Konten dari Pengguna

Penerimaan Teknologi Baru oleh Generasi Z, Seperti Apa?

Pengetahuan Umum
Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.
20 Juni 2024 19:20 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi memenuhi kebutuhan dana darurat. Foto: Amnaj Khetsamtip/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memenuhi kebutuhan dana darurat. Foto: Amnaj Khetsamtip/Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Generasi Z dikenal sebagai generasi digital native. Mereka tumbuh dalam dunia yang dikelilingi oleh teknologi canggih dan internet, yang secara signifikan mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan teknologi baru.
ADVERTISEMENT
Artikel ini akan membahas bagaimana Generasi Z menerima teknologi baru, faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan tersebut, dan dampaknya terhadap berbagai aspek kehidupan.

Kemampuan Adaptasi terhadap Teknologi Baru

Ilustrasi bermain gadget sambil tiduran. Foto: Rachata Teyparsit/Shutterstock
Generasi Z memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap teknologi baru, berkat pengalaman mereka yang tumbuh di lingkungan yang kaya akan teknologi.

1. Familiaritas dengan Teknologi Sejak Usia Dini

Menurut laporan dari Pew Research Center, Generasi Z adalah generasi pertama yang tidak pernah mengenal dunia tanpa internet. Sejak usia dini, mereka telah terbiasa menggunakan perangkat seperti smartphone, tablet, dan komputer, yang membuat mereka lebih mudah beradaptasi dengan teknologi baru.
Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk dengan cepat memahami dan menggunakan teknologi yang lebih baru, seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

2. Pengaruh Pendidikan dan Pembelajaran Daring

Harvard Business Review mencatat bahwa pendidikan digital yang melibatkan penggunaan teknologi canggih telah meningkatkan kemampuan Generasi Z untuk mengadopsi teknologi baru.
ADVERTISEMENT
Banyak sekolah dan universitas yang menggunakan platform e-learning, perangkat lunak pendidikan, dan alat kolaborasi online, yang semakin mempersiapkan siswa untuk dunia kerja yang semakin digital.

Preferensi Terhadap Teknologi Baru

Ilustrasi Gadget Foto: Shutter Stock
Generasi Z memiliki preferensi yang jelas terhadap teknologi baru yang mendukung gaya hidup mereka yang cepat dan serba terhubung.

1. Keberadaan Media Sosial

Forbes melaporkan bahwa media sosial adalah salah satu teknologi yang paling diterima oleh Generasi Z. Platform seperti Instagram, TikTok, dan Snapchat tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi tetapi juga untuk mengekspresikan diri dan membangun identitas digital. Generasi ini sangat terlibat dalam tren media sosial dan sering menjadi penggerak utama di balik popularitas aplikasi baru.

2. Penerimaan Teknologi Finansial

Menurut McKinsey & Company, Generasi Z juga sangat terbuka terhadap teknologi finansial (fintech). Mereka lebih cenderung menggunakan aplikasi pembayaran digital, layanan perbankan online, dan cryptocurrency dibandingkan generasi sebelumnya. Kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan yang ditawarkan oleh fintech sangat menarik bagi mereka.
ADVERTISEMENT

Dampak Sosial dan Ekonomi

Ilustrasi karyawan yang bekerja. Foto: wichayada suwanachun/Shutterstock
Penerimaan teknologi baru oleh Generasi Z memiliki dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi.

1. Perubahan dalam Cara Kerja

Deloitte dalam studinya menyebutkan bahwa Generasi Z cenderung memilih pekerjaan yang fleksibel dan memungkinkan mereka untuk bekerja dari mana saja.
Teknologi seperti alat kolaborasi online dan platform freelance memungkinkan mereka untuk mengejar karir yang sesuai dengan gaya hidup mereka. Ini juga menyebabkan peningkatan dalam pekerjaan jarak jauh dan kontrak jangka pendek.

2. Inovasi dan Kreativitas

Penerimaan teknologi baru oleh Generasi Z juga mendorong inovasi dan kreativitas. The New York Times melaporkan bahwa banyak startup dan bisnis baru yang didirikan oleh anggota Generasi Z menggunakan teknologi terbaru untuk mengembangkan produk dan layanan inovatif. Misalnya, penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan big data dalam menciptakan solusi yang lebih efektif dan efisien.
ADVERTISEMENT

Tantangan dan Pertimbangan

Ilustrasi remaja bermain sosial media. Foto: Rawpixel.com/Shutterstock
Meskipun Generasi Z sangat menerima teknologi baru, ada beberapa tantangan dan pertimbangan yang perlu diperhatikan.

1. Ketergantungan pada Teknologi

Healthline mencatat bahwa ketergantungan yang berlebihan pada teknologi dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Generasi Z perlu diajari untuk menggunakan teknologi secara seimbang dan tidak mengabaikan pentingnya interaksi tatap muka dan aktivitas fisik.

2. Keamanan dan Privasi

Keamanan dan privasi data juga menjadi perhatian utama bagi Generasi Z. Pew Research Center menemukan bahwa meskipun mereka sangat terbuka terhadap penggunaan teknologi baru, mereka juga sangat peduli dengan bagaimana data mereka dikumpulkan dan digunakan. Hal ini menuntut penyedia teknologi untuk lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola data pengguna.
(MSD)