Konten dari Pengguna

Perbedaan CV dan Resume untuk Melamar Pekerjaan

Perbedaan Kata

Perbedaan Kata

Membahas perbedaan kata secara mendalam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perbedaan Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi CV. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi CV. Foto: Shutter Stock

CV dan resume adalah dua dokumen yang wajib ada dalam proses penerimaan kerja. Dokumen ini dapat menjadi acuan bagi perekrut untuk mengetahui latar belakang pendidikan dan perjalanan karier para kandidat.

Meski terlihat sama, kedua dokumen tersebut ternyata berbeda. Mengutip buku Kerja Tepat Karir Hebat karya Isa Jatinegara (2009), perbedaan cv dan resume terletak pada panjang pendek tulisan, tujuan, serta kegunaannya.

CV (curriculum vitae) adalah dokumen yang menampilkan riwayat hidup seseorang mulai dari tanggal lahir, pendidikan, gelar, organisasi, pekerjaan, prestasi, dan lain sebagainya. Sementara resume adalah dokumen yang memuat informasi tentang keterampilan, keahlian, dan pengalaman kerja seseorang.

CV biasanya jauh lebih lengkap dibandingkan resume. Agar lebih memahami perbedaan CV dan resume, simak informasi lengkapnya berikut ini.

Perbedaan CV dan Resume

Ilustrasi CV. Foto: Shutterstock

Perbedaan CV dan resume yang paling sederhana dapat dilihat dari definisinya. CV memuat riwayat hidup yang sangat detail dan lengkap, sedangkan resume hanya berupa ringkasan singkat tentang pengalaman kerja dan keterampilan pelamar.

Keduanya sama-sama menyertakan informasi pribadi berupa nama dan kontak. Berikut perbedaan CV dan resume selengkapnya yang bisa Anda simak:

1. Panjang

Dikutip dari buku Job Interview in English karya Silvester Goridus (2007), CV biasanya memuat informasi yang lengkap sebanyak dua halaman. Sementara resume hanya satu halaman yang isinya disesuaikan dengan posisi pekerjaan yang ingin dilamar.

2. Isi konten

Di dalam resume, termuat informasi kontak pelamar. Pada kolom pendidikan dan pengalaman kerja, informasinya akan dirancang khusus agar sesuai dengan posisi kerja yang ingin dilamar.

Misalnya, ketika seorang kandidat ingin melamar posisi Insinyur Kimia, maka ia harus melengkapi resumenya dengan data yang relevan. Ia bisa mencantumkan pengalamannya ketika menjadi guru kimia, magang di perusahaan analis kimia, dan lain-lain.

Sementara CV memuat informasi yang lebih rinci lagi, yaitu tentang daftar riwayat hidup seseorang. Di dalamnya tercantum informasi terkait pendidikan, pengalaman kerja, organisasi, prestasi, keahlian, dan lain-lain.

3. Tujuan pembuatan

CV dibuat dengan tujuan untuk memaparkan semua klasifikasi yang dimiliki kandidat, mulai dari akademik, prestasi, dan sertifikasi kemampuan. Dokumen ini biasanya dijadikan persyaratan utama saat melamar pekerjaan.

Sementara resume dibuat dengan tujuan untuk merangkum hal-hal yang diperlukan kandidat untuk melamar satu posisi pekerjaan. Resume hanya memuat ringkasan pengalaman kerja dan keterampilan yang dimiliki kandidat.

4. Struktur penulisan

Struktur penulisan CV dan resume sedikit berbeda. CV ditulis dengan format yang kompleks dan disusun secara kronologis. Di dalamnya termuat informasi kontak, ringkasan profil, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, prestasi, organisasi, dan referensi.

Sementara resume ditulis dengan format yang sederhana. Isinya memuat pengalaman kerja dan keterampilan yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang hendak dilamar.

Baca juga: 2 Contoh CV Lamaran Kerja yang Menarik Perhatian HRD

Cara Menulis Resume

Ilustrasi membuat resume. Foto: Getty Images

Untuk menarik perhatian perekrut, pelamar harus membuat resume yang menarik. Resume dikatakan baik jika menekankan kualifikasi kandidat yang unggul.

Dikutip dari Buku Komunikasi Bisnis karya Muhammad Yusuf, dkk., berikut poin-poin yang perlu dicantumkan:

  • Informasi pribadi: nama, alamat lengkap, tujuan kerja, kualifikasi, dan referensi.

  • Pendidikan: pendidikan tertinggi, kemudian diikuti oleh jenjang pendidikan yang lebih rendah. Sertakan tanggal mulai dan kelulusannya.

  • Keterampilan: contohnya yaitu bahasa asing, komputer, desain, dan lain sebagainya.

  • Hobi: cantumkan hobi yang relevan dengan pekerjaan, seperti musik, olahraga, seni, dan lain-lain.

  • Penghargaan: contohnya yaitu juara lomba ilmiah, business plan, dan lain sebagainya yang relevan dengan posisi yang ingin dilamar.

  • Referensi: cantumkan nama orang-orang yang mengetahui kemampuan serta prestasi kita semasa kuliah maupun kerja.

Baca juga: Contoh CV Bahasa Inggris, Lengkap dengan Formatnya

Resume dapat dituliskan dalam bentuk poin-poin atau paragraf yang padu. Berikut contohnya yang bisa Anda simak:

Lucas Maulana

Bandung, Indonesia | lucasmaulana@gmail.com | +6282785XXXXXX | LinkedIn.com/LucasMaulana

Pendidikan

Gelar: Sarjana Ilmu Komunikasi

Universitas: Gajah Mada

IPK: 3,89

Mata Kuliah Relevan: Strategi PR & Branding

Pengalaman Kerja

Periode: Januari 2019 - Juni 2019

Perusahaan: RuangGuru

Posisi: Staf Pemasaran Digital

Merencanakan dan melaksanakan 9 strategi pemasaran inbound.

Mengoptimalkan strategi SEO dan berhasil meningkatkan lalu lintas website sebesar 200% dalam waktu 4 bulan.

Meningkatkan jumlah pelanggan email hingga mencapai 4500 dalam waktu 2 bulan.

Menerapkan strategi pemasaran afiliasi yang berhasil meningkatkan penjualan sebesar 70%.

Baca juga: 2 Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa kepanjangan CV?

chevron-down

Curriculum vitae.

Apakah resume berbeda dengan surat lamaran kerja?

chevron-down

Berbeda, karena resume memuat ringkasan keterampilan, pengalaman kerja, dan prestasi kandidat. Sementara surat lamaran kerja tidak.

Apa saja isi CV?

chevron-down

CV memuat informasi yang lebih rinci lagi, yaitu tentang daftar riwayat hidup seseorang.