Bukan Eropa, Etiket Makan Pertama di Dunia Ada di Mesir

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Khalayak ramai akan berpikir bahwa tata krama meja (table manner) pertama diperkenalkan di Eropa. Orang Eropa pun merasa mereka telah "menemukan" aturan dan nilai sopan santun di meja makan. Anggap saja Raja Louis XIV yang telah memperkenalkan aturan penataan pisau, garpu dan sendok di atas meja makan. Namun, menurut fakta sejarah semua itu keliru.
Berdasarkan penelitian sejarah dan arkeologis, tata krama dan etiket makan ini sudah diperkenalkan di Mesir sekitar 2.500 SM. Selama dinasti Kelima (2.500 SM - 2.350 SM), perdana menteri Mesir Ptah Hotep, kadang-kadang dikenal sebagai Ptah Hotep I, menulis beberapa instruksi berdasarkan kebijaksanaan dan pengalamannya tentang aturan makan dan cara berperilaku yang benar.
Bukti bersejarah pertama tentang tata perilaku yang benar dapat ditelusuri ke dokumen papirus Ptah Hotep yang telah diterbitkan berjudul The Instructions of Ptahhotep. Buku ini berisi pelbagai pengetahuan yang bersumber dari dokumen papirus Mesir kuno. Teks tersebut berasal dari masa kerajaan pertengahan, ditemukan di dalam peti mati Firaun Sekhemre-Wepmaat Intef dari dinasti ke-17 di Thebes.
Dokumen papirus berisi dua halaman terakhir dari pelajaran Kagemni, yang merupakan salinan lengkap Instruksi Ptah Hotep yang masih ada.
Papirus yang bersejarah lagi berharga yang berumur ribuan tahun itu sekarang berada di koleksi barang antik Paris.
Teks kuno itu menarik karena memberikan begitu banyak nasihat tentang bagaimana berperilaku dalam situasi formal. Termasuk di dalamnya nilai kebijaksanaan. Ptah Hotep dalam banyak hal adalah orang yang lebih maju dari zamannya. Untuk merangkul konsep sentral dari kebijaksanaan Mesir, seseorang harus terlebih dahulu memahami pentingnya dewi Maat yang melambangkan keteraturan kosmis dan harmoni sosial.
Petunjuk Ptah Hotep yang berusia 2.500 tahun telah tersebar luas di seluruh delta Nil di Mesir dan dataran subur Mesopotamia. Menurut para peneliti Eropa, dalam Alkitab Perjanjian Lama akan menemukan banyak tema yang mencerminkan petunjuk dari zaman Mesir kuno yang ditulis oleh Ptah Hotep dan mencakup semua jenis topik, termasuk tata krama meja.
Sumber: ancientpages.com
