Konten dari Pengguna

Mahasiswa PMM UMM Bagikan Face Shield Untuk Santri TPQ Masjid Miftahul Huda

pmm umm kelompok 80

pmm umm kelompok 80

Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari pmm umm kelompok 80 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto simbolis bersama santri TPQ Masjid Miftahul Huda Desa Petung Sewu, Kecamatan. Dau, Kabupaten. Malang
zoom-in-whitePerbesar
Foto simbolis bersama santri TPQ Masjid Miftahul Huda Desa Petung Sewu, Kecamatan. Dau, Kabupaten. Malang

Rabu, 14 Oktober 2020 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang atau biasa disebut dengan PMM UMM membagikan 70 buah face shield gratis kepada anak–anak TPQ Masjid Miftahul Huda, Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang mengikuti kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kota Malang. Pembagian face shield ini merupakan suatu gerakan peduli bagi anak–anak TPQ Masjid Miftahul Huda yang mempunyai semangat tinggi dalam menuntut ilmu dan tidak menjadikan corona sebagai salah satu alasan penghambat bagi mereka. Sehingga mereka tetap berangkat ke Masjid Miftahul Huda untuk belajar mengaji bersama, namun saat melihat keseharian mereka yang memperlakukan kondisi saat ini seperti tidak adanya virus corona di lingkungan sekitar mereka, maka mahasiswa PMM UMM Kelompok 80 mencoba menerapkan sistem pembelajaran new normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah kepada anak–anak TPQ Masjid Miftahul Huda, Desa Petungsewu.

Hal ini bermula dari curhatan sang pengasuh sekaligus pendidik di TPQ Masjid Miftahul Huda Desa Petungsewu mengalami kendala dalam memberitahu anak-anak pada umumnya yang sulit diperingati untuk menggunakan masker karena berbagai alasan telah dilontarkan oleh anak-anak, seperti pengap (kesusahan bernafas) apabila harus membaca Al-Qur'an dengan masker atau bahkan lupa membawa masker yang sudah di berikan oleh pihak TPQ karena belum terbiasa menggunakannya dalam keseharian. Hal tersebut bisa dimaklumi karena usia mereka yang masih belia dan lingkungan mereka yang juga turut mempengaruhi kebiasaan mereka sehari hari. Namun hal ini tidak boleh kita diamkan, bagaimanapun caranya anak-anak adalah penerus generasi bangsa, jangan hanya karena masalah mereka tidak menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah mampu merenggut masa depan yang sudah mereka rencanakan sejak dini.

Selain pembagian face shield, mahasiswa PMM UMM kelompok 80 ini juga memberikan arahan dan pengetahuan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan pada saat pandemi Corona ini sedang berlangsung seperti menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan sabun sebelum melakukan aktivitas, memperhatikan jarak saat mengantri untuk giliran mengaji dan membatasi berbicara dengan temannya dikala tidak benar-benar dibutuhkan hal ini sangat penting diterapkan supaya anak-anak bisa merasakan nyaman dan aman saat belajar mengaji. Jadi untuk mengantisipasi dengan pandemi ini kami menerapkan metode 3 M yaitu Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Lebih lanjut mahasiswa PMM UMM Kelompok 80 mengharuskan anak-anak TPQ Masjid Miftahul Huda untuk membawa face shield setiap hari saat mengikuti kegiatan belajar mengaji guna menekan penyebaran virus corona yang sedang merajarela. Dengan mendapatkan fasilitas dan penerapan kehidupan new normal yang baru dalam kegiatan belajar mengaji anak-anak TPQ Masjid Miftahul Huda merasa senang seperti yang diungkapkan oleh Chacha salah satu murid TPQ Masjid Miftahul Huda “Wah senangnya , terimakasih kakak. Kami tambah semangat untuk mengaji di hari selanjutnya”.