Konten dari Pengguna

Kisah Pesugihan Pantai Selatan yang Tumbalkan Dua Anak Kandung

Pesugihan

Pesugihan

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pesugihan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Nyi Roro Kidul. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Nyi Roro Kidul. Foto: kumparan

Bagi mereka yang dekat dengan dunia gaib, energi supranatural seringkali digunakan untuk mencari jalan keluar atas banyak permasalahan hidup. Maka, berkaitan dengan itu, mereka-mereka ini telah tak asing lagi dengan yang, entah mengapa, orang menyebut-nyebutnya sebagai 'uang gaib'.

Memang tak ada kesepakatan sama sekali hingga kini tentang dari mana uang gaib itu datang. Tapi, bagi yang telah mengetahui seluk beluk uang itu, mereka pasti telah mengenal dua jenis uang gaib, yakni uang gaib putih dan hitam. Di kalangan supranaturalis, uang gaib hitam sama dengan hasil pesugihan karena berasal dari siluman, jin, atau setan. Dan hal inilah yang amat dekat dengan, sebut saja, Bardan.

Untuk mendapatkan uang gaib, Bardan biasa melakoni ritual pesugihan tertentu. Ritual itu tak dilakukan dengan cara yang menyenangkan, tapi justru amat menyeramkan. Ia bahkan dihadapkan dengan potensi untuk mengorbankan nyawa istri, anak kandung, atau saudara kandungnya. Ia biasa melakukannya di sebuah sawah terpencil di desanya, jauh dari ingar-bingar kehidupan pedesaan yang sebenarnya juga tak terlalu ramai.

Dalam melakukan ritual itu, Bardan tak bisa melakukan segalanya sendirian. Ia perlu sarana yakni mediator yang kebanyakan bergelar kuncen atau juru kunci tempat-tempat yang digunakan untuk melakoni ritual itu. Sebab, tentu saja, sawah yang dimaksud di sini bukanlah sawah biasa.

Untuk bisa berhasil, ada beberapa ujian yang harus Bardan lalui. Jika melenceng sedikit, ia akan dihadapkan dengan risiko yang tak main-main. Adapun salah satu dari ujian itu adalah harus menemui siluman yang akan diajak bekerja sama.

Hal yang membuat ritual itu amat mengerikan, meski siluman itu sudah berganti fisik berupa hewan atau manusia, bentuknya tetap saja tak sama dengan hewan atau manusia pada umumnya. Dan, untuk ritual pesugihan yang biasa dilakoni, Bardan biasa berhadapan dengan siluman babi.

*

Ilustrasi uang gaib pesugihan. Foto: kumparan

Uang yang disimpan di bank gaib adalah uang curian. Mereka didapatkan dengan cara yang tak wajar, bahkan seringkali membutuhkan tumbal yang, tentu saja, kebanyakan ialah nyawa seorang manusia. Beberapa makhluk gaib memang menyimpan uang mereka di bank gaib, terutama jin dan banyak siluman penguni pantai selatan.

*

Setelah melakukan komunikasi dengan kuncen, Bardan memasuki sawah yang akan ia gunakan untuk melangsungkan ritual. Cukup lama ia menyiapkan pertapaan ritual itu, hingga akhirnya ia bertemu dengan makhluk yang bisa mendatangkan uang gaib.

Usai melakukan ritual, Bardan lebih banyak diam. Dan, karena hal itu, ia pun tergolong berhasil mendapatkan uang gaib itu. Tapi, tetap saja, sebuah risiko yang mengerikan harus ia terima: Bardan harus kehilangan dua anak kandungnya. Mereka disepakati akan kehilangan nyawa satu minggu ke depan, terhitung sejak Bardan melangsungkan ritual itu.

Nyi Rodo Kidul-lah yang membantu Bardan dalam urusan pesugihan itu. Di malam yang sunyi di tengah sawah itu, ia yang diketahui banyak orang merupakan siluman yang berasal dari laut mendatangi Bardan dalam bentuk seekor babi.

*

Seminggu setelah kejadian itu, seperti yang dijanjikan, Bardan pergi ke ATM terdekat untuk memastikan apakah ia telah menerima uang pesugihan yang dijanjikan oleh Nyi Roro Kidul.

Dan, benar saja, setelah melihat saldo rekeningnya, Bardan terkaget-kaget bahwa siang itu ia telah mempunyai uang hingga Rp 15 miliar.

Dengan wajah berbunga-bunga, Bardan menyadari bahwa ia telah berhasil melangsungkan pesugihan itu. Akan tetapi, sesampainya di rumah, ia terkaget-kaget melihat istrinya menangis dengan amat keras, melihat dua putranya meninggal karena tertabrak mobil tepat di depan rumah.

Memang benar, uang sebanyak Rp 15 miliar itulah yang menggantikan nyawa kedua anak Bardan.

Tulisan ini hanyalah rekayasa. Kesamaan nama dan kejadian hanyalah kejadian belaka.