Contoh Surat Persetujuan Istri untuk Kredit Pinjaman Uang

Membahas artikel tentang perawatan diri pria
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Perawatan Pria tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urusan finansial harus menjadi kesepakatan bersama dalam rumah tangga. Untuk itu, contoh surat persetujuan istri untuk kredit dibutuhkan sebagai persiapan dalam pengajuan pinjaman uang.
Kredit adalah menyerahkan sejumlah uang untuk digunakan oleh penerimanya. Penerima kredit berhak menggunakan pinjaman dengan kewajiban mengembalikan di belakang hari.
Contoh Surat Persetujuan Istri untuk Kredit Bank
Bank akan meminta surat persetujuan istri bagi pemohon kredit perorangan yang telah berkeluarga. Berikut adalah contoh surat persetujuan istri untuk kredit di bank.
Surat Pernyataan Persetujuan Istri
Saya (istri) yang bertanda tangan di bawah ini.
Nama: Herlina
Tempat, Tanggal Lahir: Aceh, 3 Maret 1998
Pekerjaan: Karyawan Swasta
No. KTP: 456789123
Alamat: Citra Raya 3, Tangerang
Dengan ini menyatakan tidak keberatan memberikan persetujuan sepenuhnya kepada suami saya.
Nama: Dirwan
Tempat, Tanggal Lahir: Palembang, 16 September 1995
Pekerjaan: Wiraswasta
No. KTP: 789123456
Alamat: Cideng Raya, Jakarta
Untuk meminjam uang atau kredit kepada Bank Sejahtera Indonesia sebesar Rp500.000.0000 dengan segala ketentuan yang berlaku.
Demikian persetujuan ini diberikan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Jakarta, 19 Agustus 2024
(Herlina)
4 Syarat Pemohon Kredit Bank Perorangan
Dikutip dari buku Akses Perkreditan dan Ragam Fasilitas Kredit dalam Perjanjian Kredit Bank, Johannes Kosasih (2019:97), kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi oleh pemohon kredit bank perorangan adalah sebagai berikut.
1. Kartu Identitas
Kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), Paspor, dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
2. Surat Nikah
Tujuan dari surat nikah untuk mengetahui apakah pemohon kredit sudah melangsungkan pernikahan, dengan siapa, dan posisi suami atau istri yang akan turut menandatangani perjanjian kredit.
3. Surat Persetujuan
Surat persetujuan suami atau istri tergantung dari kedudukan pemohon kredit itu sendiri. Jika pemohonnya suami, maka istri yang memberikan persetujuannya.
Demikian juga sebaliknya, jika pemohon istri, maka suami yang memberikan persetujuannya. Surat persetujuan ini tidak diperlukan, jika suami atau istri turut menandatangani perjanjian kredit.
4. Surat Cerai
Surat cerai diperlukan bila pemohon kredit sebelumnya terikat dalam perkawinan, dan saat mengajukan kredit perkawinan tersebut telah berakhir karena perceraian.
Oleh karena itu, dalam menandatangani perjanjian kredit, pemohon akan bertindak sendiri. Hal ini juga berlaku apabila perkawinan telah berakhir karena kematian.
Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Kualitas Diri agar Karier Sukses
Contoh surat persetujuan istri untuk kredit berguna bagi pasangan yang ingin mengajukan pinjaman ke bank. Surat ini merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh peminjam kredit perorangan dengan status menikah. (DK)
