Konten dari Pengguna

Admiral Lord Nelson, Tentara Sukses yang Tak Terhalang Keterbatasan Fisik

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung Lord Nelson. Sumber: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Patung Lord Nelson. Sumber: Wikimedia Commons

Admiral Lord Horatio Nelson adalah komandan angkatan laut paling terkenal di dunia militer Inggris. Ia memimpin angkatan militer Inggris untuk menghadapi Pertempuran Trafalgar dan menguasai dunia maritim sekitar Britania Raya.

Ia sanggup mencetak prestasi meskipun dirinya menderita penyakit menular dan cedera traumatik, termasuk kehilangan fungsi mata kanannya, amputasi lengan kanannya, luka pada kulit kepala, cedera kepala, dan akhirnya cedera tulang belakang. Walaupun Lord Nelson menderita berbagai macam luka dan penyakit, ia masih mampu memimpin serangan Inggris terhadap armada Prancis dan Spanyol dalam pertempuran Trafalgar

Nelson dilahirkan dari keluarga Norfolk pada tahun 1758. Keluarganya tergolong cukup makmur. Ia mulai mulai tertarik dan bergabung ke angkatan laut karena pengaruh pamannya, Maurice Suckling, yang merupakan seorang perwira angkatan laut berpangkat tinggi.

Sumber: Wikimedia Commons

Potensi masa mudanya membuat Nelson naik pangkat dengan cepat sehingga ia menjadi komandan angkatan laut Inggris terkemuka di usia 20 tahun pada tahun 1778. Namun ia sempat pasif karena sakit setelah perang kemerdekaan Amerika. Tak lama setelah itu. Pecahnya perang Revolusi Prancis tahun 1789, membuatnya kembali bertugas dan aktif di kawasan Mediterania.

Kemudian, Nelson mengambil bagian dalam pertempuran Santa Cruz de Tenerife, di mana dia terluka parah, kehilangan lengan kanannya, dan terpaksa kembali ke Inggris untuk memulihkan diri. Pada tanggal 21 Oktober 1805 armada Nelson melawan armada laut Spanyol-Prancis dalam Pertempuran Trafalgar.

Pertempuran itu menjadi salah satu kemenangan angkatan laut terbesar Inggris. Sayangnya Sang Admiral Nelson yang berada di atas kapal HMS Victory, terluka parah oleh penembak jitu Prancis. Ia kemudian gugur di medan perang. Jasadnya dibawa kembali ke Inggris di mana dia dimakamkan secara kenegaraan.

Sumber: Wikimedia Commons

Gugurnya Nelson di pertempuran Trafalgar membuat dirinya dikenang sebagai salah satu tokoh paling heroik di Inggris. Banyak monumen dibangun untuk mengenang jasa dan sifat heroiknya bagi Inggris, termasuk Nelson's Column di Trafalgar Square, London dan Monumen Nelson di Edinburgh

Sumber: historyextra.com