Konten dari Pengguna

Kisah Pesugihan di Gunung Hejo, Minta Tumbal dari Kecelakaan Demi Kekayaan

Pesugihan

Pesugihan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pesugihan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi korban kecelakaan. Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban kecelakaan. Dok. kumparan

Terkadang nafsu ingin kaya secara cepat, membuat seseorang mencari jalan pintas. Mulai dari mencuri, korupsi bahkan sampai meminta kekayaan pada makhuk gaib alias mencari pesugihan.

Apakah kekayaan yang diraih kalau pun memang berhasil, layak dengan pengorbanan yang harus dilakukan? Kamu harus membaca kisah ini hingga tuntas dan tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan.

Banyak cerita berkembang mengenai tempat yang dijadikan lokasi pesugihan. Salah satunya Gunung Hejo. Konon katanya banyak orang dari berbagai daerah datang ke sini untuk meminta kekayaan dan kemakmuran dalam hidup.

Gunung Hejo sendiri terletak cukup jauh dari jangkauan pemukiman masyarakat umum, berada di wilayah Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Menurut cerita yang berkembang asal mula dinamakan Gunung Hejo karena pernah terjadi kebakaran hutan di area Hejo, hingga meluluhlantahkan semua area tersebut. Saat kejadian hanya Gunung Hejolah yang tidak tersentuh api sedikit pun, akhirnya oleh masyarakat sekitar dinamakan Gunung Hejo (hijau).

Ilustrasi sesajen. Dok. kumparan

Kalau kalian pernah mendengar banyaknya kecelakan di Tol Cipularang ini menjadi salah satu hal yang dikaitkan dengan pesugihan, Tol Cipularang sendiri merupakan area yang masih terdapat di sekitar Gunung Hejo. Konon katanya salah satu tumbal berasal dari kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang.

Sebelumnya orang sekitar percaya bahwa gunung yang terletak di Kecamatan Darangdan tersebut merupakan tempat petilasan atau bertapa Prabu Siliwangi, raja termasyhur di Kerajaan Pajajaran.

Wujud Petilasan sendiri menyerupai makam dengan batu terbungkus kain putih. Di batu itulah konon Prabu Siliwangi sering bertapa.

Menurut penduduk setempat, baik sebelum dan sesudah Tol Cipularang dibangun, petilasan itu sering ramai dikunjungi peziarah. Mereka datang dari berbagai kota, seperti Jakarta, Bogor, Kerawang, Bandung, dan Jawa Tengah.

Kecelakaan di jalur tol Cipularang tak jauh dari Gunung Hejo. Dok. Istimewa

Berbagai penampakan makhluk gaib pun sering terlihat di sana yang diyakini sebagai salah satu jin yang dipuja saat ritual pesugihan, di antaranya ada yang bernama Dewi Cempaka, Jin Barkola, dan Hanoman.

Orang-orang yang melakukan pesugihan di sana menurut kabar diperintahkan untuk membawa kembang ombo rampe 7 rupa, dupa hio Gunung Kawi,tumpeng beras ketan puncak Manik,Buah-buahan yang komplit,Air Kopi pahit/Air Kopi manis,Bubur Merah/putih,Pisang Mas,Pisang Raja,Ayam bakar Cemani,Sate Burung Gagak,Daging Babi 3 kilo,Tempayang,Air Kendi,Kelapa Muda Hijau,Minyak melati/kenanga, Kepala Kerbau 2 hingga kabing kenit.

Namun perihal kecelakaan yang terjadi di sekitar Gunung Hejo menurut faktanya karena kondisi jalan yang menurun dengan belokan dan kontur angin yang menjadi penyebab banyaknya kecelakaan di daerah tersebut. Jadi bukan karena tumbal pesugihan.