Pelita Air Service Siapkan Pesawat Pengganti Untuk Angkut BBM Papua

Official Account PT Pertamina (Persero)
Konten dari Pengguna
9 Juni 2020 11:59
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Pertamina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pelita Air Service Siapkan Pesawat Pengganti Untuk Angkut BBM Papua (393548)
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat ATR 72-500 milik maskapai Pelita Air Service. Foto: Wendiyanto Saputro/kumparan
Meski dikabarkan Pesawat AT802A PK-PAG dengan route Timika - Karubaga yang membawa suplai BBM mengalami bounching ketika landing di Bandara Karubaga, Tolikara, Papua (9/6), Pertamina pastikan pasokan dan distribusi BBM untuk wilayah tersebut tetap aman.
Tidak terdapat korban jiwa atau pun korban luka, diperkirakan terjadi kerusakan di wing kiri dan engine.
"Ini adalah penerbangan terakhir pesawat AT 802 PK PAG pada hari ini dan muatan berupa BBM Solar sebanyak 3500 liter sudah dikeluarkan dari pesawat serta didistribusikan sesuai rencana" jelas Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Alicia Irzanova.
Untuk keselamatan, pesawat tidak akan dioperasikan sampai dilakukan pemeriksaan dan perbaikan. Pelita Air Service menyiapkan pesawat pengganti untuk melakukan pendistibusian BBM agar supply BBM tetap terpenuhi.
"Saat ini disiapkan pesawat pengganti untuk pengiriman BBM ke Tolikara", tegas Alicia.
Untuk memenuhi kebutuhan BBM di Papua dan Krayan Kalimantan Barat Pertamina melakukan suplai BBM melalui Pelita Air Service, sejak tahun 2006 untuk mendukung Program BBM 1 Harga.
Air Tractor AT 802A adalah sebuah pesawat bermesin turboprop sayap rendah (low wing) yang biasanya digunakan untuk kargo liquid dan juga dapat diadaptasi menjadi pemadam kebakaran atau versi bersenjata.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020