Konten dari Pengguna

100 Kata-Kata Bahasa Arab tentang Kehidupan yang Penuh Makna

Pengetahuan Umum

Pengetahuan Umum

Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membaca Kata-Kata Bahasa Arab tentang Kehidupan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membaca Kata-Kata Bahasa Arab tentang Kehidupan. Foto: Shutterstock

Sebagai salah satu bahasa yang kaya akan nilai spiritual dan filosofis, bahasa Arab menyimpan banyak kata-kata bijak yang dapat menjadi inspirasi hidup sehari-hari.

Kata-kata mutiara dalam bahasa Arab tidak hanya indah dari segi makna, tetapi juga sarat pesan moral dan motivasi. Banyak di antaranya berasal dari pepatah Arab kuno, hingga ungkapan para ulama dan penyair klasik yang memberikan pandangan mendalam tentang arti kehidupan.

Bagi Anda yang tengah mencari kata-kata bahasa Arab tentang kehidupan ini, simak kumpulan kalimatnya di bawah ini.

Kata-Kata Bahasa Arab tentang Kehidupan

Ilustrasi Membaca Kata-Kata Bahasa Arab tentang Kehidupan. Foto: Shutterstock

Setiap ungkapan dalam bahasa Arab memiliki keindahan tersendiri, baik dalam bunyi maupun maknanya. Berikut ini kumpulan kata-kata bahasa Arab tentang kehidupan yang bisa menjadi inspirasi sehari-hari:

  1. Al-hayaatu qasiirah fala tudhi‘ha fil haqdi (Kehidupan ini singkat, jangan habiskan dengan kebencian).

  2. Ash-shabru miftaahul faraj (Kesabaran adalah kunci dari segala kelegaan).

  3. Man jadda wajada (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil).

  4. At-tawfiiqu minallah was-sa‘yu minal insaan (Kesuksesan datang dari Allah, usaha datang dari manusia).

  5. Laa tay’asu min rauhillaah (Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah).

  6. As-sa‘aadah laisat fil maal walakin fil qanaa‘ah (Kebahagiaan bukan pada harta, tapi pada rasa cukup).

  7. Al-waqtu kassayf in lam taqtha‘hu qatha‘ak (Waktu itu seperti pedang, jika tidak kamu manfaatkan, ia akan memotongmu).

  8. Man zara‘a hasada (Siapa yang menanam akan menuai).

  9. Al-‘ilmu nuurun wal-jahlu dhalaamun (Ilmu adalah cahaya, kebodohan adalah kegelapan).

  10. Al-‘amalu ‘ibaadah (Bekerja adalah ibadah).

  11. Al-‘adlu asaasun mulk (Keadilan adalah dasar kekuasaan).

  12. Laa hayaat bila amal (Tidak ada kehidupan tanpa harapan).

  13. Man tawakkala ‘alallaahi fahuwa hasbuh (Siapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya).

  14. Al-kalimatu at-thayyibatu sadaqah (Ucapan yang baik adalah sedekah).

  15. Al-insaan bi akhlaaqihi laa bimaalihi (Manusia dinilai dari akhlaknya, bukan hartanya).

  16. Fis-shamti hikmah (Dalam diam ada kebijaksanaan).

  17. Man ahabba Allaha ra’a kulla syai’in jamiilan (Siapa yang mencintai Allah, akan melihat segalanya indah).

  18. Al-qanaa‘atu kanzun laa yafnaa (Rasa cukup adalah harta yang tak pernah habis).

  19. At-tafa’ulu nisfussa‘aadah (Optimisme adalah separuh kebahagiaan).

  20. Al-qalbu as-saliim fil jasadi as-saliim (Hati yang sehat berada dalam tubuh yang sehat).

  21. Man sa‘a wajada (Siapa yang berusaha akan mendapatkan hasil).

  22. Laa tu’ajjil ‘amala al-yawmi ilal ghadi (Jangan tunda pekerjaan hari ini untuk esok).

  23. Al-ma‘rifatu quwwah (Pengetahuan adalah kekuatan).

  24. Man tawadha‘a rafa‘ahullaah (Siapa yang rendah hati, Allah akan meninggikannya).

  25. Laa tahzan innallaaha ma‘anaa (Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita).

  26. If‘al al-khair tanal al-khair (Berbuat baiklah, maka kebaikan akan datang padamu).

  27. Laa syai’a mustahiil ma‘al ishrar (Tak ada yang mustahil dengan keteguhan hati).

  28. Al-hubbu asaasu al-hayaat (Cinta adalah dasar kehidupan).

  29. Ar-rizqu biyadillah (Rezeki berada di tangan Allah).

  30. Man ahabba al-khair linnaas ahabbahullah (Siapa yang mencintai kebaikan untuk orang lain, Allah akan mencintainya).

  31. Al-hikmatu dhaallatul mu’min (Kebijaksanaan adalah milik orang beriman yang hilang).

  32. Laa tandhur ilal maadhi illa lita‘allama minhu (Jangan lihat masa lalu kecuali untuk belajar darinya).

  33. Man shabara zhafara (Siapa yang sabar akan menang).

  34. Ar-rahmatu asaasu al-insaaniyyah (Kasih sayang adalah dasar kemanusiaan).

  35. Laa tatakabbara falturaabu ashluk (Jangan sombong, sebab tanah asalmu).

  36. Ahlam kabiiran wa‘mal akthar (Bermimpilah besar dan berusahalah lebih keras).

  37. Al-hayaatu tu‘allimuna kulla yaum (Kehidupan mengajarkan kita setiap hari).

  38. Al-imaanu quwwatun laa tuhzam (Iman adalah kekuatan yang tak terkalahkan).

  39. Kullu ta’kheerin fiihi khair (Setiap penundaan pasti ada hikmahnya).

  40. Ihtaram al-aakhariin tuhtarom (Hormatilah orang lain, maka kamu akan dihormati).

  41. Al-‘afwu ‘indal maqdrah (Memaafkan ketika mampu adalah kemuliaan).

  42. Ash-shadiiqu waqtidh dhiq (Sahabat sejati terlihat di saat sulit).

  43. Laa taqul maa laa taf‘al (Jangan ucapkan sesuatu yang tidak kamu lakukan).

  44. At-tawadhu‘ ziynatul insaan (Kerendahan hati adalah perhiasan manusia).

  45. Man jadda fi thalabil ‘ilmi wajada as-sa‘aadah (Siapa yang bersungguh-sungguh mencari ilmu, akan menemukan kebahagiaan).

  46. Laa tandhur ila maa faqadta walakin ahmadillaah ‘alaa maa baqiya (Jangan fokus pada yang hilang, tapi syukurilah yang masih ada).

  47. Al-amalu hayaatul qalb (Harapan adalah kehidupan bagi hati).

  48. As-sa‘aadah tabda’u min ad-daakhil (Kebahagiaan berawal dari dalam diri).

  49. Man ahabba Allaha atha‘ahu (Siapa yang mencintai Allah akan menaati-Nya).

  50. Al-hayaat tajaarib laa nadam (Hidup adalah pengalaman tanpa penyesalan).

  51. Man ya‘rif nafsahu ya‘rif rabbahu (Siapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya).

  52. Al-ya’su laa yujdi syai’an (Keputusasaan tidak membawa manfaat apa pun).

  53. Al-‘aqlu ziynatul insaan (Akal adalah perhiasan manusia).

  54. Laa tansa fadhlallaahi ‘alaika (Jangan lupakan nikmat Allah kepadamu).

  55. As-sukuut salaamah (Diam adalah keselamatan).

  56. Man laa yarham laa yurham (Siapa yang tidak menyayangi, tidak akan disayangi).

  57. At-taqwaa ra’sul khair (Ketakwaan adalah pokok dari segala kebaikan).

  58. Al-‘azmu yusna‘ul mu‘jizaat (Tekad kuat dapat menciptakan keajaiban).

  59. Laa tahzan ‘alaa maa fata (Jangan bersedih atas apa yang telah berlalu).

  60. Al-hayaau syu‘batun minal iimaan (Malu adalah bagian dari iman).

  61. Man radhiyabil qadar ista’aara rahatuh (Siapa yang ridha dengan takdir, akan meraih ketenangan).

  62. Al-ummu madrasatun (Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya).

  63. Al-hubb laa yu‘raf illa ‘inda al-faqd (Cinta sejati baru terasa ketika kehilangan).

  64. Al-kazibu laa yuflihu abadan (Kebohongan tidak akan pernah membawa keberuntungan).

  65. Laa tahkum ‘ala an-naas qabla an ta‘rifahum (Jangan menilai orang sebelum kamu mengenalnya).

  66. Man saara ‘ala ad-darbi washala (Siapa yang menempuh jalan dengan tekun, akan sampai pada tujuannya).

  67. Al-‘amal bila niyyah laa qeemah lahu (Pekerjaan tanpa niat tak ada nilainya).

  68. As-salaamu ni‘matun ‘azhiimah (Kedamaian adalah nikmat yang agung).

  69. Al-yaumu ‘amalun wa laysa qawlan (Hari ini adalah untuk bertindak, bukan hanya berkata).

  70. Laa tukhayyib amal man ya’tamid ‘alaika (Jangan kecewakan harapan orang yang mempercayaimu).

  71. Al-qalbu baytun lil-iman (Hati adalah rumah bagi keimanan).

  72. Man laa yas’al laa yata‘allam (Siapa yang tidak bertanya, tidak akan belajar).

  73. Al-‘adl yajlibul aman (Keadilan membawa kedamaian).

  74. Al-khayru ‘aadah (Kebaikan adalah kebiasaan).

  75. As-sabr jamiil (Sabar itu indah).

  76. Al-hayaatu bi laa hubbin laa ta‘ni syai’an (Hidup tanpa cinta tidak berarti apa-apa).

  77. Laa taj‘alil maal ghayatak (Jangan jadikan harta sebagai tujuan hidupmu).

  78. Al-qalb al-haanim yu‘ti bila hudud (Hati yang lembut memberi tanpa batas).

  79. Man shakar zaadahullah (Siapa yang bersyukur, Allah akan menambah nikmatnya).

  80. As-sa‘aadah fi ridhallah (Kebahagiaan ada dalam keridhaan Allah).

  81. Al-‘aqlu qablal ‘amal (Gunakan akal sebelum bertindak).

  82. Laa ta’khud kamaan wa anta laa tu‘thi (Jangan hanya ingin menerima, tapi enggan memberi).

  83. Man ista‘jala syai’an qabla awaanihi ‘uqiba bihirmaanihi (Siapa yang tergesa mendapatkan sesuatu sebelum waktunya, akan dihalangi darinya).

  84. Al-qalb al-mu’min laa ya’riful ya’s (Hati seorang mukmin tidak mengenal putus asa).

  85. Man ‘aada as-sabrah falaa yakhsha al-‘usr (Siapa yang terbiasa sabar, tidak takut pada kesulitan).

  86. Al-‘amal bil ikhlaash yubariku Allah (Pekerjaan yang dilakukan dengan ikhlas akan diberkahi Allah).

  87. Laa tusrif fil farah wa laa tay’as fil huzn (Jangan berlebihan dalam gembira dan jangan larut dalam sedih).

  88. Man daama du‘a’ahu sa‘adat hayaatahu (Siapa yang terus berdoa, hidupnya akan bahagia).

  89. Al-hubb yaftah abwaab as-salaam (Cinta membuka pintu kedamaian).

  90. Laa yadhhabul waqt illa liman yuhsin isti‘maalah (Waktu hanya berguna bagi orang yang pandai memanfaatkannya).

  91. As-sidqu najah (Kejujuran adalah keselamatan).

  92. Al-‘ilmu bila ‘amal ka asy-syajari bila thamar (Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah).

  93. Laa tusakhkhir nafsaka li ghayrillah (Jangan tundukkan dirimu kepada selain Allah).

  94. Man dafa‘a syarran faqad fa‘ala khayran (Siapa yang mencegah kejahatan, berarti ia telah berbuat kebaikan).

  95. Al-‘amal yasna‘ul insaan (Pekerjaan membentuk kepribadian manusia).

  96. Al-yaqiin nūrun fi al-qalb (Keyakinan adalah cahaya dalam hati).

  97. Laa tafqad al-amaal walau fi ad-dhulma (Jangan kehilangan harapan meski dalam kegelapan).

  98. Man a‘thaa min qalbihi sa‘ida abadan (Siapa yang memberi dengan hati, akan bahagia selamanya).

  99. Al-hayaatu laa tantazhir ahadan (Hidup tidak menunggu siapa pun).

  100. Tawakkal ‘alallaahi wa imshi bi ithmi’naan (Bertawakkallah kepada Allah dan berjalanlah dengan tenang).

Baca Juga: 10 Kata-Kata Bahasa Arab Cinta dalam Diam dan Artinya

(DEL)