Konten dari Pengguna

Hubungan Antara Generasi Z dan Pengembangan Teknologi AI

Pengetahuan Umum
Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.
21 Juni 2024 23:26 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi karakter AI perempuan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karakter AI perempuan. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Generasi Z memiliki hubungan yang unik dengan kecerdasan buatan (AI). Mereka tidak hanya pengguna teknologi AI tetapi juga berperan aktif dalam pengembangannya.
ADVERTISEMENT
Artikel ini akan mengeksplorasi bagaimana Generasi Z berinteraksi dengan AI, dampak AI pada kehidupan mereka, serta kontribusi mereka dalam pengembangan teknologi ini.

Pengenalan AI kepada Generasi Z

Ilustrasi karakter AI perempuan. Foto: Shutterstock
Generasi Z telah mengenal teknologi AI sejak dini, menjadikannya bagian integral dari kehidupan mereka sehari-hari.

1. Eksposur Dini terhadap AI

Menurut sebuah artikel dari Pew Research Center, Generasi Z tumbuh dengan teknologi AI seperti asisten virtual (Siri, Alexa), sistem rekomendasi (Netflix, Spotify), dan aplikasi pembelajaran berbasis AI.
Eksposur dini ini membuat mereka lebih akrab dan nyaman dengan AI dibandingkan generasi sebelumnya, yang sering kali melihat AI sebagai teknologi yang kompleks dan asing.

2. Pendidikan Berbasis AI

Harvard Business Review mencatat bahwa banyak sekolah dan universitas mulai mengintegrasikan pembelajaran berbasis AI dalam kurikulum mereka.
ADVERTISEMENT
Platform pendidikan yang menggunakan AI, seperti Duolingo untuk pembelajaran bahasa dan Khan Academy untuk berbagai mata pelajaran, membantu Generasi Z belajar dengan cara yang lebih personal dan adaptif, sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar mereka.

Dampak AI pada Kehidupan Generasi Z

Ilustrasi chatbot AI Google Gemini. Foto: Shutterstock
AI membawa dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan Generasi Z, dari pendidikan hingga hiburan.

1. Personalisasi dan Efisiensi

AI memungkinkan personalisasi pengalaman pengguna di berbagai platform, sesuatu yang sangat dihargai oleh Generasi Z. Menurut McKinsey & Company, sistem rekomendasi berbasis AI pada platform seperti YouTube dan Instagram memastikan bahwa konten yang ditampilkan relevan dan menarik bagi pengguna, meningkatkan kepuasan dan keterlibatan mereka.

2. Automasi dan Ketenagakerjaan

Namun, Forbes mencatat bahwa ada kekhawatiran tentang dampak AI terhadap pasar kerja masa depan. Banyak pekerjaan tradisional yang mungkin tergantikan oleh automasi berbasis AI, dan Generasi Z perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan baru yang relevan dengan era digital.
ADVERTISEMENT
Pendidikan yang berfokus pada teknologi dan pengembangan keterampilan lunak, seperti pemecahan masalah dan kreativitas, menjadi semakin penting.

Kontribusi Generasi Z dalam Pengembangan AI

Ilustrasi chatbot AI Google Gemini. Foto: Shutterstock
Generasi Z tidak hanya sebagai pengguna pasif AI tetapi juga berperan aktif dalam pengembangannya.

1. Inovasi dan Startup AI

Generasi Z dikenal dengan semangat kewirausahaan mereka. Menurut TechCrunch, banyak dari mereka yang memulai startup berbasis AI atau bekerja pada proyek-proyek inovatif yang menggunakan AI untuk memecahkan masalah nyata. Mereka memanfaatkan pengetahuan teknologi mereka dan ide-ide segar untuk menciptakan solusi AI yang baru dan efektif.

2. Pendidikan dan Penelitian AI

Banyak universitas yang menawarkan program studi khusus dalam AI dan pembelajaran mesin, menarik minat besar dari Generasi Z. MIT Technology Review melaporkan bahwa jumlah mahasiswa yang mengejar gelar dalam bidang ini meningkat pesat. Generasi Z berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan AI, membawa perspektif baru dan inovatif dalam bidang ini.
ADVERTISEMENT

Etika dan Penggunaan AI

Ilustrasi GPT-4, AI baru dari OpenAI, pembuat ChatGPT/ Foto: OpenAI
Generasi Z juga terlibat dalam diskusi tentang etika dan penggunaan yang bertanggung jawab dari AI.

1. Kesadaran akan Privasi dan Bias

Generasi Z sangat sadar akan isu-isu privasi dan bias dalam AI. Menurut Wired, mereka kritis terhadap cara data pribadi digunakan dan menuntut transparansi serta perlindungan data dari perusahaan teknologi.
Mereka juga memperhatikan bagaimana bias dalam algoritma AI dapat mempengaruhi keputusan dan mendorong pengembangan AI yang lebih adil dan inklusif.

2. Advokasi untuk AI yang Bertanggung Jawab

Generasi Z aktif dalam advokasi untuk penggunaan AI yang bertanggung jawab. Stanford Social Innovation Review melaporkan bahwa banyak dari mereka yang terlibat dalam inisiatif yang mendorong pengembangan dan penerapan AI yang etis. Mereka mendukung regulasi yang memastikan AI digunakan untuk kebaikan dan tidak merugikan masyarakat.
ADVERTISEMENT