Cara Bulking dan Cutting yang Benar agar Tubuh Sehat serta Proporsional

Membahas artikel tentang perawatan diri pria
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Perawatan Pria tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulking dan cutting merupakan proses membentuk massa otot dan mengurangi lemak tubuh yang biasa dilakukan oleh binaragawan. Masyarakat umum berusia dewasa juga boleh melakukan hal tersebut dengan cara bulking dan cutting yang benar.
Cara untuk bulking dan cutting yang benar adalah melakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru. Oleh karena itu, penetapan jadwal serta komitmen diri merupakan unsur penting dalam mencapai tujuan bulking dan cutting yang optimal.
Cara Bulking dan Cutting yang Benar
Olahraga merupakan aktivitas penting guna menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, beberapa orang juga melakukan olahraga dengan tujuan membentuk tubuh supaya proporsional. Guna mencapai tujuan tersebut, beberapa orang memilih bulking dan cutting.
Dikutip dari buku Exercise and Physical Activity, Devlin (2022: 62), bulking dan cutting adalah istilah yang digunakan oleh binaragawan untuk menggambarkan siklus penambahan massa otot dan pengurangan lemak tubuh untuk mencapai definisi otot yang lebih baik.
Setiap orang dewasa yang sehat boleh melakukan bulking dan cutting dengan catatan harus melakukan secara benar. Berikut adalah cara bulking dan cutting yang benar agar tubuh sehat serta proporsional.
1. Konsultasi dengan Dokter Gizi
Konsultasi dengan dokter gizi merupakan tahap penting sebelum melakukan bulking dan cutting. Konsultasi tersebut memiliki tujuan untuk memahami nutrisi yang baik bagi tubuh sehingga proses bulking dan cutting tidak membahayakan kesehatan diri.
2. Susun Jadwal Latihan
Setelah melakukan konsultasi dengan dokter gizi, langkah selanjutnya adalah menyusun jadwal latihan. Penyusunan jadwal menjadi sangat penting bagi orang yang hendak mencapai massa otot dalam jangka waktu tertentu.
Jika berat badan berlebih atau obesitas, proses bulking dan cutting tentu membutuhkan waktu lebih lama. Hal itu dapat terjadi karena bulking dan cutting yang terlalu dini pada penderita obesitas dapat membuat tubuh terlihat semakin mengembang.
3. Lakukan secara Bertahap
Bulking dan cutting harus dilakukan secara bertahap, tidak boleh langsung berat. Misalnya, mulai dari jalan kaki secara santai selama 30 menit per hari untuk mengurangi berat badan berlebih.
Kemudian, lanjut ke tahap angkat beban dari massa yang ringan dan rangkaian latihan berikutnya. Selain latihan yang bertahap, asupan nutrisi juga perlu memperhatikan tahapan yang jelas, baik saat mengurangi kalori maupun mencukupi kebutuhan protein.
4. Cek Kondisi Fisik secara Berkala
Bulking dan cutting juga membutuhkan pengecekan fisik secara berkala. Pengecekan tersebut meliputi banyak aspek, antara lain:
Mengecek berat badan.
Mengecek massa otot.
Mengecek massa lemak tubuh.
Mengecek detak jantung sebelum, saat, dan setelah latihan.
Mengecek kadar gula, asam urat, serta kolesterol tubuh secara berkala di fasilitas kesehatan (klinik atau rumah sakit).
5. Latihan secara Konsisten
Cara kelima adalah konsisten dalam melakukan latihan sesuai dengan jadwal. Sikap konsisten akan muncul ketika seseorang memiliki komitmen terhadap diri sendiri untuk membuat tubuh lebih sehat dan proporsional.
Baca juga: 4 Rekomendasi Tempat Gym Murah di Makassar untuk Membentuk Otot
Berdasarkan pemaparan di atas, diketahui bahwa cara bulking dan cutting yang benar mencakup lima aspek. Aspek tersebut adalah konsultasi dengan dokter, susun jadwal latihan, lakukan secara bertahap, cek kondisi fisik, serta latihan secara konsisten. (AA)
