Konten dari Pengguna

Mahasiswa KFO FPOK UPI - Terlibat Kepanitiaan Seleksi Atlet SPOBDA/SPOBNAS JABAR

Pipit Amalia

Pipit Amalia

Mahasiswa KFO FPOK UPI

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pipit Amalia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KFO FPOK UPI foto bersama usai melaksanakan kegiatan tes fisik Atlet SPOBDA/SPOBNAS Jawa Barat
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KFO FPOK UPI foto bersama usai melaksanakan kegiatan tes fisik Atlet SPOBDA/SPOBNAS Jawa Barat

Bandung, DISPORA JAWA BARAT – Mahasiswa magang Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO) ikut serta dalam kepanitian kegiatan seleksi atlet SPOBDA/SPOBNAS pada Kamis (19/06/2025) lalu, bertempat di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Bandung.

Baru-baru ini, Stadion Sport Jabar Arcamanik menjadi saksi bisu antusiasme tinggi para calon atlet. Seleksi atlet SPOBDA/SPOBNAS Jawa Barat yang digelar di sana berhasil memikat banyak atlet muda dari berbagai cabang olahraga. Mahasiswa magang KFO menunjukkan peran aktif mereka dalam dunia olahraga. Mereka turut serta sebagai panitia dalam proses seleksi atlet untuk Sentra Pembinaan Olahraga Berbasis Daerah (SPOBDA) dan Sentra Pembinaan Olahraga Berbasis Nasional (SPOBNAS) Jawa Barat.

Mahasiswa yang mengikuti kepanitiaan tes fisik SPOBDA/SPOBNAS Jabar diantaranya Insan Haniffahlan R, Aditya, Argya Qintar, Gelvin Adzani K, Huda M. Kautsar, Ariani Aulia, Grace Ameylia Trisna Barus, Kanzha Dilla Davina, Nasywa Alfiyyah K, Rakhadana Hafizh Aulia, Annisa Nurul Janah, Syfa Yulyani, Salsabilla Farah Azzahra Firmansyah, dan Pipit Amalia.

H-1 Persiapan Tes Fisik Atlet baru Jawa Barat bersama Mahasiswa ITB

"Tes seleksi atlet PPLP Jawa Barat tahun ini sangat ketat, dari pengumpulan data diawal, pengetesan fisik, hingga tes psikotes dihari terakhir. Dalam tes fisik tahun ini, harus diperhatikan dengan baik." ujar Ibnu selaku salah satu pengurus PPLP DISPORA Jawa Barat.

Kepercayaan penuh diberikan kepada mahasiswa KFO ini untuk bertanggung jawab di setiap pos pengetesan, termasuk tes Core Stability, Shoulder Flexibility, Yoyo, Bleep Test, dan berbagai post-tes lainnya. Tak hanya itu, mereka juga berperan dalam pengecekan tinggi dan berat badan, serta pencatatan usia peserta. Khusus untuk cabang olahraga Karate dan Taekwondo, terdapat syarat tinggi badan minimal. Atlet putri harus memiliki tinggi badan minimal 165 cm, sedangkan atlet putra minimal 175 cm.

"Kami sangat berterimakasih kepada pengurus DISPORA Jawa Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, untuk mengikuti kegiatan kepanitiaan seleksi tes fisik Atket PPLP Dispora Jawa Barat tahun ini. Kesempatan ini sangat memberikan pengalaman dan pembelajaran kepada kami selaku anak magang." ujar salah satu mahasiswa magang.

Keterlibatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam pengelolaan event olahraga berskala daerah dan nasional, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi mereka dalam pembinaan calon-calon atlet berprestasi Jawa Barat. Mereka berkesempatan menjalin relasi dengan para ahli sport science serta berkolaborasi dengan mahasiswa ITB yang ahli dalam pengetesan atlet menggunakan teknologi canggih. Momen ini menjadi pembelajaran berharga, membekali para mahasiswa magang KFO dengan pengalaman lapangan yang tak ternilai di DISPORA Jawa Barat.