Karen Horney, Perlawanan Teori Psikoanalisis Ortodoks Freud

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Karen Horney membuat karya-karya yang memberi pengaruh besar terhadap psikologi wanita. Ia adalah kritikus pertama dan terbaik terhadap ide-ide Sigmund Freud tentang neurosis pada wanita, dan neurosis secara umum.
Teori-teori yang dibuat oleh Karen Horney mencakup pemahaman bahwa psikoanalisis harus bersifat humanitis, bukan bersifat kaku seperti yang selama ini dipahami dalam teori-teori Sigmund Freud. Namun sikap Karen Horney ini banyak ditentang oleh para psikolog yang sebagaian besar penganut keras paham Freud.
Karen Horney dilahirkan di Hamburg, Jerman, pada 1885. Ia adalah anak bungsu dari pasangan Sonni dan Berndt Danielsen. Ayahnya adalah seorang kapten angkatan laut penganut aliran Evangelis Lutheran yang bersifat keras. Ayahnya tidak setuju jika seorang wanita harus memperoleh pendidikan, tetapi Karen Horney tetap bersikeras mempelajari ilmu kedokteran.
Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas, Karen Horney melanjutkan sekolahnya di Universitas Freiburg. Minat Karen Horney terhadap ilmu psikologi, yang terbilang masih baru, mulai muncul setelah ia mencari pemulihan depresi untuk mengobati traumanya di masa lalu. Ia memperoleh gelar dokter dari Universitas Berlin pada 1915, dengan sebuah tesis mengenai psikosis traumatik.
Selama Perang Dunia I, Karen Horney bertugas untuk mengobati para prajurit yang mengalami trauma di medan perang dan para pasien kejiwaan lainnya di rumah sakit neuropsikiatrik militer dan Sanatorium Berlin. Setelah perang berakhir, ia aktif di Institut Psikoanalisis Berlin, dan membuka sebuah praktik pribadi, yang mana sebagian besar pasiennya adalah wanita.
Selama tahun 1920, Karen Horney memfokuskan diri untuk mengubah pandangan psikoanalisis tentang wanita yang selama ini dibentuk oleh Freud. Ia berpandangan bahwa para wanita sebenarnya tidak mengalami “penis envy”, tetapi lebih bersikap iri terhadap posisi pria yang lebih superior di dalam masyarakat. Menurutnya seorang pria dapat memperoleh sejumlah hak khusus secara sosial, tidak seperti para wanita yang cukup tertekan dengan statusnya di masyarakat.
Pandangan awal Karen Horney ini diterima dengan baik oleh para psikolog, karena teorinya tidak terlalu banyak menyimpang dari doktrin aliran Freud. Teorinya ini pun yang menaikkan reputasinya sebagai seorang pemikir yang mandiri.
Tahun 1934, Karen Horney pindah ke New York. Ia juga mengajar di sekolah baru untuk riset sosial, dan bergabung dengan perhimpunan psikoanalisis New York. Selama periode tahun 1930 sampai 1940, Karen Horney mengembangkan sebuah teori kepribadian dan konsep-konsep neurosis baru, yang menyimpang dari analisis aliran Sigmun Freud yang ortodoks. Pandangan Karen Horney lebih menekankan pada faktor-faktor lingkungan dan budaya daripada faktor-faktor biologis dalam neurosis.
Mulai terjadi perpecahan antara Karen Horney dengan perhimpunan psikoanalisis New York, setelah ia menerbitkan bukunya pada 1941, berjudul New Ways in Psychoanalysis. Di dalam setiap bab bukunya itu, Karen Horney mengkaji konsep-konsep aliran Freud dan membuat alternatif-alternatifnya dari pemikiran pribadinya.
Akibatnya para anggota perhimpunan sangat marah oleh teori-teori yang dibuat oleh Karen Horney yang bersifat merevisi ini, akhirnya ia dipecat dari jabatan sebagai seorang analis. Karen Horney dan 4 orang koleganya kemudian mendirikan Asosiasi Kemajuan Psikoanalisis dan Lembaga Pelatihan Psikoanalisis.
Selama hidupnya, Karen Horney telah membuat cukup banyak karya, dan beberapa karya yang diterbitkan setelah ia meninggal, di antaranya The Neurotic Personality of Our Time (1939), Self-Analysis (1942), Are You Considering Psychoanalysis? (1946), Neurosis and Human Growth (1950), dan Feminine Psychology.
Sumber : Felder, Deborah G. 2008. 100 Wanita Paling Berpengaruh Sepanjang Masa. Tanggerang : Karisma.
Foto : psicologiaymente.net
