Kurangi Ketergantungan Gadget, KKN UNHAS Gelar "One Day Without Gadget”

Kabar resmi KKN Gel. 116 UNHAS Desa Bajiminasa. Menghadirkan warta pemberdayaan perempuan dan anak, serta lika-liku nyata di balik layar kehidupan posko.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Aulia Putri Ananda M, tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
BANTAENG – Mengikis dominasi layar gadget pada tumbuh kembang anak, tim KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar aksi nyata bertajuk "One Day Without Gadget" di Desa Bajiminasa, Bantaeng pada Sabtu (25/07/2026). Kegiatan memperingati Hari Anak Nasional ini diikuti puluhan siswa kelas 4, 5, dan 6 dari SD Inpres Moti serta SD Inpres Layoa.

Penanggung jawab program, A. Fitri Jiani Jamaluddin, merancang petualangan seru sehari penuh tanpa gadget sejak pukul 07.00 WITA dengan titik kumpul di Rumah Kepala Desa. Rangkaian acara meliputi Jelajah Desa di tiga pos tantangan, Nonton Bareng Film Petualangan Sherina di Kantor Desa, Workshop Pohon Impian, Games lapangan melatih kekompakan, hingga aksi cap tangan warna-warni.
Fitri mengungkapkan pentingnya menghidupkan kembali ruang interaksi fisik bagi anak-anak desa.
"Program ini bukan sekadar melarang main gadget sehari, tapi tentang menghidupkan kembali kebersamaan mereka. Kita ingin anak-anak belajar melatih kekompakan, berani bermimpi, dan menyadari bahwa interaksi langsung dengan teman sebaya itu jauh lebih berkesan untuk tumbuh kembang mereka," tegas Fitri.
Program ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan poin 4 (Pendidikan Berkualitas). Tim KKN Unhas berharap masyarakat Desa Bajiminasa terus mendukung pembatasan penggunaan gadget pada anak secara berkelanjutan.
