50 Pantun Perpisahan Sekolah yang Menggambarkan Isi Hati

Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Momen perpisahan sekolah selalu menjadi saat yang mengundang rasa haru dan penuh kenangan. Setelah sekian lama belajar bersama, tawa, canda, dan perjuangan menghadapi ujian, akhirnya tiba waktunya untuk melangkah ke fase kehidupan berikutnya.
Di momen perpisahan sekolah, banyak cara untuk menyampaikan rasa terima kasih dan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata biasa. Salah satu bentuk ekspresi yang unik dan berkesan adalah melalui pantun.
Pantun perpisahan sekolah bisa menjadi media yang ringan, tetapi tetap menyentuh untuk menggambarkan isi hati. Di bawah ini telah dijabarkan pantun perpisahan sekolah yang dapat kamu gunakan di buku tahunan, pidato, kartu ucapan, atau sekadar status media sosial.
Pantun Perpisahan Sekolah
Berikut kumpulan pantun perpisahan sekolah untuk menyampaikan pesan dengan cara yang puitis sekaligus menghibur.
Pantun Perpisahan Sekolah Lucu
Ikan lohan ikan patin
Dipelihara sama Mang Tatang
Ini hari perpisahan dengan Ibu Kantin
Jangan lupa bayar, ya, yang punya utang.
Polisi wanita namanya polwan
Kerja bagus terima pujian
Selamat tinggal kawan-kawan
Aku akan rindu momen bolos bareng kalian.
Gula pasir dari tebu
Tebu tumbuh di ladang Pak Jaja
Maafkan kami yang bandel, Pak, Bu
Namanya juga masih remaja.
Jalan-jalan ke pasar hewan
Pulangnya membeli duku
Selamat berpisah, kawan-kawan
Jangan kangen sama wajah gantengku.
Sepatuku ini masih baru
Belinya dari Kota Temanggung
Terima kasih atas bimbingan Ibu Bapak Guru
Walaupun terkadang kami suka bingung.
Tinggi sekali tumbuhnya pohon bambu
Kalau dijual laku ratusan ribu
Selamat tinggal masa putih abu-abu
Semoga masa depan kita cerah bukan kelabu.
Jalan-jalan ke kota naik delman
Perginya bareng si Hamzah
Selamat menempuh hidup baru teman-teman
Ijab sah nggak nih setelah ijazah?
Ada anak bernama Falah
Dia punya kakak namanya Kania
Selamat hari perpisahan sekolah
Kalau kamu kapan berpisah sama dia?
Ke kantin beli bakwan,
Ketemu teman malah ngutang.
Walau perpisahan di depan,
Kenangan lucu tetap dikenang.
Si Nisa lari terburu-buru
Karena dikejar-kejar mumi
Terima kasih kepada Bu guru
Selalu sabar menghadapi kami.
Pantun Perpisahan Sekolah yang Berkesan
Pak tentara suaranya tegas,
Sedang melaksanakan apel pagi
Selamat berpisah kakak kelas
Semoga sukses lepas dari sini.
Semangka dibelah isinya merah
Bijinya jangan tuan makan
Selamat berpisah teman sekolah
Semoga bertemu di tangga kesuksesan.
Di kelas dapat ranking lima
Duduk melamun jadinya sendu
Sungguh ingin tetap bersama
Engkau guru yang selalu kurindu.
Burung elang terbang tinggi
Lalu melayang di atas taman
Jasa guru tak terhitung lagi
Akan kukenang sepanjang zaman.
Datang kereta berarak-arakan
Warnanya putih, indah bentuknya
Sebelum berpisah kami ucapkan
Terima kasih untuk semua ilmunya.
Ada paku jangan ditebar
Banyak orang yang jadi susah
Engkau guru yang penyabar
Berat rasanya harus berpisah.
Buat meja dari sebatang kayu
Lebihnya dibuat untuk lemari
Selamat berpisah teman baikku
Kelak pasti akan bertemu kembali.
Siang hari makan jambu
Jambu dipanjat banyak semutnya
Selamat berpisah kawan dekatku
Semoga sukses dirimu di sana.
Ambil mesin pergi membabat
Rumput sudah tinggi sekali
Sampai jumpa lagi wahai sahabat
Semoga kita dipertemukan kembali.
Sungguh harum bunga melati
Mekar indah di hari rabu
Pedih memang perpisahan ini
Apalagi denganmu teman baikku.
Pantun Perpisahan Sekolah yang Penuh Haru
Daun selasih di atas tikar
Buah duku membuat lapar
Diriku masih ingin diajar
Oleh guruku yang pintar-pintar.
Di kota Solo membeli bakmi
Rasanya enak sampai ke penjuru
Betapa galau hati kami
Harus berpisah dengan Bapak Ibu guru.
Ikan ditangkap namanya lohan
Dijual seribu langsung disambar
Kuucapkan maaf saat perpisahan
Untuk guruku yang paling sabar.
Di kota Tegal tempat kuliah
Rumah kost-nya ada di sebelah
Selamat tinggal teman sekolah
Maafkan saya yang banyak salah.
Makan nasi lauk babat
Terlalu enak susah berhenti
Tetaplah berkomunikasi dan bersahabat
Semoga kita sukses di masa depan nanti.
Buku ditutup, pena pun disimpan
Kenangan indah di sekolah tak terlupakan
Langkah kaki melangkah menuju masa depan
Semoga sukses menyertai di setiap jalan.
Baju hijauku kini mulai pudar
Warnanya sudah tidak lagi segar
Jalinan persahabatan takkan pernah pudar
Semoga kita semua selalu bersinar.
Pergi memancing ke danau toba
Nasib buruk tak dapat ikan
Hari yang aku takutkan telah tiba
Sedih rasanya berpisah dengan kalian.
Berlayar dengan kapal pelni
Telah sepekan belum tiba jua
Pedih terasa hatiku ini
Tak bisa jumpa dengan kawan semua.
Pergi ke kebun ambil ketela
Ketela dimasak oleh si Ani
Sejujurnya masih belum rela
Meninggalkan sekolah tercinta ini.
Pantun Perpisahan Sekolah yang Menyentuh Hati
Siang hari memetik duku
Pohon dipegang banyak semutnya
Selamat berpisah kawan dekatku
Doa baikku untukmu selamanya.
Monyet babun pandai meramu
Meramu obat berbahan alami
Tiga tahun mencari ilmu
Maafkan segala kenakalan kami.
Jalan-jalan ke Jakarta
Singgah sejenak di Kota Tua
Perpisahan hanya sementara
Bukan untuk selamanya.
Membuat kursi dari rotan
Untuk diletakkan di ruang tamu
Jangan bersedih wahai kawan
Perpisahan ini hanya masalah waktu.
Hidupkan kompor dengan korek api
Karena tidak ada kayu
Semoga dengan perpisahan ini
Kita mengenal apa itu rindu.
Sungguh enak makan buah
Ada buah salak dan juga duku
Hari ini terakhir kami bersekolah
Tak kan kulupa jasa Bapak Ibu Guru.
Naik delman di samping pak kusir
Delman jalan berhati-hati
Perpisahan ini bukanlah akhir
Namun awal ke jenjang lebih tinggi.
Jalan-jalan ke Yogyakarta
Jangan lupa ke Prawirotaman
Selamat tinggal sekolahku tercinta
Terimakasih atas ilmu dan pengalaman.
Pohon mangga buahnya rimbun
Petiklah menggunakan galah
Jasamu tak terhingga dibalas dengan apapun
Doa kami selalu menyertaimu di setiap langkah.
Tanda koma tanda tanya
Ada tanda seru juga tanda titik
Perpisahan ini bukan akhir dari segalanya
Tetapi awal dari babak baru yang menanti.
Pantun Perpisahan Sekolah yang Sedih
Pergi memancing ke danau toba
Nasib buruk tak dapat ikan
Hari yang aku takutkan telah tiba
Sedih rasanya berpisah dengan kalian.
Berlayar dengan kapal pelni
Telah sepekan belum tiba jua
Pedih terasa hatiku ini
Tak bisa jumpa dengan kawan semua.
Pergi ke kebun ambil ketela
Ketela dimasak oleh si Ani
Sejujurnya masih belum rela
Meninggalkan sekolah tercinta ini.
Samson orang terkuat
Mengalahkannya tak ada yang mampu
Sedih tapi apa boleh buat
Masa depan cerah telah menunggu.
Rekatkan kayu dengan sebatang paku
Jangan lupa pukul dengan palunya
Tak terasa menetes air mataku
Saat harus pamit dengan guru tercinta.
Rambut adik dikuncir dua
Besok lagi minta dikepang
Keceriaan bersama kawan semua
Namun kini hanya bisa kita kenang.
Ikan koi ikan lohan
Masing-masing kupunya dua
Air mata tak dapat kutahan
Sedih hati berpisah dengan kawan semua.
Si Joni mendadak jutawan
Warga kampung jadi iri
Perpisahan ini tak dapat kulawan
Meski sesak di dada menghampiri.
Di Australia ada kangguru
Kangguru diburu sama Pak Kades
Selamat bertugas di tempat baru
Semoga bapak guru selalu sukses.
Monyet babun pandai meramu
Meramu obat berbahan alami
Tiga tahun mencari ilmu
Maafkan segala kenakalan kami.
Baca Juga: 50 Pantun Semangat yang Lucu untuk Menambah Motivasi
(NDA)
