Konten dari Pengguna

4 Perbedaan El Nino dan La Nina serta Dampaknya terhadap Lingkungan

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan El Nino dan La Nina.  Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: Unsplash/Robert Boston
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan El Nino dan La Nina. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: Unsplash/Robert Boston

Terdapat dua fenomena cuaca ekstrem yang terjadi di Samudra Pasifik. Keduanya memiliki dampak yang besar terhadap iklim serta lingkungan, membuat perbedaan El Nino dan La Nina perlu dipahami lebih lanjut.

Istilah ini berasal dari bahasa Spanyol. El Nino memiliki makna ‘anak lelaki’ dan La Nina berarti ‘anak perempuan’. Kata ini merupakan istilah yang sering digunakan nelayan di Amerika Selatan untuk merujuk pada dua kondisi yang berlawanan satu sama lainnya.

4 Perbedaan El Nino dan La Nina, Fenomena Alam yang Berdampak Terhadap Lingkungan dan Iklim

Perbedaan El Nino dan La Nina. Foto hanya ilustrasi, bukan sebenarnya. Sumber: Unsplash/YODA Adaman

Dua fenomena cuaca di Samudra Pasifik ini memiliki keterkaitan kuat dengan perubahan suhu serta pola curah hujan. Mengetahui perbedaan El Nino dan La Nina dapat memberikan wawasan terkait bagaimana hal tersebut memengaruhi iklim dan lingkungan.

Beberapa perbedaan dari kedua fenomena tersebut adalah sebagai berikut.

1. Berdasarkan Pengertian

Mengutip dari laman cews.bmkg.go.id, El Nino awalnya digunakan untuk menandai kondisi arus laut hangat yang terjadi setiap beberapa tahun. Peristiwa menghangatnya perairan di Amerika Selatan ini memiliki keterkaitan dengan anomali pemanasan lautan di Samudra Pasifik bagian timur.

Sedangkan La Nina kebalikannya, istilah ini digunakan untuk anomali iklim global yang mulanya akan ditandai dengan suhu permukaan laut (SPL) di Samudra Pasifik tengah dan timur yang lebih dingin dari suhu normalnya.

2. Ciri-Ciri

Kedua fenomena ini memiliki ciri khususnya masing-masing. Berikut beberapa ciri-cirinya.

El Nino

  • Angin pasat dari arah timur akan melemah karena bergerak ke arah sebaliknya (dari Papua ke Peru)

  • Curah hujan pada bagian timur Indonesia, Papua menurun sedangkan di bagian Peru, Amerika Selatan akan meningkat

  • Suhu udara akan memanas dibandingkan normal

La Nina

  • Angin pasar menuju arah barat menguat dan melaju dengan kecepatan angin normal

  • Curah hujan di Papua akan meningkat sedangkan di Peru akan mengalami penurunan

  • Suhu udara akan menurun atau mendingin

3. Periode Waktu Terjadinya Fenomena

Kedua peristiwa ini rata-rata hanya terjadi setiap 2 hingga 7 tahun sekali. Yang membedakan adalah potensi terjadinya El Nino jauh lebih besar daripada La Nina.

4. Dampak yang Diakibatkan

Dua fenomena ini memiliki dampaknya tersendiri dan berpengaruh terhadap lingkungan serta iklim. El Nino menyebabkan musim kemarau yang lebih stabil namun juga berpotensi menyebabkan kekeringan yang akan merambat pada hal lainnya.

Di sisi lain, La Nina dapat membantu meningkatkan produktivitas dari ekosistem tersebut. Akan tetapi, fenomena juga bisa menjadi penyebab banjir dan cuaca buruk yang mengakibatkan terganggunya transportasi utamanya yang berhubungan dengan perairan.

Baca juga: 3 Perbedaan Aligator dan Buaya, Dua Hewan yang Sering Dianggap Sama

Memahami perbedaan El Nino dan La Nina tidak hanya menambah wawasan mengenai fenomena cuaca. Namun juga memberi pemahaman mengenai pengaruh fenomena tersebut terhadap lingkungan sekitar. (RF)