Konten dari Pengguna

Edukasi AI Oleh (KKN) PKM Bahari Kelompok 26 FPIK Universitas Brawijaya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari PKM-Bahari UB 26 Desa Kalipare tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamis (6/8) Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Bahari atau KKN Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya mengadakan 'Edukasi AI' untuk warga Desa Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Edukasi AI Oleh (KKN) PKM Bahari Kelompok 26 FPIK Universitas Brawijaya
zoom-in-whitePerbesar

Adapun kegiatan ini terlaksana di Balai Desa Kalipare, Malang dengan audiens sejumlah 25 orang mulai dari orang tua hingga pemuda desa.

"Semakin berkembangnya teknologi, AI juga semakin berkembang. Adanya kegiatan ini sangat membantu menambah pengetahuan warga desa," ujar Yusro selaku sekretaris Desa Kalipare, Kamis (6/8).

Menurut John McCarthy Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan adalah kegiatan atau teknologi memodelkan suatu proses berpikir manusia dan mendesain suatu mesin agar meniru perilaku manusia.

Semain berkembangnya zaman dan teknologi, AI atau kecerdasan buatan semakin dapat melakukan segalanya. Mulai dari membuat foto, video, musik, hingga menirukan suara menusia seperti aslinya.

Penyampaian materi mengenal & memahami AI, Malang

Penyampaian materi edukasi AI (foto: PKMB Kelompok 26)

Bahaya dan modus kejahatan AI di masa kini yaitu penipuan klonning suara, yaitu penipu dapat menirukan suara anak/kerabat yang modusnya meminta uang atau kecelakaan secara mendadak.

Kedua, penipu dapat melakukan deepfake video tokoh/pejabat yang modusnya seolah olah tokoh terkemuka membagikan hadiah gratis atau menyuruh transfer uang. Yang terakhir, bahaya AI dapat berupa penyebaran berita palsu (hoaks) dimana foto kejadian bencana atau situasi darurat palsu yang diunggah ke media sosial seperti facebook, tikok, instagram dan lain sebagainya.

Maka dengan itu, tujuan dari kegiatan yang diadakan oleh KKN atau PKMB FPIK UB ini adalah untuk mengedukasi orang tua supaya bisa membedakan antara AI atau dengan yang asli, tidak mudah terkecoh oleh berita hoaks yang dibuat dari AI dan semakin menaruh perhatian lebih kepada putra putri mereka mengenai AI yang ada di media sosial.