Health Education untuk Warga Pateguhan yang Tangguh dan Sehat

Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 86, gelombang 10
Tulisan dari pmmummpateguhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak bulan Maret lalu, Indonesia dihadapkan dengan wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Tidak hanya Indonesia, namun seluruh dunia dihadapkan dengan adanya wabah ini. Wabah Covid-19 ini secara tidak langsung mengubah kehidupan manusia yang semula normal menjadi tidak normal dan mengharuskan semua orang untuk lebih waspada dan ekstra dalam mejaga kebersihan.
Oleh karena itu, kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 86 dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Khusnul Hidayat, S.T., M.T., melakukan program Health Education. Program ini dalam rangka pencegahan Covid-19 di RT 01/RW 06 Dusun Pateguhan, Tawangrejo, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan, Jawa Timur. Program kerja ini diselenggarakan Senin (21/09) dan disambut baik oleh warga setempat.
“ Program Health Education ini dilakukan dengan memasang banner di dua gapura gang yang sangat strategis dan diharapkan akan sering dilihat juga dipahami oleh warga sekitar, selain paham saya harap warga setempat juga menerapkan anjuran protokol kesehatan sebagaima sudah dijelaskan pada banner tersebut” kata Wahyuwono, selaku ketua kelompok 86 PMM-UMM Gelombang 10.
Persiapan program Health Education dimulai dari survei lokasi, pembuatan desain, dan pencetakan banner yang berisi tentang pencegahan, gejala, dan apa yang harus dilakukan apabila merasakan gejala Covid-19. Pemasangan banner dilakukan di Gang Cangkring 3 dan Gang Cangkring 4 Dusun Pateguhan, Tawangrejo. Kegiatan pemasangan banner terlaksana dengan baik dengan bantuan dari warga dan arahan dari Ketua RT setempat.
“Dengan adanya pemasangan banner ini selain membuat gapura gang menjadi lebih bagus dan berwarna, diharapkan dapat membuat warga sekitar semakin paham akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi seperti saat ini,“ ujar Pak Mariadi, selaku warga sekitar.
