Konten dari Pengguna

Sajak Wanita bernama Maria

Pentagon Tampubolon

Pentagon Tampubolon

Cintailah sastra, sebab jika hanya berlomba-lomba mencapai deretan gelar atau jabatan, kita hanya hewan yang pandai.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pentagon Tampubolon tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terpukau aku oleh wajahmu

Memikat hatiku yang lama tak berlabuh

Memandangmu dari jauh pada tangga kampus itu

Mendengar suaramu yang begitu merdu

Bagai irama alunan lagu bahagia melihatmu

Ku bertanya-tanya siapa namanya

Ternyata dia Maria, si cantik dari taman bunga

Maria oh maria, ada juga lagu yang menyanyikannya

Diam-diam aku mengawasimu

Selalu ku mimpikan engkau di setiap tidurku

Lelap aku dibuat indahnya wajahmu

Senyummu itu bukan madu, namun senja pada sore hari

Sungguh indah dipandang oleh mata telanjang

Di depan ruang belajar di tempat itu tepat di depan pintu

Saat akan keluar, kau tiba datang karna pergantian jam dan kelas

Selintas ku melihatmu berjalan menuju ruangan itu

Alangkah senangnya aku si anak jalang

melihatmu dengan langkah kakimu yang elok

bagai putri raja dari langit biru

Hingga saat ini rasa ini masih bersamamu

Aku yang memujamu setiap waktu

(untukmu)

#mariasielokdarikampusku