Konten dari Pengguna

Great Zimbabwe, Peninggalan yang Jadi Bukti Kejayaan Bangsa Afrika

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Great Zimbabwe (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Great Zimbabwe (Foto: Wikimedia Commons)

Great Zimbabwe merupakan sebuah reruntuhan kota yang dahulu menjadi bekas ibukota kerajaan Zimbabwe. Kota ini sudah ada di wilayah tersebut sejak 1270 M sampai 1550 M.

Area reruntuhan ini merupakan peninggalan kebudayaan yang berasal dari abad pertengahan yang dibangun pada abad ke-4. Great Zimbabwe dibangun di atas area seluas 722 hektar, yang memungkinkan untuk menampung 18000 jiwa. Reruntuhan ini ditemukan oleh orang-orang Eropa di awal abad ke-16, dan mulai dilakukan penggalian pada abad ke-19.

Wilayah sekitar Great Zimbabwe sebenarnya sudah ditinggali oleh manusia sejak abad ke-4 M, namun bentuk kebudayaannya masih sangat sederhana. Antara abad ke-4 hingga abad ke-7, wilayah itu ditempati oleh komunitas Gokomere, dikenal juga dengan kebudayaan Ziwa.

Masyarakat komunitas ini umumnya bermata pencaharian sebagai petani, penambang batu, dan pandai besi. Tetapi pada masa ini tidak ditemukan satupun bangunan yang terbuat dari batu kokoh, maupun besi. Baru pada abad ke-11 dilakukan pembangunan secara bertahap di negeri tersebut.

Di salah satu reruntuhan Great Zimbabwe terdapat sebuah bangunan istana kerajaan Zimbabwe. Salah satu ciri khas dari reruntuhan Great Zimbabwe adalah tembok besar yang mengelilingi seluruh bangunan. Benteng tembok itu terbuat dari bongkahan batu granit yang disatukan tanpa menggunakan campuran semen. Diperkirakan tembok dengan tinggi 12 meter dan lebar 6 meter itu digunakan sebagai benteng pertahanan kota.

Para ahli mengatakan bahwa wilayah Great Zimbabwe merupakan tempat yang dibangun oleh para penguasa ketika sedang melakukan perluasan kekuasaan. Setiap bangunan di sana memiliki fungsi yang berbeda-beda, seperti kompleks perbukitan digunakan sebagai bangunan kuil, kompleks di sekitar lembah digunakan sebagai pemukiman masyarakat, dan bangunan paling besar digunakan sebagai tempat tinggal raja.

Terdapat beberapa teori mengenai asal kata Zimbabwe, salah satunya mengatakan bahwa Zimbabwe berasal dari dialek Karanga, Dzimba-dza-mabwe, yang berarti “rumah-rumah batu besar”. Teori lainnya mengatakan bahwa Zimbabwe berasal dari dialek Zezuru, dzimba woye, yang berarti “rumah yang mulia”. Kata tersebut mengacu pada bangunan milik seorang penguasa.

Sumber: Riyanto. 2013. Warisan Dunia: Mengenal Sejarah Dunia. Platinum