Konten dari Pengguna

6 Perbedaan Brimob dan Polisi yang Harus Diketahui

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Brimob dan Polisi. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Brimob dan Polisi. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Perbedaan brimob dan polisi kerap mendatangkan pertanyaan. Bagi sebagian orang, kedua profesi tersebut terlihat mirip bahkan serupa.

Dikutip dari buku RPAL SD, A.D. Hartanto (2013:73), Brigade Mobil atau Brimob merupakan unit (korps) tertua dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang mengawali pembentukan kepolisian Indonesia.

Pasukan polisi memproklamasikan diri sebagai Pasukan Polisi RI di bawah pimpinan Inspektur Kelas I Polisi Mohammad Jassin pada 21 Agustus 1945.

Perbedaan Brimob dan Polisi yang Penting Dipahami

Perbedaan Brimob dan Polisi. Hanya Ilustrasi, Bukan Gambar Sebenarnya. Sumber: Pixabay

Baik Brimob maupun Polisi merupakan dua institusi keamanan yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan Indonesia. Walaupun memiliki tujuan yang sama, tapi terdapat berbagai perbedaan, yaitu:

1. Sejarah

Brimob dibentuk sebagai tanggapan atas adanya kebutuhan kebutuhan polisi yang lebih tangguh. Peran ini dibutuhkan dalam kondisi pemberontakan dan perlawanan.

Sedangkan polisi telah ada sejak masa kolonial Belanda. Tugas polisi ketika itu adalah melindungi kepentingan Belanda. Setelah merdeka, polisi berperan menjaga stabilitas negara.

2. Definisi

Brigade Mobil atau Brimob adalah bagian kepolisian namun mempunyai peran khusus dalam situasi tertentu. Misalnya, pada kondisi yang membutuhkan kehadiran polisi terlatih dengan peralatan khusus.

Sedangkan polisi adalah institusi keamanan untuk melindungi masyarakat, menegakkan hukum serta menjaga ketertiban. Jika terjadi tindak kejahatan, maka polisi harus menjadi garda terdepan.

3. Peralatan

Brimob mempunyai berbagai peralatan canggih untuk mendukung tugas dengan risiko tinggi. Misalnya, kendaraan taktis, alat pendeteksi bom, dan rompi anti peluru.

Polisi reguler dilengkapi peralatan lebih sederhana untuk mendukung tugas harian dalam menjaga keamanan. Contohnya, borgol, kendaraan patroli, dan borgol.

4. Peran Utama

Perbedaan Brimob dan polisi berikutnya ada pada peran utama yang dijalankan. Brimob mempunyai peran khusus yakni menangani kerusuhan, menangani bahan berbahaya, dan mengatasi ancaman terorisme.

Berbeda dengan Brimob, polisi mempunyai peran utama berupa menegakkan hukum, melayani masyarakat, serta melakukan patroli.

5. Penempatan

Brimob harus siap dikirim ke mana saja, termasuk perbatasan dan daerah konflik. Umumnya, anggota Brimob berjaga di markas besar dan keluar ketika dibutuhkan.

Polisi banyak ditempatkan di sektor yang telah ditetapkan. Setiap tugas dilakukan secara rutin di wilayah masing-masing.

6. Pelatihan

Brimob diharuskan menjalani pelatihan khusus terutama dalam menghadapi situasi berbahaya, taktik anti-terorisme, dan perang urban.

Sedangkan polisi reguler hanya mendapat pelatihan dasar. Mulai dari penegakan hukum hingga keterampilan polisi.

Baca Juga: 3 Beda Bintara dan Tamtama yang Wajib Diketahui ketika Akan Daftar TNI

Jadi, perbedaan Brimob dan Polisi terletak pada sejarah, peran, hingga pelatihan yang didapatkan. (LAU)