Konten dari Pengguna

Alasan Kenapa Siswa Laki-Laki Tidak Boleh Gondrong

Perawatan Pria

Perawatan Pria

Membahas artikel tentang perawatan diri pria

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perawatan Pria tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa Siswa Laki-laki Tidak Boleh Gondrong? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Ed Us
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Siswa Laki-laki Tidak Boleh Gondrong? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Ed Us

Mayoritas sekolah di Indonesia melarang siswa laki-laki untuk memiliki rambut yang panjang atau gondrong. Hal tersebut yang membuat banyak pertanyaan kenapa siswa laki laki tidak boleh gondrong?

Banyak orang beranggapan bahwa penampilan khususnya rambut tidak akan mempengaruhi prestasi siswa di kelas. Atau ada juga yang beranggapan bahwa hal tersebut berhubungan dengan kedisiplinan.

Kenapa Siswa Laki-laki Tidak Boleh Gondrong? Ini Jawabannya

Kenapa Siswa Laki-laki Tidak Boleh Gondrong? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Bayu Syaits

Aturan mengenai siswa laki-laki yang tidak boleh gondrong sudah menjadi budaya di sekolah Indonesia sejak lama. Padahal secara umum belum ada penelitian yang secara langsung menjelaskan mengenai pengaruh dari penampilan dengan prestasi siswa.

Sebenarnya budaya tersebut berawal dari masa orde baru atau biasa dikenal orba di mana orang yang memiliki rambut panjang pada masa itu dianggap sebagai orang yang tidak baik atau memiliki perilaku yang menyimpang.

Stigma yang berkembang adalah mereka orang yang urakan, berandalan, pelaku kriminal hingga tidak sesuai dengan aturan yang ada dianut oleh bangsa Indonesia. Lalu pada dasarnya kenapa siswa laki-laki tidak boleh gondrong?

Dikutip dari laman smaricci1.sekolahricci.sch.id, dijelaskan bahwa ada beberapa alasan mengapa tidak boleh gondrong di sekolah. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Dapat mengganggu penglihatan siswa ketika proses pembelajaran, karena rambut yang panjang dapat menutupi area sekitar mata.

  2. Rambut yang gondrong juga bisa menyebabkan kulit kepala menjadi gatal apabila tidak dibersihkan dengan benar, sehingga siswa merasa tidak nyaman dan terganggu saat pembelajaran.

  3. Banyak sekolah memiliki aturan berpakaian yang ketat, termasuk mengenai model rambut. Hal ini bertujuan untuk menciptakan identitas sekolah yang seragam dan membedakan siswa dari sekolah lain.

  4. Beberapa sekolah berargumen bahwa rambut panjang dapat mengganggu kegiatan praktikum atau olahraga. Selain itu, rambut panjang juga dianggap lebih mudah kotor dan menjadi sarang kuman.

  5. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pengaruh sosial budaya juga menjadi faktor penting. Rambut panjang pada laki-laki seringkali dikaitkan dengan stigma negatif tertentu.

Namun, tidak semua orang setuju dengan larangan ini. Banyak siswa dan orang tua yang berpendapat bahwa model rambut adalah bentuk ekspresi diri dan tidak seharusnya dibatasi. Mereka berargumen bahwa kedisiplinan tidak selalu berkaitan dengan panjang pendeknya rambut.

Baca juga: Perbedaan Taper dan Fade serta Ide Gaya Rambut yang Keren untuk Pria

Demikian adalah pembahasan mengenai alasan kenapa siswa laki-laki tidak boleh gondrong. Alasan tersebut menjadi banyak sekolah menerapkan aturan ini. (WWN)