Destilasi: Pengertian dan Proses Destilasi dalam Pengolahan Air
Membahas isu lingkungan secara informatif dan inspiratif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Perspektif Lingkungan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Destilasi merupakan salah satu metode pemurnian cairan yang digunakan untuk menghasilkan cairan yang lebih murni dari campuran yang mengandung zat terlarut atau cairan lain dengan titik didih berbeda. Berdasarkan jurnal Karakterisasi Hasil Pengolahan Air Menggunakan Alat Destilasi oleh Husnul Khotimah, dkk., metode ini digunakan untuk mengolah air kran menjadi akuades. Proses ini banyak dimanfaatkan dalam kebutuhan laboratorium dan perawatan kesehatan karena dapat menghasilkan air dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi.
Apa yang Dimaksud dengan Destilasi?
Destilasi dikenal sebagai teknik pemisahan yang memanfaatkan perbedaan titik didih zat. Dalam proses ini, cairan yang diinginkan dipanaskan hingga menguap, lalu uap tersebut dialirkan ke kondensor untuk diembunkan kembali menjadi cairan. Husnul Khotimah, dkk., menjelaskan bahwa tujuan destilasi adalah memperoleh cairan murni dari cairan yang telah tercemari zat terlarut atau bercampur dengan cairan lain yang memiliki titik didih berbeda.
Pada pengolahan air, destilasi digunakan untuk menghasilkan air murni atau akuades. Akuades merupakan air hasil penyulingan yang bebas dari zat-zat pengotor sehingga bersifat murni dan banyak digunakan di laboratorium. Selain itu, air hasil destilasi juga dipakai untuk membersihkan alat-alat laboratorium dan keperluan perawatan kesehatan.
Bagaimana Proses Destilasi Terjadi?
Proses destilasi berlangsung melalui beberapa tahap yang saling berkaitan. Cairan dipanaskan hingga berubah menjadi uap, kemudian uap tersebut didinginkan di dalam kondensor sampai kembali menjadi cairan. Cairan hasil pengembunan inilah yang disebut destilat.
Menurut sumber yang sama, proses destilasi dilakukan dengan memanaskan air kran pada variasi suhu tertentu, lalu uap air yang terbentuk dialirkan ke kondensor untuk menghasilkan akuades. Proses ini bertujuan memisahkan air dari zat-zat terlarut dan pengotor yang ada di dalam air baku. Hasil akhirnya berupa air yang lebih murni dan sesuai untuk keperluan laboratorium jika memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Destilasi merupakan metode pemurnian air yang digunakan untuk memisahkan zat terlarut melalui proses penguapan dan kondensasi. Proses ini menghasilkan air murni yang bebas dari zat pengotor dan banyak dimanfaatkan untuk keperluan laboratorium dan kesehatan. Kualitas hasil destilasi dipengaruhi oleh faktor seperti suhu dan waktu proses.
Kesimpulan
Destilasi merupakan metode pemisahan cairan yang bekerja dengan memanfaatkan perbedaan titik didih dan melalui tahapan pemanasan, penguapan, serta kondensasi. Melalui proses ini, air dapat dimurnikan dari zat-zat pengotor sehingga menghasilkan destilat yang lebih bersih.
Dalam pengolahan air, teknik destilasi terbukti relevan untuk menghasilkan akuades yang dapat digunakan dalam kegiatan laboratorium dan perawatan kesehatan. Dengan pengaturan suhu dan waktu yang tepat, proses destilasi dapat menghasilkan air murni yang memenuhi standar mutu yang dibutuhkan.