40 Pantun Lucu Piala Dunia 2026 yang Menghibur dan Bikin Ngakak

Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Piala Dunia selalu menghadirkan pertandingan yang menegangkan, gol-gol spektakuler, hingga aksi para pemain yang membuat penonton terpukau. Namun, di balik sengitnya persaingan di lapangan, ada banyak cara untuk menikmati kemeriahannya.
Salah satunya dengan memberikan pantun lucu bertema Piala Dunia 2026. Pantun tidak hanya mampu mengundang tawa, tetapi juga bisa menjadi hiburan ringan saat menonton bersama teman atau keluarga. Anda bisa membagikannya di media sosial sebagai caption yang menarik.
Jika Anda sedang mencari inspirasi pantun Piala Dunia 2026, berikut 40 pantun lucu yang unik dan dijamin dapat membuat suasana nobar semakin meriah.
Pantun Lucu Piala Dunia 2026
Berikut 40 pantun Piala Dunia yang lucu dan menghibur untuk memeriahkan suasana saat menonton pertandingan bersama teman maupun keluarga:
1. Naik sepeda menuju kota,
Ban belakang terkena paku.
Nonton Piala Dunia 2026 sambil tertawa,
Tim jagoan malah kebobolan satu.
2. Beli mangga di hari Selasa,
Manis rasanya bikin ketagihan.
Katanya yakin bakal juara,
Baru penyisihan sudah pulang duluan.
3. Ke taman membawa layang,
Terbang tinggi diterpa angin.
Katanya striker paling garang,
Tendang penalti malah melambung dingin.
4. Burung pipit hinggap di pagar,
Terbang cepat ke pohon jati.
Kiper loncat kelihatan sangar,
Bola pelan malah masuk sendiri.
5. Pergi memancing di tepi rawa,
Dapat ikan kecil lalu balik ke rumah.
Ngaku paling hafal sejarah Piala Dunia,
Juara kemarin saja masih lupa.
6. Pagi-pagi membeli selada,
Sekalian pesan semangkuk sop tutut.
Wajah dicat penuh warna bendera,
Kena hujan jadi mirip badut.
7. Ke pasar membeli semangka,
Pulangnya mampir beli kelapa.
Katanya hafal semua taktiknya,
Skor pertandingan malah salah baca.
8. Bunga melati harum baunya,
Disimpan rapi dalam lemari.
Sudah teriak sekuat tenaga,
Wasit malah kasih kartu lagi.
9. Jalan pagi sambil berlari,
Singgah sebentar membeli roti.
Katanya pemain paling berani,
Lihat bek tinggi langsung minggir sendiri.
10. Pohon manggis banyak buahnya,
Dipetik pagi hari bersama opung.
Niatnya mau nobar berdua,
Yang datang malah satu kampung.
11. Beli bakso pakai sambal,
Ditambah kerupuk biar renyah.
Komentator semangat sekali ngomel,
Padahal bolanya masih di tengah.
12. Naik becak keliling kota,
Sopirnya ramah suka bercanda.
Baru lihat satu gol indah,
Sudah teriak seolah juara dunia.
13. Pergi ke stadion bawa topi,
Topinya jatuh ke bawah kursi.
Nonton bola jadi happy,
Gol terakhir bikin lompat berlari.
14. Pagi cerah melihat pelangi
Burung terbang menuju hutan
Mau fokus nonton sampai pagi
Eh malah sibuk cari cemilan tambahan
15. Ke sungai membawa umpan berbagai jenis,
Airnya jernih banyak ikan.
Baru lima menit duduk manis,
Teman sebelah sudah ketiduran.
16. Main layangan di lapangan,
Talinya kusut kena ranting.
Bola melaju tanpa halangan,
Kiper sibuk benahi kaus kuning.
17. Naik ojek menuju suatu tempat
Sambil membawa tas kulit
Nonton bola penuh semangat
Begitu iklan langsung rebut remote
18. Beli kopi di warung depan,
Harumnya sampai ke teras.
Suporter teriak minta umpan,
Pemain malah selfie sekilas.
Naik kapal melihat pelabuhan,
Ombaknya tenang di sore hari.
Latihan keras berbulan-bulan,
Golnya datang dari bunuh diri.
20. Bawa payung saat mendung,
Tak lupa pakai sandal baru.
Katanya larinya paling kencang,
Dikejar bola malah bingung melulu.
21. Petik rambutan di belakang rumah,
Disimpan rapi dalam keranjang.
Nonton bareng penuh gelak tawa,
Tetangga ikut tanpa diundang.
22. Beli jagung di depan gang,
Sekalian beli es kelapa.
Katanya ingin angkat trofi agung,
Lolos grup saja sudah bahagia.
23. Naik motor pakai jaket,
Berhenti sebentar beli kue lapis.
Wasit meniup peluit cepat,
Pemain protes sambil senyum tipis.
24. Pagi cerah memetik melati,
Disusun rapi sebagai hiasan meja.
Katanya siap main Piala Dunia sepenuh hati,
Baru babak dua sudah kehabisan tenaga.
25. Makan ketan ditemani teh,
Rasanya hangat di kala hujan.
Jersey baru masih kinclong nih,
Eh, dipakai nobar malah kena sambal tumpahan.
26. Ke pasar membeli kentang,
Lalu mampir membeli susu.
Katanya ingin tetap tenang,
Wasit meniup peluit malah ngamuk melulu.
27. Jalan santai sambil tertawa,
Melewati taman penuh bunga.
Dukung tim favorit dengan penuh percaya,
Lihat hasil akhir langsung ternganga.
28. Beli sate dekat terminal,
Harumnya sampai ke halaman.
Piala Dunia memang fenomenal,
Yang kalah tetap cari hiburan.
29. Pagi-pagi beli roti di kota Palu
Singgah sebentar membeli susu
Nonton Piala Dunia bikin lupa waktu
Eh yang disoraki malah wasit melulu
30. Naik mobil menuju Jakarta
Ketemu teman membawa mangga
Katanya hafal semua daftar pemain Piala Dunia
Giliran kuis malah sebut nama tetangga
31. Ke taman melihat bunga melati
Burung berkicau di atas dahan
Katanya dukung tim sepenuh hati
Pas kalah langsung pindah haluan
32. Mancing ikan di tepi muara
Sambil membawa bekal roti
Tebak juara dengan penuh percaya
Ternyata yang lolos malah tim lain lagi
33. Pagi hari menyapu halaman
Setelah itu menyeduh kopi
Katanya hafal semua peraturan
Offside saja masih bikin bingung sendiri
34. Ke pasar beli buah nanas
Sekalian cari bumbu kari
Suara teriak sampai terdengar keras
Tetangga kira ada lomba menyanyi
35. Jalan pagi melihat pelangi
Angin sejuk meniup layang
Katanya begadang sampai pagi
Eh, jam sembilan sudah hilang
36. Naik perahu menyeberang sungai
Sambil menikmati semilir angin
Baru lima menit duduk santai
Sudah sibuk cari mi instan
37. Pagi-pagi membeli pepaya
Sekalian beli setengah kilo bawang
Nonton Piala Dunia penuh ceria
Eh remote TV malah hilang
38. Naik bus menuju terminal
Duduk santai sambil makan lontong
Niat nobar biar terasa spesial
Eh listrik mati bikin bengong
39. Pergi berkemah di kaki gunung
Sambil membawa tikar biru
Katanya prediksi selalu beruntung
Tebak delapan, meleset semua melulu
40. Jalan sore menuju mall
Singgah sebentar membeli tahu
Katanya dukung sampai final
Begitu kalah langsung bilang, "aduh"
Baca Juga: 100 Ucapan Congratulation Wisuda yang Penuh Doa dan Menyentuh Hati
(ANB)
