Belajar Filsafat Lewat Film

Play Stop Rewatch, Jakarta - Philosophizeme adalah salah satu program di bawah JACk (Jakarta Cinema Club) yang mengajak kita untuk belajar ilmu filsafat dengan menonton film sebagai media pengajarannya. Suntar Jono dan RJ Wen, memulai meetup pertamanya pada tanggal 27 Januari 2018 di Kenobi Space dengan menonton film Pi, karya dari Darren Aronofsky, untuk mengenalkan filsafat epistemologi.
Format dari meetup ini adalah dimulai dengan menonton sebuah film yang cocok dan sedikit banyak menjelaskan dengan tema yang akan dibahas, lalu dilanjutkan dengan presentasi singkat, dan diakhiri dengan diskusi.
Sempat mengalami vakum selama enam bulan dikarenakan kendala mencari tempat untuk meetup, dibantu dengan Olav Sudja, sekarang philosophizeme melakukan come back pada tanggal 9 Februari 2019 di Paviliun 28, membahas mengenai Technoethics lewat menonton film Ghost in The Shell (1995).
“Enggak bisa dipungkiri semua orang pasti menonton film, tanpa sadar dengan menonton film, value itu pasti masuk”, kata Suntar Jono yang berprofesi sebagai pengajar.
Ia juga mengatakan bahwa film itu merupakan salah satu indikator filsafat itu terjadi di dalam suatu bangsa dan memberikan film Terminator 2 sebagai contohnya di mana manusia menjadi seperti robot dan robot menjadi lebih manusiawi.
“Saya pikir enggak muluk-muluk, yang penting ada komunitas yang bisa mikir lah”, harapan Suntar Jono terhadap hasil dari program ini.
Philosophizeme selanjutnya berharap bisa dilaksanakan setiap bulannya jika tidak kembali terkendala masalah jadwal dari organizer-nya atau tempat yang bisa menjadi lokasi meetup. Untuk mendapat update dari program philosophizeme, bisa dilihat di group JACk dalam aplikasi meetup.
Penulis: Andri
