menjelang waktu salat Zuhur.
2. Salat Tahajud
Salat Tahajud juga termasuk ibadah sunah muakkad. Salat sunah ini dapat dikerjakan setelah bangun tidur di malam hari. Salat Tahajud sangat dianjurkan dikerjakan di waktu sepertiga malam terakhir karena waktu tersebut adalah waktu dikabulkannya doa.
Salat Tahajud juga merupakan salat sunah yang paling utama. Rasulullah saw. bersabda.
“Salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat yang dilakukan di malam hari.” (HR. Muslim).
Jumlah salat Tahajud paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak tidak terbatas. Surah yang dibaca dalam salat Tahajud adalah surah-surah pendek. Rasulullah saw. melaksanakan salat Tahajud dengan membaca surah pendek. Hal tersebut sesuai dengan hadis berikut.
Dari Aisyah ra. ia berkata, “Apabila bangun pada malam hari, Rasulullah saw. memulai salat malamnya dengan mengerjakan salat yang ringan, yaitu dengan bacaan surah yang pendek.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).
3. Salat Tarawih
Salat Tarawih adalah salat sunah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadan.
Abu Hurairah ra. berkata, “Rasulullah saw. memberikan motivasi untuk mengerjakan salat pada malam Ramadan tanpa mewajibkannya kepada para sahabat. Beliau bersabda, ‘Barang siapa yang mendirikan salat malam dibulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,’” (HR. Muslim No. 759).
Baca juga: Pengertian Mahabbah, Konsep Mencintai Secara Mendalam kepada Allah
Sunnah muakkad artinya sunah yang diutamakan. Ibadah sunah muakkad sangat dianjurkan untuk diamalkan muslim, tetapi bukan ibadah wajib. (KRIS)
