Konten dari Pengguna

Apakah Clay Mask Termasuk Eksfoliasi Kulit Wajah? Ini Penjelasannya

Perawatan Pria

Perawatan Pria

Membahas artikel tentang perawatan diri pria

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perawatan Pria tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah clay mask termasuk eksfoliasi - Sumber: pixabay.com/yamu_jay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah clay mask termasuk eksfoliasi - Sumber: pixabay.com/yamu_jay

Penasaran apakah clay mask termasuk eksfoliasi? Pertanyaan ini mungkin sering muncul di benak orang-orang saat mereka melihat deretan produk skin care di pasaran, khususnya berbagai produk yang dibuat khusus untuk eksfoliasi kulit.

Clay mask dikenal sebagai salah satu produk perawatan wajah yang efektif untuk membersihkan pori-pori dan mengontrol minyak berlebih. Inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan apakah fungsi ini termasuk dalam kategori eksfoliasi atau bukan.

Apakah Clay Mask Termasuk Eksfoliasi atau Bukan?

Ilustrasi apakah clay mask termasuk eksfoliasi - Sumber: unsplash.com/@towfiqu999999

Eksfoliasi adalah proses mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit. Tujuannya adalah untuk mempercepat regenerasi kulit, membuatnya tampak lebih cerah, halus, dan sehat.

Berdasarkan buku Jurus Ampuh Melawan Penuaan Dini, Lely Noormindhawati (2013), eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Hasilnya, kulit tampak lebih cerah, halus, dan segar. Banyak orang tertarik pada hasil instan ini, terutama untuk mengatasi kulit kusam.

Eksfoliasi untuk kulit wajah dapat dibedakan menjadi:

  1. Eksfoliasi Fisik: Menggunakan butiran kasar atau alat (seperti scrub atau sikat wajah) untuk mengangkat sel kulit mati secara mekanis.

  2. Eksfoliasi Kimia: Menggunakan bahan kimia, seperti AHA, BHA, atau enzim, untuk melarutkan sel kulit mati tanpa gesekan.

Lantas, apakah clay mask termasuk eksfoliasi untuk kulit wajah? Ya, clay mask adalah masker wajah yang termasuk dalam kategori eksfoliasi. Meskipun cara kerjanya berbeda dibandingkan eksfoliasi fisik, seperti scrub atau eksfoliasi kimia menggunakan asam, seperti AHA atau BHA.

Clay mask bekerja dengan cara menyerap minyak berlebih, membersihkan pori-pori, dan mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit. Ini lebih termasuk eksfoliasi ringan yang tidak menyebabkan gesekan atau pengelupasan kulit secara langsung seperti scrub.

Saat clay mask dibilas, sel kulit mati yang terperangkap di permukaan kulit ikut terangkat. Proses ini mirip dengan eksfoliasi ringan. Dibandingkan dengan produk eksfoliator lainnya, clay mask lebih lembut, tidak menyebabkan gesekan yang bisa mengiritasi kulit.

Selain itu, juga tidak melibatkan bahan aktif seperti asam glikolat yang menembus lebih dalam ke kulit. Itulah sebabnya, clay mask dinilai cocok untuk kulit sensitif jika digunakan dengan benar.

Baca Juga: 7 Cara Meratakan Warna Kulit Wajah untuk Pria

Jadi, apakah clay mask termasuk eksfoliasi untuk kulit wajah? Jawabannya adalah ya, clay mask memang termasuk eksfoliasi, tetapi dengan cara yang lembut. Pastikan untuk memilih produk clay mask yang sesuai dengan jenis kulit agar hasilnya maksimal. (DNR)