Perbedaan Aki Basah dan Aki Kering Berdasarkan Karakteristiknya

Membahas perbedaan kata secara mendalam.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan bahan penyusunnya, aki dibedakan menjadi dua jenis, yakni aki basah dan aki kering. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Aki basah perlu dirawat secara rutin karena diisi oleh cairan yang harus dipelihara terus-menerus. Namun, masa pakai aki ini jauh lebih awet dibandingkan aki kering.
Sebaliknya, aki kering tidak memerlukan perawatan yang serius, tapi masa pakainya jauh lebih pendek. Mengutip buku Mencegah Pencemaran Lingkungan melalui Pengelolaan Aki Bekas karya Suna, aki kering tidak membutuhkan pengisian ulang cairan elektrolit.
Selain dilihat dari cara perawatannya, perbedaan aki basah dan aki kering bisa dilihat dari penggunaan dan karakteristiknya. Simak informasi lengkap dalam artikel berikut ini.
Perbedaan Aki Basah dan Aki Kering
Sama seperti baterai, aki juga memiliki kutub positif (+) dan kutub negatif (-). Namun, dibandingkan baterai, daya yang dapat ditampung aki jauh lebih besar.
Seperti disebutkan sebelumnya, aki dibedakan menjadi aki basah dan aki kering. Untuk mengetahui perbedaan aki basah dan aki kering, perlu pahami terlebih dahulu definisinya.
Mengutip buku Bikin Robot Itu Gampang karya Winarno & Deni Arifianto (2011), berikut penjelasan lengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Aki Basah
Aki basah sering digunakan pada kendaraan mobil dan sepeda motor. Jenis aki ini diisi menggunakan cairan aki zuur dan harus diisi ulang setelah habis digunakan.
Jenis cairan yang digunakan pada aki basah bersifat encer. Separatornya cukup rentan, sehingga mudah tumpah apabila diguncang ke atas dan bawah.
Wadah aki basah terlihat lebih transparan. Fungsinya, yaitu untuk memudahkan pemeriksaan ketika air aki dituangkan, apakah masih tersedia atau sudah habis.
2. Aki Kering
Cara kerja aki kering mirip seperti baterai. Dinamakan aki kering karena jenis aki ini tidak menggunakan pengisian cairan lagi.
Aki kering memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan aki basah. Daya keluarannya jauh lebih besar dibandingkan baterai. Namun sebelum digunakan, aki ini harus diisi atau di-charge terlebih dahulu selama beberapa jam.
Cairan pada aki kering bentuknya menyerupai gel. Separator yang digunakan berbentuk mirip kapas dan tidak mudah terguncang walaupun di balik ke atas maupun ke bawah.
Wadah yang digunakan aki kering cenderung berwarna gelap. Karena air aki yang digunakan berbentuk gel, tidak ada lubang-lubang yang tersedia untuk mengisi air aki.
Kekurangan dan Kelebihan Aki Kering
Aki kering (gel battery atau AGM battery) memiliki masa pakai yang cenderung singkat. Biasanya, jenis aki ini bisa bertahan 1-3 tahun tergantung pemakaian. Kelebihan dan kekurangan aki kering dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Kelebihan
Tidak memerlukan pemeliharaan rutin seperti memeriksa level elektrolit atau membersihkan terminal.
Tidak mengandung cairan elektrolit yang dapat tumpah atau bocor, sehingga lebih aman dan ramah lingkungan.
Lebih ringan dan memiliki desain yang lebih sederhana dibandingkan aki basah. Ini memungkinkan pemasangan yang lebih fleksibel.
Memiliki konstruksi yang tahan getaran, sehingga cocok digunakan untuk kendaraan atau peralatan yang sering terguncang.
Memiliki kapasitas energi yang lebih tinggi dibandingkan aki basah. Hal ini dapat memberikan daya tahan yang lebih lama.
2. Kekurangan
Cenderung lebih mahal dibandingkan aki basah karena teknologi produksinya yang lebih rumit.
Cepat rusak jika terkena overcharging (proses pengisian yang berlebihan), sehingga perlu pengaturan pengisian yang cermat.
Dapat mengalami penurunan kinerja jika terpapar suhu tinggi dalam waktu yang lama.
Kekurangan dan Kelebihan Aki Basah
Aki basah atau yang dikenal dengan sebutan aki asam timbal (lead-acid battery) adalah salah satu jenis aki yang paling umum digunakan untuk kendaraan bermotor dan sistem penyimpanan energi lainnya.
Beberapa orang mengatakan bahwa aki basah lebih bagus dibandingkan aki kering. Sebab, meskipun aki basah membutuhkan perawatan ekstra, masa pakainya tetap jauh lebih lama.
Aki basah bisa bertahan selama 2-5 tahun tergantung pemakaiannya. Berikut ini kelebihan dan kekurangan aki basah yang bisa Anda simak:
1. Kelebihan
Relatif lebih terjangkau dibandingkan aki lainnya.
Dapat memberikan arus listrik yang tinggi. Ini berguna untuk menghidupkan mesin kendaraan yang membutuhkan daya tinggi.
Dapat menangani beban listrik yang berat.
Dapat diisi ulang dengan mudah menggunakan alat pengisi daya (charger) yang biasa tersedia.
2. Kekurangan
Membutuhkan pemeliharaan rutin, seperti memeriksa level elektrolit (asam) dan membersihkan terminal secara berkala.
Aki basah mengandung asam elektrolit yang berpotensi tumpah atau bocor jika tidak ditangani dengan hati-hati. Asam tersebut dapat menyebabkan korosi dan kerusakan pada kendaraan atau lingkungan.
Memiliki ukuran dan berat yang relatif besar, sehingga dapat membatasi fleksibilitas saat dipasangkan.
Menghasilkan gas hidrogen yang mudah terbakar.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa saja jenis aki?

Apa saja jenis aki?
Ada dua, yaitu aki basah dan aki kering.
Apa nama lain aki kering?

Apa nama lain aki kering?
Gel battery atau AGM battery.
Apa kelebihan aki basah?

Apa kelebihan aki basah?
Haganya relatif terjangkau dan awet.
