Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Drainase dan Fungsi Drainase dalam Pembangunan

P

Perspektif Lingkungan

Membahas isu lingkungan secara informatif dan inspiratif.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Perspektif Lingkungan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Unsplash.com

Sistem drainase merupakan bagian penting dari lingkungan yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kawasan perkotaan maupun pembangunan infrastruktur. Keberadaan drainase sangat berpengaruh terhadap manajemen air dan kenyamanan lingkungan. Untuk memahami peran dan manfaatnya, penting untuk mengenal jenis-jenis drainase dan fungsinya secara umum.

Pengertian Drainase

Sistem drainase merupakan bagian penting dalam pengelolaan lingkungan, terutama dalam mengendalikan kelebihan air di suatu wilayah. Berdasarkan laporan Tinjauan Drainase Terhadap Pembangunan RSUD Madani Kota Pekanbaru Pada Jalan Garuda Sakti KM 2 oleh Ilham Utama, drainase adalah suatu sistem teknis yang berfungsi untuk mengalirkan, mengurangi, serta membuang kelebihan air, baik yang berasal dari air hujan, rembesan, maupun sumber lainnya.

Dalam praktiknya, drainase terdiri dari rangkaian bangunan air yang dirancang agar suatu kawasan tetap dapat berfungsi secara optimal tanpa terganggu oleh genangan atau kelebihan air.

Jenis-jenis Drainase

Drainase dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa aspek, antara lain letak, cara terbentuk, fungsi, dan konstruksinya.

Drainase Permukaan

Drainase permukaan berfungsi mengalirkan air yang berada di atas permukaan tanah, seperti limpasan air hujan.

Drainase Bawah Permukaan

Drainase bawah permukaan digunakan untuk mengalirkan air dari dalam tanah melalui sistem tertutup, seperti pipa, guna mengurangi kelembapan berlebih.

Sistem Drainase Alami dan Buatan

Menurut Ilham Utama, drainase dapat dibedakan menjadi sistem alami dan buatan. Sistem alami memanfaatkan kondisi alam, seperti aliran sungai atau kontur tanah, sedangkan sistem buatan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan air di suatu kawasan.

Fungsi Drainase

Dalam pembangunan, drainase memiliki peran penting dalam menjaga kondisi lingkungan dan mendukung aktivitas masyarakat. Drainase tidak hanya berfungsi mengalirkan air, tetapi juga berperan dalam pengelolaan lingkungan secara keseluruhan.

Fungsi Utama Drainase

Fungsi utama drainase adalah mengendalikan kelebihan air agar tidak menyebabkan genangan atau banjir. Dengan sistem yang baik, air dapat dialirkan ke tempat pembuangan yang aman sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar.

Peran Drainase dalam Pengelolaan Air dan Lingkungan

Menurut sumber yang sama, drainase berfungsi menjaga kualitas lingkungan, membantu mencegah erosi, serta mengurangi risiko kerusakan bangunan akibat kelebihan air. Selain itu, sistem drainase juga berperan dalam menjaga sanitasi dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk.

Kesimpulan

Memahami jenis-jenis dan fungsi drainase sangat penting dalam perencanaan pembangunan, baik di kawasan permukiman maupun perkotaan. Sistem drainase yang dirancang dengan baik dapat membantu mencegah berbagai masalah lingkungan, seperti genangan dan penurunan kualitas hidup masyarakat. Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata.