Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder yang Sering Digunakan saat Buat Kue

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Clint Patterson
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Clint Patterson

Jika sering membuat kue atau roti, tentunya sudah tidak asing dengan dua bahan campuran yaitu baking soda dan baking powder. Sayangnya, masih ada beberapa orang yang belum mengetahui perbedaan baking soda dan baking powder.

Dua bahan ini merupakan bahan yang bisa digunakan untuk mengembangkan adonan. Perbedaan keduanya tentu ada pada kandungan kimianya.

3 Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder

Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Backen.de

Baking soda dan baking powder merupakan dua bahan yang biasanya dalam bentuk bubuk dan memiliki kandungan kimia tertentu. Kandungan kimia inilah yang membuat kue menjadi lebih mengembang dan lebih enak. Meski terlihat memiliki fungsi yang sama, berikut ini adalah perbedaan baking soda dan baking powder.

1. Definisi

Dikutip dari buku Foods & Nutrition Encyclopedia, Marion Eugene dkk. (1993), baking soda yang dikenal juga dengan soda kue adalah bahan kimia dengan nama natrium bikarbonat.

Di dalam adonan, baking soda akan bereaksi dengan bahan asam, seperti air jeruk nipis, yoghurt, atau buttermilk. Reaksi kimia tersebut menghasilkan gas karbon dioksida. Gas karbon dioksida yang terbentuk inilah yang berperan dalam membuat adonan bisa mengembang.

Sementara itu, baking powder adalah campuran dari baking soda, asam kering, dan bahan pengisi, seperti tepung jagung. Komposisi ini memungkinkan baking powder bereaksi dan mengembangkan adonan tanpa memerlukan tambahan bahan asam lain dari luar.

Sifat ini membuat baking powder lebih praktis dan serbaguna untuk digunakan dalam berbagai resep.

2. Cara Kerja

Baking soda hanya akan bekerja jika dicampur dengan bahan asam, seperti cuka, yoghurt, atau susu asam. Selain itu, jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, maka sebaiknya adonan yang sudah diberi baking soda harus dipanggang.

Sementara itu, baking powder yang sudah mengandung bahan asam tidak perlu dicampur lagi dan bisa bereaksi dengan penambahan cairan serta pemanasan.

Secara umum, ada dua jenis baking powder, yaitu single-acting (bereaksi sekali saat terkena cairan) dan double-acting (bereaksi dua kali, yakni pertama saat terkena cairan, kedua saat dipanaskan).

3. Rasa

Baking soda jika digunakan dengan jumlah besar atau berlebihan kemudian tidak ada asam yang cukup dalam adonan tersebut maka bisa memengaruhi rasa kue.

Kue yang kelebihan baking soda akan memiliki rasa pahit atau basa yang kuat. Sementara itu, baking powder bisa digunakan untuk kue yang tidak mengandung bahan asam dan tidak akan membuat rasanya berubah.

Baca juga: 6 Perbedaan Kritik dan Esai yang Siswa Harus Pahami

Jadi, secara umum, ada tiga perbedaan baking soda dan baking powder. Perbedaan tersebut bisa dilihat dari aspek pengertian, cara kerja, dan rasanya. (ARD)