Konten dari Pengguna

Antoni Van Leeuwenhoek dan Penemuan Dunia Mikro

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Antoni Van Leeuwenhoek dilahirkan di Delft, Belanda, pada 1632. Ia lahir dari keluarga kelas menengah, sehingga tidak pernah mendapatkan pendidikan tinggi. Penemuan besar Antony Van Leeuwenhoek dimulai ketika ia berhasil membuat sebuah mikroskop sendiri. Pada masanya, mikroskop tidak dapat dengan mudah diperoleh di toko-toko, karena izin penggunaannya yang cukup sulit. Namun Antony Van Leeuwenhoek berhasil membuatnya tanpa bantuan siapapun dan tanpa mempelajarinya secara formal. Bahkan mikroskop buatannya jauh lebih hebat dibandingkan alat serupa yang sudah ada.

Mikroskop buatan Antoni Van Leeuwenhoek dibuat dengan mengasah lensa-lensa kecil yang jarak fokusnya dibuat amat pendek secara teliti dan akurat. Ia berhasil menghasilkan daya pembesaran yang jauh lebih besar dibandingkan mikroskop berlensa susun yang sudah ada pada masa itu. Salah satu lensa yang dibuatnya dapat mencapai daya pembesaran hingga 270 kali lipat. Dengan lensanya itu, dan rasa ingin tahunya yang amat tinggi, Antony Van Leeuwenhoek dapat memeriksa berbagai material, seperti rambut manusia, sperma anjing, air hujan, serangga-serangga kecil, serat otot, jaringan kulit, dan spesimen-spesimen lainnya. Dia mencatat hasil penelitiannya, dan membuat gambar-gambar rumit dari hasil pengamatannya itu.

Antony Van Leeuwenhoek membuat banyak penemuan penting di bidang Biologi. Penemuan terbesarnya terjadi pada 1674 ketika ia pertama kalinya melakukan pengamatan pada mikroba. Penemuannya ini menjadi yang terbesar untuk menjelaskan kehidupan makhluk hidup yang sangat kecil, yang sangat mempengaruhi sejarah umat manusia. Dalam setetes air, Antoni Van Leeuwenhoek menemukan sebuah dunia baru. Dunia yang sebelumnya sama sekali tidak diduga keberadannya. Ia menjadi orang pertama yang menerangkan soal spermatozoa pada 1677. Selain itu juga ia berhasil menerangkan mengenai sel darah merah. Saat mulai mempelajarinya, ia menemukan mikroba di banyak tempat, mulai dari sumur, kubangan air, air hujan, dan bahkan usus manusia.

Sejak 1673, Antoni Van Leeuwenhoek mulai diperhitungkan kehebatannya dalam melakukan penelitian-penelitian ilmiah yang dapat membantu kemajuan ilmu pengetahuan. Walau hanya menempuh pendidikan dasar, yang bahkan bahasa yang dikuasai hanya bahasa Belanda, ia berhasil masuk sebagai anggota Royal Society of England, sebuah komunitas ilmiah terkemuka di zamannya pada 1680. Selain itu ia juga menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan di Paris.

Sumber: Hart, Michael H. 2016. 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia. Jakarta : Noura.

Antoni Van Leeuwenhoek (Foto: Wikimedia.commons)