Konten dari Pengguna

40 Kata Bijak Gus Dur yang Sarat Makna dan Penuh Inspirasi

Pengetahuan Umum

Pengetahuan Umum

Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berbicara dengan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab setelah tiba di gedung parlemen di Jakarta, pada 27 April 2000. Foto: OKA BUDHI / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berbicara dengan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab setelah tiba di gedung parlemen di Jakarta, pada 27 April 2000. Foto: OKA BUDHI / AFP

KH Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur, merupakan tokoh bangsa, mantan Presiden Republik Indonesia ke-4, dan ulama besar yang tidak hanya meninggalkan jejak politik, tetapi juga warisan pemikiran yang terus relevan hingga saat ini.

Kata-kata bijak Gus Dur sering kali sederhana, namun sarat makna. Ia juga mampu menyampaikan pesan berat dengan bahasa ringan, bahkan kadang dibalut humor. Dari isu agama hingga kemanusiaan, pemikiran Gus Dur selalu mengajak kita untuk berpikir lebih terbuka dan bijaksana.

Di bawah ini beberapa kumpulan kata bijak Gus Dur yang bisa dijadikan inspirasi, refleksi hidup, hingga caption.

Kata Bijak Gus Dur

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Istana Kepresidenan di Jakarta, pada 27 Oktober 1999. Foto: AGUS LOLONG / AFP

Berikut kumpulan kata bijak Gus Dur yang relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kata Bijak Gus Dur tentang Kemanusiaan dan Toleransi

  1. Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya.

  2. Merendahkan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.

  3. Tidak penting apa agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua manusia, maka orang tidak pernah tanya apa agamamu.

  4. Tidak penting apapun agamamu atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.

  5. Perbedaan itu fitrah. Dan ia harus diletakkan dalam prinsip kemanusiaan universal.

  6. Perbedaan dalam berbagai hal termasuk aliran dan agama, sebaiknya diterima karena itu bukan sesuatu masalah.

  7. Mestinya yang merayakan hari natal bukan hanya umat Kristen, melainkan juga umat Islam dan umat beragama lain, bahkan seluruh umat manusia.

  8. Dari sudut agama, saya ingin mengingatkan, agar ketidaksenangan kita terhadap seseorang atau suatu kaum jangan sampai menyebabkan kita berlaku tidak adil dalam memutuskan sesuatu.

  9. Dari sudut agama, saya ingin mengingatkan, agar ketidaksenangan kita terhadap seseorang atau kaum, jangan sampai menyebabkan kita berlaku tidak adil dalam memutuskan sesuatu.

  10. Mari kita tanya dalam hati kita, apakah kita ini berjuang untuk suatu kepentingan yang besar yaitu kedamaian dan keutuhan NKRI.

Kata Bijak Gus Dur tentang Esensi Beragama dan Spiritualitas

  1. Peran agama sesungguhnya membuat orang sadar akan fakta bahwa dirinya bagian dari umat manusia dan alam semesta.

  2. Allah itu maha besar. Ia tidak memerlukan pembuktian akan kebesaran-Nya. Ia Maha Besar karena Ia ada.

  3. Agama mengajarkan pesan-pesan damai dan ekstremis memutarbalikannya. Kita butuh Islam ramah, bukan Islam marah.

  4. Agama mengajarkan pesan-pesan damai dan ekstremis memutarbalikannya.

  5. Islam itu datang bukan untuk mengubah budaya leluhur kita jadi budaya Arab. Kita harus serap ajarannya, bukan budaya Arabnya.

  6. Islam di Indonesia itu timbul dari basis kebudayaan. Jika itu dihilangkan, maka kemungkinannya ada dua, yaitu kebudayaan akan mati atau Islam akan hancur.

  7. Esensi Islam tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, melainkan pada akhlak yang dilaksanakan.

  8. Jika kita merasa muslim terhormat, maka kita akan berpuasa dengan menghormati orang yang tidak berpuasa.

  9. Tuhan tidak perlu dibela, Dia sudah maha segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil.

  10. Sebuah masyarakat tanpa spiritualitas hanyalah akan berujung pada penindasan, ketidakadilan, pemerasan, dan perkosaan atas hak-hak asasi warganya.

Kata Bijak Gus Dur tentang Demokrasi, Hukum, dan Kepemimpinan

  1. Bangsa ini menjadi penakut! Karena tidak berani dan tidak mau bertindak menghukum yang salah.

  2. Negeri ini paling kaya di dunia tapi sekarang negeri ini menjadi melarat karena para koruptor tidak ditindak dengan tegas.

  3. Humor tidak bisa menjatuhkan pemerintah. Tetapi humor bisa membantu membusukkan suatu rezim.

  4. Kepemimpinan yang baik dapat membawa hasil yang baik tanpa banyak menumpahkan darah.

  5. Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah.

  6. Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng.

  7. Demokrasi harus berlandaskan kedaulatan hukum dan persamaan setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang ras, suku, agama, dan asal-muasal.

  8. Tugas pokok intelektual adalah mempertahankan kebebasan berpikir, bukan membunuh kebebasan berpikir.

  9. Perpustakaan adalah tempat untuk memenuhi dahaga ilmu pengetahuan.

  10. Keutuhan negara hanya akan tercapai kalau ia memberikan perlakuan yang sama dimuka hukum.

Kata Bijak Gus Dur tentang Sikap Hidup dan Motivasi Diri

  1. Sabar itu nggak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti nggak sabar.

  2. Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.

  3. Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita menjadi lebih sehat.

  4. Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.

  5. Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga.

  6. Memaafkan tidak akan mengubah masa lalu, tetapi memberi ruang besar untuk masa depan.

  7. Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangan terlalu diambil pusing.

  8. Pemahaman apa pun yang berbeda apalagi bertentangan bisa menjadi bibit-bibit perpecahan dan persatuan bangsa.

  9. Kalau Anda tidak ingin dibatasi, janganlah Anda membatasi. Kita sendirilah yang harusnya tahu batas kita masing-masing.

  10. Meskipun takut, kita jalan terus, berani melompati pagar batas ketakutan tadi, mungkin di situ harga kita ditetapkan.

Baca juga: 20 Kata Bijak One Piece tentang Inspirasi Perjuangan, Persahabatan, dan Impian

(NDA)